Pengaruh Panas pd Motor Listrik

Seorang  profesional maintenance mungkin sependapat bahwa panas yang  berlebihan akan menyebabkan penurunan kondisi atau kerusakan pada

isolasi dalam winding motor, sehingga mengurangi umur pakai.
Secara umum  dikatakan bahwa: setiap penambahan panasan 10 C pada winding dengan waktu lama atau terus menrus, mengakibatkan umur isolasi berkurang separonya.
Contoh :
Sebuah motor listrik jika dioperasikan pada temperature normal diperkirakan mencapai umur 20 tahun.
Tapi jika motor harus beroperasi 40 C diatas normal, maka umurnya menjadi 1/16 X 20 th.
Banyak ahli sependapat dengan rumusan tsb. diatas. Standard organisasi terkenal membuat survey dan hasilnya bahwa : 30% kerusakan motor diakibatkan kerusakan isolasi dan  60% nya adalah overheating.
Ada 5 sebab overheating :
· Beban berlebih   
· Kondisi power supply tidak normal 
· High effective service factor
· Terlalu sering di-start dan di-stop  
· Kondisi lingkungan / ruang  
Overload
Arus stator sering dipakai gambaran sebagai berapa beban / load motor , tetapi mungkin dalam kondisi overvoltage. Kesalahan yang sering terjadi ialah motor dioperasikan dalam kondisi overvoltage dgn maksud arus turun dan harapanya juga panas turun. secara umum besar arus tidak boleh lebih dari yg tercamtum di name-plate motor In atau I full load. Jika ada tertulis Sf=1,15 artinya besar arus full-load boleh sebesar 1,15 x In dalam waktu lama. Panas yang timbul dalam winding adalah fungsi kwadrat arus,jadi In bertambah sedikit saja mengakibatkan peningkatan panas besar. Ini juga sangat dipengaruhi oleh faktor ruang tempat motor, ventilasi panas matahari dan pendinginan juga tinggi dari permukaan laut.
Voltage Unbalanced
Voltage Unbalanced artinya voltage yang tersedia di ketiga phasenya tidak sama, ini dapat terjadi di sistem distribusi dimana saja. Ini dapat menimbulkan problem serios pada motor dan peralatan2 induksi. Memang balance secara sempurna tidak akan pernah ada, namun harus diminimalkan.
Kondisi unbalance lebih sering disebabkan oleh variasi dari beban. juga akibat winding motor tidak sama Z nya di 3 phasenya. Ketika baban satu phase dengan phase lain berbeda, maka saat itulah kondisi unbalance terjadi. Hal ini mungkin disebabkan oleh impendansi, type beban, atau jumlah beban berbeda satu phase dengan phase lain. Misal satu phase dengan beban motor satu phase, phase lain dengan heater dan satunya dengan beban lampu atau kapasitor.   

Menghitung unbalance :
NEMA  (MGI) part 14.35 memberikan cara menghitung unbalance :
V % Unbalance = 100% x Selisih maximunm voltage dengan voltage rata2 dibagi  voltage rata2
Contoh:
Misal phase  : X  = 380V      Y=  400V         Z= 390 V
Voltage rata2     = ( 380 + 400 + 390 ) : 3     = 390 Volt
% Unbalance      = 100% x (400 – 390) : 390 = 2,56 %

NEMA memberikan rekomendasi : motor dapat dioperasikan secara normal pada kapasitas rated jika unbalance voltage tidak lebih dari 1%. Karena lebih dari 1% , Maka contoh diatas tidak direkomendasikan untuk supply ke motor, sebab motor akan cepat rusak.
Kondisi Unbalance disebabkan antara lain oleh kondisi beban secara keseluruhan system, dimana beban satu phase tidak sama dengan phase yang lain, sehingga impedansi dari beban2 tsb. tidak sama phase satu sama lain. Atau juga impedansi sebuah motor tidak sama phase satu dengan yang lain.
Sebab lain al :
· Unbalance dari power supply
· Taping di trafo tidak sama
· Ada trafo single phase dalam system
· Ada open phase di primer trafo distribusi
· Ada fault atau ground di trafo power
· Ada open delta di trafo-bank
· Ada fuse-blown di 3 phase di capasitor bank ( capasitor untuk perbaikan power factor)
· Impedance dari konduktor power supply tidak sama.
· Unbalance distribusi / single phase load ( lighting)
· Heavy reactive single phase load. Misal : mesin welder.
. motor tidak sama Z nya di tiga phasenya.

