Mengapa kita memakai grease atau gemok

Posted on May 29, 2008
Filed Under Uncategorized |

Mengapa memakai grease
Menyediakan Pelumasan untuk bearing. Mencegah korosi pada bearing/shaft
Berfungsi sebagai SEAL untuk mencegah masuknya kotoran dan air
Menahan kebocoran, dripping, atau terlempar dari permukaan yang dilumasi
Syarat grease
Mempunyai sifat fisik yang sesuai untuk aplikasinya
Kompatibel dengan seal dan material lainnya yang terkena langsung
Dapat mentoleransi sejumlah kecil kontaminasi seperti kelembaban, dengan tanpa kehilangan fungsinya.
Dapat menahan perubahan struktur akibat waktu pemakaian yang lama.
Tidak mudah mencair ketika panas dan tidak membeku ketika dingin.
Bersifat toleransi terhadap kontaminan misal : moisture

Menurut ASTM D288 “Standard Definitions of Terms Relating to Petroleum”

Grease adalah produk atau dispersi padatan/solid atau semifluida dari thickening agent dimix dengan pelumas cair.
Bahan lain (additive) ditambahkan untuk mengubah sifat pelumas menjadi grease yang diinginkan.
Kandungan sbb :
Komponen cair : umumnya dari mineral oil (dari minyak bumi) 
Thickeners : sebagai bodynya grease, bahan al : Metallic soaps : calcium soaps, sodium soaps, aluminum soaps, lithium & barium soapsCalsium bersifat : tahan air, low shock
Sodium bersifat : high shock, kurang tahan air
Lithium bersifat : multypurpose
Clay untuk grease yang tahan temperature tinggi
Additives & modifiers , sebagai bahan tambahan untuk memperbaiki sifat yang lebih baik , sifat al: Anti korrosiAnti beku/cair Water resistant Anti foaming. Dll Anti oksidasi
Bahan additive al : Molybdenum Disulfide & modified Teflon (PTFE) kadang dipakai untuk load berat.
Membuat Grease extra pressure juga diperlukan additive

Comments

Comments are closed.

  • Soemarno Adibroto
    Lahir di Blora 20 September 1947

    Dulu pada th 1972 ketika saya mulai bekerja pada umur muda 24 th di bagian maintenance sebagai supervisor, sulit bagi saya untuk melakukan pekerjaan dengan baik. karena sangat langka bahkan tidak ada buku atau referensi. Sehingga kadang kita tidak tahu berbuat apa yang seharusnya. Maka mulailah mencari sendiri2 pengalaman2 baru berdasar logika dan naluri untuk memperbaiki kebiasaan2 lama. Sejalan dengan waktu maka berkembanglah system atau, Tatacara Maintenance (Maintenance Mangement). Mengingat kesulitan saat itu menjadi pemula bekerja sebagai orang maintenance, maka saya ingin menuliskan apa yang bisa saya tulis terutama untuk para pemula, bagi yang ingin menulis juga sangat di harapkan bergabung, bagi yang ingin diskusi/tanya-jawab yang monggo.
    Semoga bermanfaat.