Dimana memakai grease

Posted on May 21, 2008
Filed Under Bearing |

Dipakai jika pelumas harus bertahan diposisinya (tidak berpindah)
Dipakai dimana kesempatan untuk relubrikasi terbatas atau terlalu mahal.
Dipakai jika pelumas tidak perlu berfungsi sebagai pendingin atau untuk membersihkan sistem
Umumnya dipakai pada putaran mesin < 5000 RPM

Mengapa memakai grease

Menyediakan Pelumasan untuk bearing. Mencegah korosi pada bearing/shaft
Berfungsi sebagai SEAL untuk mencegah masuknya kotoran dan air
Menahan kebocoran, dripping, atau terlempar dari permukaan yang dilumasi

Syarat grease
* Mempunyai sifat fisik yang sesuai untuk aplikasinya
· Kompatibel dengan seal dan material lainnya yang terkena langsung
· Dapat mentoleransi sejumlah kecil kontaminasi seperti kelembaban, dengan tanpa kehilangan fungsinya.
· Dapat menahan perubahan struktur akibat waktu pemakaian yang lama.
· Tidak mudah mencair ketika panas dan tidak membeku ketika dingin.
· Bersifat toleransi terhadap kontaminan misal : moisture

Apa itu Grease
ASTM D288 “Standard Definitions of Terms Relating to Petroleum”
Grease adalah produk atau dispersi padatan/solid atau semifluida dari thickening agent dimix dengan pelumas cair.
Bahan lain (additive) ditambahkan untuk mengubah sifat pelumas menjadi grease yang diinginkan.

Kandungan grease sbb :
Komponen cair : umumnya dari mineral oil (dari minyak bumi)
Thickeners : sebagai bodynya grease, bahan al : Metallic soaps : calcium soaps, sodium soaps, aluminum soaps, lithium & barium soaps

Calsium bersifat : tahan air, low shock
Sodium bersifat : high shock, kurang tahan air
Lithium bersifat : multypurpose
Clay untuk grease yang tahan temperature tinggi
Additives & modifiers , sebagai bahan tambahan untuk memperbaiki sifat yang lebih baik , sifat al: Anti korrosi
Anti beku/cair Water resistant Anti foaming. Dll Anti oksidasi
Bahan additive al : Molybdenum Disulfide & modified Teflon (PTFE) kadang dipakai untuk load berat.
Membuat Grease extra pressure juga diperlukan additive

Kerusakan menurut “stastistika kerusakan bearing SKF”

75% bearings rusaka karena masalah lubrikasi
24% beraing rusak karena salah pemasangan atau karena masalah invironment
hanya 1% telah mencapai umur/life time design
Kesimpulan diatas menunjukan bahwa kesalahan tidak ada pada pembuat bearing,
tetapi lebih kepada pemakai bearing.

Kekentalan grease ditandai dengan standard grease :

Angka NLGI, dimulai dari encer ke makin kental /keras:
1. No 000
2. No 00
3. No 0 SEMI FLUID
4. No 1
5. No 2 SOFLT
6. No 3
7. No 4 FIRM
8. No 5
9. No 6 HARD

Comments

8 Responses to “Dimana memakai grease”

  1. Mario on August 23rd, 2008 1:06 am

    Saya, mahasiswa diploma Teknik Mesin UNDIP semester akhir yang sedang melakukan Tugas Akhir. Mengucapkan terima kasih atas info berharga tentang bearing. Tak ada yang bisa saya berikan kecuali ucapan terima kasih sebanyak-banyaknya.Info bearing yang ada dalam website ini akan banyak sekali membantu saya dalam proyek akhir.Sekali lagi saya ucapkan terimakasih.

  2. soemarno on August 28th, 2008 12:36 am

    Jika anda ingin hal2 lain dan jika saya sudah siap akan saya balas lewat email dengan senang hati. karena kadang2 saya tidak sempat nambah tulisan ini jika ada kesibukan.jangan berhenti belajar dan bekerja. masih banyak pembahasan soal grease. terima kasih atas respondnya. Semoga lekas lulus dan tetap maju.