Kondisi unbalance merupakan yang paling umum mempunyai effek merusak pada motor listrik. Efek ini juga dapat disebabkan oleh power supply wiring, transformer dan generator. Unbalance voltage pada terminal motor mengakibatkan unbalance arus phase sebesar 6 – 10 kali persen unbalance voltage pada motor dengan beban penuh (full load)

Contoh :
Jika unbalance voltage sebesar 1% maka unbalance arus bisa mencapai sekitar 6% s/d 10%.
Dari contoh itu menimbulkan overcurrent atau arus berlebih dan menimbulkan overheat, umur menjadi pendek dan kemudian bisa terbakar.
Akibat lain pada motor  yaitu arus locked rotor di winding stator (yang sudah relative tinggi) juga menjadi unbalance sebanding dengan unbalance-nya voltage, putaran juga cenderung turun demikian juga torsi. Jika unbalance voltage cukup tinggi maka putaran tsb sehingga motor tidak  sesuai dengan pemakai , karena putaran rated tidak dapat tercapai
 
Berikut Tabel ilustrasi efek dari voltage unbalance dari Motor 5 Hp, 3 phase, 230V , 60Hz, 1725 Rpm dan service faktor 1.0

Characteristic                                          Performance
Rata2 voltage                               230               230             230
% unbalance voltage                     0,3                2.3              5,4
% unbalance arus                          0,4               17,7             40
Kenaikan temperature derajat C        0                  30               40

Akibat dari unbalance voltage hampir semua  kerusakan terjadi pada isolasi winding. Umur isolasi winding berkurang separonya  setiap kenaikan temperature 10C .  Dari kolom tiga terlihat unbalance 5,4% mengakibatkan kenaikan temperature sebesar 40C dan umur yang bisa diharapkan hanya sekitar 1/16 dari normal. Motor dengan service faktor 1,15 dapat bertahan dengan unbalance voltage 4,5% tetapi tidak dioperasikan diatas rated  Hp nameplate.  Jadi unbalance 5.4% terlalu besar, dengan akibat yang sangat buruk.
  Dibawah ini grafik illustrasi kenaikan % kerugian dan panas di motor sehubungan  dengan % unbalance.

Gb:               Grafik kenaikan panas
Contoh: Dari grafik dapat dilihat bahwa jika unbalance voltage sebesar 5%, berakibat panas meningkat 50% dan looses dalam motor meningkat 37%. 

Sebuah motor sering dioperasikan terus-menerus denagan kondisi voltage unbalance, tentunya efisiensi menjadi berkurang. Berkurangnya efisiensi diakibatkan oleh naiknya arus listrik ( I ) dan resistansi ( R ) karena panas. Kenaikan I dan R berkontribusi pada kenaikan panas.
Kesimpulan dengan bertambahnya looses, panas ikut naik dan karena panas I dan R naik, sedemikian sehingga panas naik terus tidak terkendali hasilnya deterioration pada winding bahkan failure winding mudah terjadi.

Overheating
Jika motor hanya satu phase saja yang berfunsi pada motor 3 phase akan berakibat motor “overheating”, karena arus menjadi sangat besar sedang kemampuan output turun. Ketika motor beroperasi dibeban penuh sedangkan yang berfungsi hanya 1 phase maka motor mengalami “stall” kemudian stop atau mandeg. Dalam kondisi stall timbulah arus listrik yang sangat besar (overcurrent) dan menghasilkan kenaikan panas yang besar dan cepat. Jika proteksi motor tidak bekerja maka kerusakan stator dan rotor akan hangus (overheating).
Proteksi seharusnya dipasang disetiap phase agar lebih aman.
Langkah pertama test unbalance voltage yaitu dengan mengukur tegangan antar line di terminal mesin. Juga ukurlah arus di tiap phase, karena arus unbalance bahkan dapat mencapai 6 -10 kali lebih besar dari unbalance voltage. Ketika start gagal kemungkinan besar karena arus listrik hanya berfungsi satu phase. 
Unbalance voltage kebanyakan disebabkan oleh distribusi beban tidak sama satu phase dengan phase lain, cara memperbaiki ialah dengan mengurangi beban phase yng ketinggian dan menambahkan beban pada phase rendah, sehingga menghasilkan beban yang sedapat mungkin balance.
Beban yang paling umum pada satu phase ialah dari beban penerangan (lighting) dan mesin las (welder). Juga perlu di periksa fuse pada capasitor bank ( power factor improvement capasitor).
Cara lain yang merupakan keterpaksaan ialah “derating” motor atau harus menurunkan rated motor. Ketika unbalance voltage melebihi 1% maka motor harus derating agar motor dapat dioperasikan dengan baik.

