Pemasangan terbalik

Memasang bearing “angular contact” harus lebih ber-hati2, jangan sampai terbalik. Karena jika terbalik kerusakan fatal segra akan terjadi. 
Bearing jenis ini difungsikan untuk menahan beban kombinasi dari beban axial/thrust dan beban radial dan hanya searah. jika ingin memfungsikan dua arah, maka perlu memasang dua bearing dengan posisi face to face atau back to back. Bagaimana jika terpasang terbalik seperti gambar di bawah ini?

Jika dipasang terbalik maka bearing menahan beban terbalik juga, sehingga area eliptikal kontak antara ball dengan outer & inner race menjadi tidak cukup,

Pemusatan beban pada area yang kecil ,Akibatnya :

  • menimbulkan stress kemudian
  • menaikan temperature, diikuti dengan
  • vibrasi tinggi seterusnya cepat
  • terjadi kerusakan premature/dini.

Perbaikan
Bongkar dan periksa, pasanglah dengan posisi dan cara yang benar.
Tingkatkan knowledge dan ketrampilan pelaksana, buatlah presedur kerja agar tidak terulang kesalahan yang sama.

 Reverse loading

 lihat gambar, jika arah beban terbalik, bola bearing dan racing menderita beban titik dan mengalami rusak.

 

 

 

 

 

 

 

 

10 Responses to Pemasangan terbalik

  1. Arie wahyu says:

    Selamat Malam pak, Pak nama saya arie,mau bertanya pak adakah pendekatan/rumus yang dapat dijadikan acuan untuk mendeteksi kondisi bearing ? kalo ada alat ukurnya mohon informasinya. Terima kasih.

  2. soemarno says:

    Arie. utk mdeteksi kondisi brg.dgn alat pengukur vibrasi. alat ini dirancang dari yg sederhana, menyajikan data utk dianalisa s/d menyajikan diagnose/data mateng. banyak merk pembuat alat ini. tetapi ada ilmu dasar yng harus kita pelajari.

  3. Arie wahyu says:

    Malem Pak Marno, terima kasih atas jawabannya. Alat seperti SPM dr Leonova bagus ya pak, alatnya sudah komplit dan bisa menyajikan data langsung mateng. Atau bpk punya refrensi alat lain? Nuwun.

  4. soemarno says:

    M Arie. banyak merk, maaf saya tidak bisa sebut. nanti saya di komplain, karena seperti iklan. cari di internet, banyak sekali.

  5. F. Rozie says:

    Dear Pak Marno,
    Saya punya problem dipompa sentrifugal utk air baku IWTP : dari 4 pompa terpasang, hanya 1 pompa yang kondisinya stabil sedang yang 3 sering masalah di mech. seal bocor dan bearing. Kondisi alignment menurut hemat kami sdh ok. Dugaan sementara adalah karena Baseplate beton sebagai dudukan frame pompa tdk memenuhi sarat (vibrasi pompa/motor tinggi). Mohon petunjuknya Pak, apa ada kemungkinan lain?.Tks

  6. rony says:

    Pak Soemarno, salam kenal pak. Mau nanya soal bearing, seharusnya untuk pemasangannya sendiri untuk angular ball bearing bagaimana pak? apakah beda2 tiap quipment ataukah mengikuti aturan tertentu (back to back atau searah)? terima kasih sebelumnya.
    jawab: jika ada manual ikuti manual. angular utk menahan beban axial. searah jika axial/gerak searah. backtoback beban axial dua arah

  7. Herman says:

    Dear Pak Sumarno,
    Salam kenal pak, blog anda bagus sekali dan sekedar sharing saja bahwa tipe “angular contact ball bearing” baik type DB (Double Back), DF (Double face) & DT (Double Tandem) dlm hal proses pembuatannya berbeda dgn tipe angular contact ball bearing yg tipe single.
    Utk tipe DB, DF maupun DT (Double) proses pembuatannya bearing langsung dibuat sepasang (2 pcs & langsung di beri tanda keseimbangannya berupa garis)hal ini utk memberikan balance yg sempurna sehingga ketika penyelan radial load maupun axial load lebih mudah.
    Sedangkan angular contact ball bearing yg tipe single, proses pembuatannya satu persatu.
    Jika angular contact ball bearing yg tipe single di pasangkan sepasang (di pasang double)akan membuat kesulitan dlm hal penyetelan radial load & radial load karna kedua bearing tsb tidak balance.
    Semoga Bermanfaat,
    Wassalam.
    Jawab:
    terima kasih atas sumbang sih dalam Web ini, siapa saja di persilahkan utk menambah isian web ini agar lebih bermanfaat bagi kita semua.
    semoga kebaika ini bermanfaat.
    salam
    soemarno

  8. wahyu says:

    dear pak sumarno
    mau sedikit tanya pak, saya memiliki mesin jenis A memakai tipe bearing back to back, saya selalu memesan bearing dari pembuat mesin,hampir 2 tahun ini saya diberi bearing face to face tapi katanya dapat dipasang dengan back to back.bagaimana menurut bapak apakah diijinkan pemasangan tersebut?kira kira dampaknya bagaiman?saya takut breakdown akan terjadi bila saya memasangnya.
    terima kasih sebelumnya regards . wahyu
    JawaB: 2 bearing thrust dpt dipasang back to back atau face to face. tergantung tujuannya. dan tdk hrs pesan ke pembuat mesin.

  9. suhariyanto says:

    Saya punya masalah dengan pompa centrifugal
    Temperatur bearing tinggi.oleh pelaksana sdh ganti bearing tapi temperatur masih tinggi.sbg tambahan informasi bearing yang dipakai NU 310 dan angular contac ball bearing 7210 sebanyak 2 buah.untuk vibrasi baik.kondisi ini cuma bisa bertahan paling lama 1 bulan dan bearingnya rusak.Apa mungkin terjadi kesalahan pemasangan pada bearing pompanya ? Mohon saran dan masukannya. Tks.
    jawab: memang banyak sebab mengapa bearing cepat rusak. indikasi pertama panas, tapi vibrasi baik. sebab tsb al: salah cara memasang ( metode pasang, terbalik, dll, pelumas terlalu encer atau kental, mis-alignment, clearence kopling, clearence – axial endply. maaf kurang data/info,

  10. marali saron says:

    Angkat contek bearing
    Jika di pasang backtoback.dia menjadi panas,ht. Apa kah backtoback Batul atau salah .yq
    jawab: maaf ya kok kurang ngerti maksud dari statement ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>