  3. Gregorius Agung on December 12th, 2008 3:32 am

    Saya mahasiswa teknik mesin Unika Atmajaya Jakarta,Pak.. saya ingin bertrimakasih sbesar-besarnya kepada Pak Soemarno.. Tulisan bapak ini sangat membantu saya dalam menyelaikan tugas tentang teknik lubrikasi… Selama ini saat saya browsing di internet hanya mendapat informasi yang kurang memuaskan… sekali lagi trimakasih banyak,Pak….

  4. soemarno on December 12th, 2008 3:47 am

    Sdr G Agung. tulisan tsb itu masih sangat singkat. saya belum sempat menambahnya. jika masih diperlukan informasi , silahkan bertanya yg lebih spesifik. tujuan saya menulis memang utk referensi siapa saja, terutama yang masih pemula.terima kasih juga telah mau membaca. Semoga cepat lulus dan tetap maju.

  5. Grassy Viniferawan on January 6th, 2009 8:12 am

    Pak, ada yang mau saya tanyakan masalah Grease.Jika saya mau mengganti type Grease yang biasa saya pakai di bearing, faktor-faktor apa saja yang harus saya perhatikan ??Saya pernah membaca sebuah artikel yang menyatakan bahwa pada Bearing, grease tidak boleh terlalu banyak (memenuhi ruang Bearing), trus berapa persen grease yang diperbolehkan memenuhi ruangan Bearing?? Kemudian apakah itu juga berlaku untuk Bearing Housing??Dalam re-greasing, manakah yang lebih efektif : sedikit tapi sering atau agak banyak dengan interval waktu lebih lama ??Terima Kasih Pak atas informasinya.
    jawab:
    pilihlah Specikasi grease yang terbaik, NGLI (kekntalan) yang sesuai, terpenting jangan dicampur. Sebetulnya jika grease dalam bearing tidak berkurang karena bocor atau menguap, dan tidak rusak karena panas atau kemasukan air dll, grease tidak perlu di tambah/diganti. Mungkin jawaban agak detail bisa dibaca di”regreasing electric motor”.

  6. ismanto on February 19th, 2009 9:37 pm

    Salam pak soemarno
    Kami punya problem motorlistrik baru type vertikal, noisenya cukup tinggi tapi tidak continyu , vibrasi kecil sekitar 0.2 mm/s (HVA), temperatur rendah 44 C. Gimana solusinya

  7. soemarno on February 19th, 2009 11:55 pm

    PIsmanto.sebab noise mungkin electric:arustidak balance,voltage naikturun,dll.sebabmekanis:bearing, airgap rotor tdksama/rata, rotor tidak pdcenternya, posisi/gap fan tidak tepat,beban naik turun(on/off) silahkan di cek yang paling mudah/mungkin dulu.

  8. AyAhEyAfiE on April 8th, 2010 9:21 am

    Pak Soemarno, Apakah Web site ini masih running?
    Saya mau tanya tentang apilkasi grease yang berbeda thickener
    Jawab: diartikel sdh dibhas.beda thickenertdk boleh dicampur.

Leave a Reply




  • Soemarno Adibroto
    Lahir di Blora 20 September 1947

    Dulu pada th 1972 ketika saya mulai bekerja pada umur muda 24 th di bagian maintenance sebagai supervisor, sulit bagi saya untuk melakukan pekerjaan dengan baik. karena sangat langka bahkan tidak ada buku atau referensi. Sehingga kadang kita tidak tahu berbuat apa yang seharusnya. Maka mulailah mencari sendiri2 pengalaman2 baru berdasar logika dan naluri untuk memperbaiki kebiasaan2 lama. Sejalan dengan waktu maka berkembanglah system atau, Tatacara Maintenance (Maintenance Mangement). Mengingat kesulitan saat itu menjadi pemula bekerja sebagai orang maintenance, maka saya ingin menuliskan apa yang bisa saya tulis terutama untuk para pemula, bagi yang ingin menulis juga sangat di harapkan bergabung, bagi yang ingin diskusi/tanya-jawab yang monggo.
    Semoga bermanfaat.