NEMA memberi petunjuk dengan membuat kurva, terlihat bahwa unbalance maximum 5% dan derating 75% dari Hp nameplate.

                 Derating
 Gb :        Kurva NEMA, unbalance vs derating

Didalam plan bisa terjadi kondisi voltage tidak balance. Menurut NEMA MG-1 section II & IV bahwa kwalitas voltage merupakan fungsi tidak balance voltage dan kerusakan. Sehingga agar motor dapat berumur panjang harus di turunkan beban/derating
Misal :
· kondisi unbalance 4%, beban harus diturunkan menjadi 82% Untuk motor Jika misal 100Hp maka harus diturunkan menjadi 82 Hp
· Kondisi unbalance 5%, beban diturunkan menjadi 75%

Automatic voltage regulator (AVR) dapat digunakan untuk mem- perbaiki kondisi undervoltage dan overvoltage, sama halnya dengan unbalance. Sebagai peralatan active-device, AVR bekerja secara otomatis memperbaiki fluktuasi voltage. Alat ini banyak digunakan untuk proteksi terhadap kondisi fluktuasi voltage.

Frequent Starts & Stop
Ketika motor distart, motor memerlukan arus start yang sangat tinggi, mungkin dapat mencapai beberapa kali atau lebih dari 5 kali. Arus tinggi menimbulkan panas dan thermal shock, sehingga jika ini dilakukan ber-kali2  dan tanpa ada jedah waktu, maka berakibat sangat buruk terhadap winding motor, overheating. Sehingga sangatlah perlu mendapat perhatian serius perihal start dan stop semua motor listrik agar kerusakan fatal dapat dihindari.
Tabel No dibawah ini    memberi gambaran jumlah start dan stop operasi motor yang ada korelasinya dengan putaran dan rated Hp. Banyak dokumen perawatan motor mencatat bahwa kerusakan motor kebanyakan diakibatkan oleh pembebanan yang terlalu berlebihan. Umur pendek antar hubung pendek (short circuit) disebabkan karena terlalu sering start dan stop. Kuncinya ialah harus lebih dimonitor jumlah start dan stop,

          Tabel star stop

Referensi : “Baker”, NEMA
A= maximum jumlah start / jam
B= minimum waktu istirahat dalam detik jedah start.
 
Kondisi lingkungan:
motor beroperasi pada temp ambient tinggi mnyebabkan timbulnya panas yang melebihi. Juga Ruang tertutup tidak ada ventilasi, radiasi panas dari mesin lain, ruang terbuka yang sangat tinggi suhunya ketika seharian terik matahari, ruang yang sangat kotor/berdebu, dan kondisi2 upnormal lainya.
Kotoran maupun buntuan2 pada sistem pendinginan besar pengaruhnya terhadap sifat pendingan motor itu sendiri dan ujung2 juga panas.

Kesimpulan
Bearing dan kerusakan winding yang paling umum terjadi pada motor listrik. Yang dengan alasan mendasar “panas”. Preventive Maintenance sistem sudah banyak dilakukan, namun mengukur arus online untuk mengetahui langsung, masih jarang dilakukan…………………

(masih belum selesai)

71 Responses to Pengaruh Panas pd Motor Listrik

  1. dadang says:

    Pak soemarno, Apa yang dimaksud high effective service factor? dan apa pengaruhnya terhadap motor? Terima kasih atas jawabannya. Salam Dadang
    jawab: motor yg eficiensi cukup tinggi. di Pemerinta Amerika sudah mengharuskan para pembuat motor, utk memproduksi motor dgn higt eff. pengaruhnya : memperkecil looses listrik. misal satu negara memasang motor 1 juta @100 KVA jika dapat menghemat 1% berapa yg bisa dihemat?

  2. Muhammad Arif says:

    Pak Soemarno Yth, Pak apakah ada materi mengenai tata cara pemasangan kapasitor bank di pabrik?. saya sekarang baru kerja di pabrik kelapa sawit. Perlu diketahui pabrik mempunyai pembangkit sendiri dengan kapasitas 2,2 MW dan sebagian besar beban berupa motor listrik. Apakah cukup berpengaruh jika digunakan kapasitor bank?, Terima Kasih, M. Arif

  3. soemarno says:

    P M Ariif. tujuan memasang capasitor ,untuk memperbaiki power factor atau cos@ total-system.agar daya efective besar. jadi ukur dan pastikan dulu berapa kondisi saat ini Cos@ nya dan selanjutnya dapat dihitung, berapa besar kapasitor yang harus dipasang. Perbaikan PF pasti berpengaruh positive dan penghematan tenaga listrik. contoh
    M500kW,400V pfjaringan 0,85 -> I=500/(1,732x400x0,85)=..?
    M500kW.400V pf jaringan 0,7 -> I=500/(1,732x400x 0,7)=..?. silahkan hitung sendiri beda arus, berarti energi, berarti bahan bakar pembangkit. semoga berhasil.

