Monthly Archives: June 2008

Voltage unbalance penyebab over heating

Voltage tidak balance
Voltage Unbalance artinya voltage yang tersedia di ketiga phasenya tidak sama, ini dapat terjadi di sistem distribusi dimana saja. Ini dapat menimbulkan problem serios pada motor dan peralatan2 listrik dengan sistem induksi tiga phase. Memang kondisi balance secara sempurna tidak akan pernah tercapai, namun harus diminimalkan.

Frequency 50 Hz atau 60 Hz.

Di negara kita Indonesia jaringan listrik PLN memilih frequency 50 Hz seperti juga di negara Asia al: Jepang dan Eropa. Padahal motor listrik yang dibeli atau dibawa Pabrik di Indonesia dari Amerika bertuliskan F=60Hz.
Bagaimana ini?
Frekwensi merupakan salah satu spesikasi sumber tenaga listrik, mesin listrik, motor listrik,alat listrik. Spesifkasi lain yalah tegangan atau voltage. Pemilihan ditentukan oleh standard apa yang dianut negara tsb.    Perbedaan yang dianut kedua standard tsb. Jika NEMA memakai 60 Hz maka IEC memalai 50 Hz. Pemakaian motor 60Hz ke supply listrik 50 Hz tentu ada pengaruh demikian pula sebaliknya. Frekwensi paling berpengaruh pada putaran motor yang disupply tenaga listrik tsb. Kita perlu tahu seberapa besar pegaruh tsb, apa pengaruhnya terhadap faktor daya guna, umur motor dan baik atau buruknya.

Pengaruh Panas pd Motor Listrik

Seorang  profesional maintenance mungkin sependapat bahwa panas yang  berlebihan akan menyebabkan penurunan kondisi atau kerusakan pada

Batasan Jumlah Start-Stop Motor Listrik

Suatu saat kita harus mengadakan test atau mencoba sebuah mesin yang dijalankan dengan motor listrik. dalam test mungkin diperlukan start yang berulang. Maka timbul pertanyaan. berapa kali kita diperbolehkan melakukan start-stop? dan apa dampak start-stop itu, jika berulang tanpa jedah waktu ?
Apakah bisa mengalami overheating?

Kerusakan Bearing karena Tight Fit

Bila bearing bore terlalu sempit terhadap poros / shaft , inner-race sangat sulit dimasukan keporos (interference fits terlalu kecil), mengakibatkan hal yang  buruk sekali.

Kerusakan Karena Kendor

Ada dua kasus al:
Inner bearing longgar terhadap poros, inner-race mudah dimasukan keporos (interference fits longgar ),
Outer bearing longgar terhadap rumah bearing.
keduanya mengakibatkan hal yang  buruk sekali.

Kerusakan Karena Misalignment

Tanda2 kerusakan bearing dari misalignment  dapat dilihat sbb:
+ Lintasan ball pada raceway outer-ring terlihat tidak sejajar 
+ Juga  lintasan terlalu melebar  di inner race
Bila misalignment melebihi 0.001 in/in mengakibatkan temperature di ball/race melebihi normal dan mengakibatkan keausan berlebihan.

Corrosion

Salah satu masalah cukup besar kerusakan bearing yalah masalah karatan atau korosi. banyak bearing tidak dapat mencapai umur pakai yang seharusnya. Kerugian besar tentu diderita, bahkan kerusakan yang lebih besar bisa terjadi jika kerusakan bearing tidak cepat diketahui .

Pelumas rusak

Lubrikan adalah bahan dan bagian paling pokok dari proses kerja bearing, lapisan tipis lubrikan (oil film) harus selalu ada diantara ball , cage, inner race dan outer race, yang berfungsi menghilangkan gesekan dan pendinginan. Kerusakan lubrikan berakibat hilangnya atau rusaknya oil film berakibat kerusakan bearing.

Pemasangan terbalik

Memasang bearing “angular contact” harus lebih ber-hati2, jangan sampai terbalik. Karena jika terbalik kerusakan fatal segra akan terjadi. 
Bearing jenis ini difungsikan untuk menahan beban kombinasi dari beban axial/thrust dan beban radial dan hanya searah. jika ingin memfungsikan dua arah, maka perlu memasang dua bearing dengan posisi face to face atau back to back. Bagaimana jika terpasang terbalik seperti gambar di bawah ini?