  4. Isa Asharimurti says:

    Mohon pencerahannya, kami punya 3 pompa paralel., 2 runing dan 1 standby. Kapasitas 3000m3/hr. Tiap discharge dipasang sebuah control valve. Discharge pompa 28″ dan header 40″.
    Pompa telah di test dengan di run sendiri-sendiri, dan berhasil di run dengan flow max. 3000m3/hr.Pompa#1berhasil running dengan mulus (bukaan kontrol valve 100% dan flow 3000m3/hr terpenuhi), menyusul pompa#2 di run. Tapi masalah langsung timbul pada kedua pompa, saat 100% bukaan kontrol valve (flow max) akan diikuti dengan kenaikan arus (ampere) dan temperatur di motor sampai diatas batas maksimum yang diperbolehkan. Akhirnya kita atur bukaan kontrol valve, pompa#1 pada 100% dan pompa#2 pada 20% bukaan, baru ampere motor normal. Flow maksimum yang dapat dicapai hanya 4000m3/hr.
    Perhitungan hidraulik (flow, back pressure, temperature) sebelumnya tidak ada masalah.Mengapa pompa#2 tidak dapat bekerja maksimal saat di parralel? (saat mengejar bukaan maksimum untuk mencapai flow maksimum terjadi over-ampere dan over temperature) Apa yang mengakibatkan terjadinya over ampere dan temperature padahal pompa belum bekerja pada wilayah kerja maksimum? Sudah pernah di trial pompa#2 di runing pertama kali dan pompa#1 di run sesudahnya, penomena yang samapun terjadi.Mohon pencerahannya , salam On behalfof . Asharimurti- Isa
    Jawab: P Ash -Isa
    kami tentu tidak bisa memberi jawaban yg pas, karena tidak dpt observasi langsung. Tapi dari keter tsb, saat paralel timbul kenaikan panas dan arus. sementara kami menyimpulkan bahwa motor memerlukan lebih banyak arus, kemudian diubah menjadi panas, yg diakibatkan oleh “recirkulasi” mungkin akibat besarnya hambatan di sisi outlet. jadi yg perlu di cek : apakah out piping ada yg salah atau memang sebetulnya sisi outlet hanya perlu 4000m3/hr.

  5. bernat says:

    Pak Soemarno Yth cara yang tepat untuk mengatasi overheating pada motor gimana dunk apakah ada solusinya untuk mengurangi nya ?????? klo ada gimana caranya trims

  6. soemarno says:

    Sdr Bernat.cara yg tepat,ya harus dapat mengidentifikasi sebab overheating,kemudian menhilangkan atau memperbaiki sebab tsb.Dengan pengukuran2 dan atau investigasi dpt meng-diagnone suatu kerusakan, kemudian menentukan solfingnya.

  7. Eko says:

    Pak Sumarno Yth. Saya ingin menganalisa tentang pengaruh panas trafo terhadap umr trafo.
    dimohon bantuannya untuk membimbing saya bagaimana car perhitungannya. sebelumnya saya ucapkan terima kasih.

  8. soemarno says:

    PEko.Saya belum mendapatkan hitungan yang matematis, sebetulnya semua itu dari pendekatan atau asumsi kejadian yang di catat oleh para pendahulu kita yg lebih dulu menaruh perhatian. kalau kita asumsikan bahwa trafo element pokok(kawat diisolasi,dialiri arus)itu mirip motor,maka coba kita pakai asumsi motor bahwa setiap kenaikan 10C pada temp.operasi,umur (isolasi)akan berkurang separonya.

  9. muh. nuur says:

    mohon informasinya gimana sih sebenarnya efek dari pemakaian capasitor bank (perbaikan faktor daya) pada konsumen terhadap pln (trafo2) baik itu di jaringan maupun di pembangkitnya..
    terima kasih…

  10. Eko nur says:

    Ass. . . .pa cara mengatasi agar motor listrik dapat digunakan dg waktu yg lama itu bagaimana? Apa cara pemakaianya? Apa ad saran yg lain. Thanxs

  11. soemarno says:

    PEko.Wass.agar motor panjang umur pakai.cegah lima sebab electric/panas tsb.(baca diatas). sebab mekanis: jangan kurang/lebih greasing,tidak misalignment,pemasangan baik,operasi sesuai,(bisa dibaca di tulisan regreasin&lain)

  12. Junaedi Abdillah says:

    Pa SOemarno, Saya ingin bertanya , bagaimana cara kerja load sharing pada genset paralel
    Terimakasih,

  13. soemarno says:

    PMNur.PF jaringan listrik itu harus dijaga pd hrga yg paling efektive(sudutIthdE kecil) agar mhasilkan maksimal bagi pemakai.karena pemakaian kebanyakan beban (kumparan2)bersifat induktansi maka utk memperbaiki hrs dipasang beban bersifat capasitive. Efek pd watt yg sama I lbh kecil,mk rugi2 mjd kecil.

  14. rahmad says:

    Ass. u/ mengurangi arus start pada motor listrik kap 500kW dpt dlakukan dg berbagai cara. Cara start motor yg effektif dan effesien dari segi biaya pake start apa? (wye delta, autotrafo, softstater ato yg lain)
    Wass. trima kasih jawabannya

  15. soemarno says:

    PRahmad.sebetulnya banyak pertimbangan al:apakah beban motor relative tetap,variative,beban perlu awal soft(conveyor pakai fluid coupling.Apakah pilih harga murah.paling murah,mudah,beban tetap:stardelta.mahal:variable speed.

  16. rahmad says:

    Melanjutkan pertanyaan kemarin, beban variatif dan telah d pasang softstater, namun arus start ny msh terlampau besar, apakah softsater tsb rusak ato bagaimana? kemudian ada bedanya VSD, VFD dan softstater
    trim’s atas jawabannya

  17. jono says:

    pak Isa,
    kenaikan ampere nya mencapai Inominal seperti di nameplate motornya tidak pak?

  18. sutrisno says:

    pak kalau ampera motor dgn mapera yang bedahnya selisih nya sekitar 20 ampera bahaya gak, tapi tidak melampui nemplet motor. tq
    Jawab: pertanyaan kurang jelas, yg beda dgn apa? apa beda antar fase?

  19. Adel agusti says:

    Oke..thanks.artikelnya

  20. Alfatdin says:

    Salam kenalPak Sumarno,
    Saya bekerja di Inalum Power Plant.
    Minggu lalu saya dapati kasus: Motor Induksi 3 phase 380volt, 75 KW , 140A Terbakar. Motor tersebut memiliki proteksi NFB/MCB 175 AT, dan thermal relay diset 145A.
    Setelah dicek contact 1 phase (phase T )dari NFB/MCB rusak/terbakar.Kejadiannya pada saat start sekitar 30 second, motor terbakar.thermal relay tidak bekerja dan NFB/MCB trip setelah motor rusak terbakar (mungkin open 1 phase).
    Bagaimana analisanya pak? berapa kira kira arus pada saat start bersamaan itu satu phasa open ( dari MCB) ?
    Terimakasih atas responnya

  21. soemarno says:

    P Alatfin
    Utk alisa dperlukan data tambahan al:
    Kapan PM terakhir (hasil megger terakhit), jenis beban dari motor pump or fan, apakah thermal relay masih dapat berfungsi sekarang ini (setelah kejadian)?
    Kalau NFB rusak terbakar besar kemungkinan motor short pada fasa T ke body karena yang rusak hanya fasaT,thermal relay tdk bkerja bisa disebabkan karena arusnya besar tapi dengan waktu singkat shg thernal relay blm sempat bereaksi atau thermal relay itu sendiri juga rusak (untuk itu perlu dicheck lagi fungsinya). Start setelah 30 sec baru terbakar ada kemungkinan saat start masih normal dan sebelum detik ke 30 fasa T tersebut ada masalah, bila saat start motor sudah tdk normal mestinya thermal relay sudah active (bila relay dpt bkj normal)dan NFB tdk perlu tunggu sampai 30 sec.
    Untuk menghindari hal tsb terulang lagi praktisnya routine PM harus dilaksanakan seperti megger, resistance check dan polarity indek, greeasing dll. Bila hasil megger mepet maka perlu dilanjutkan polarity indek test jika hasilnya mepet juga harus dilihat kondisi lak(isolasi) pada winding motor (basa atau kering). Bila kotor perlu dibersikan dan dikeringkan.(kontribusi P Jasmadi)

  22. mardian santoso says:

    Selamat sore pak sumarno.
    saya ingin melanjuti pertanyaan bpk.Muhammad Arif on November 27th. Pertanyaannya adalah, bagaimana mengetahui/rumus untuk menentukan besaran capasitior (farad)yg ingin digunakan. Misal, berapakah micro farad untuk water pump 125W,single phasa. Terima kasih atas perhatiannya.
    Jawab:
    capasitor utk motor 1 phase, itu utk utk winding start, cap nya utk membuat sudut agar putaran bisa tetapkearah yg kita maui, kalau tidal ada cap putaran bisa kesebaliknya tergantung gearakan awal rotor. jadi cap mungkin lebih besar dari tahanan induksinya. rumus saya belum ketemu, mungkin ada pembaca yg bisa bantu.

  23. hanif says:

    pak sumarno
    bagaimana menentukan besarnya kapasitor pada motor listrik 1phase ac, trimakasih atas perhatian dan jawabannya!.

  24. sutrisno says:

    pak soemarno,saya telah menjalan electric motor 75kw dengan pompa ukuran 55kw selama 1 tahun. sekarang timbul masalah pada electric motor tersebut, sampai as rotor depan electric motor tersebut termakan oleh bearing dan mengakibat dynamo motor tersebut terbakar. penyebab as rotor electric motor tersebut jadi mengecil dan tidak bisa di pasang dengan bearing yang ada, dari mana asalnya dan kondisi bearing nya masih bagus pak. tolong dijawab pak dan solusinya. terima kasih
    jawab: jika pakai ball bearing, kerusakan itu mungkin disebbkan: diameter dalam inner longgar thd as/shaft shg as mutar di inner bearing dan ada misalignment.. solusinya saft di recondition dgn diameter yg sesuai diameter lubang inner. kalau kepihak luar ya tinggal kirim semua akan dierbaiki.

  25. bayu says:

    selamet malem pak sumarno…. msalh unblance voltge yang diakibat kan oleh beban satu fasa …. bgimana kalau untuk beban satu fasa nya dibuan terpisah … jd trafo step down dibuat dua terpisah satu menghasilkan tegangan 380 DAN yang satu lgi 220 kira 2 bisa g pak
    jawab: coba buka bukulah. kalau skundernnya star, antar phase 380 dan phase ke netral 220.??

  26. Hadi Gunawan says:

    Pak Sumarno Yth,
    Sebelumnya saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431H Minal Aidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin begini Pak Marno, diperusahaan saya baru saja membeli motor AC kapasitas 350HP; 6KV dengan nilai investasi yang cukup besar. berapa umur ekonomis yang ideal dari motor tsb. atas berkenannya diucapkan terima kasih.
    Jawab: Minal Aidzin juga. salam juga utk Mas Guntur, Polo. dgn pemeliharaan yg baik bisa lebih dari 25- 30 th.

  27. anam says:

    Maaf pak tanya, untuk mengukur arus online, berapakah nilai arus terukur yang di ijinkan? apa hubungan antara load dan arus?
    Jawab:Arus yg diijinkan sesuai yg tertulis di nameplate motor. atau bisa dihitung. besar arus itu sesuai besar load itu, ( arus beban dinyatakan dgn besaran listrik, load artinya beban yg digerakan motor)

  28. anam says:

    Makasih pak, atas jawaban pertanyaan sebelumnya. skrg mau tanya lagi. saya ambil penelitian di industri migas, tepatnya pada alat water injection pump. ada beberapa masalah yg sya hadapi, diantaranya:
    1. pasokan tegangan yg ada melebihi 5 % dari nameplate. (nameplate 460 volt, tegangan terukur 500 volt). yg saya tanyakan, mungkin g jika sya merekomendasikan pemakaian automatic voltage regulator avr pada inusdtri tersebut?
    2. dimana sya bisa tau informasi ttg avr makasih
    jawab: teori hrs selalu dipertimbangan dgn praktis. sdh berapa lama pompa itu dipakai, berapa sering terbakar. jika tidak sering terbakar, berati tidak terlalu masalah. selama arus tidak (melebihi terlalu besar) arus yg tertulis. dan pompa ini kecil? mungkin lebih mahal beli AVR.

  29. anam says:

    Ya trimakasih Pak, kalau pompanya besar pak, ada 12 pompa yang running, masing masing digerakkan motor 400 HP. kalau pemakaian AVR dengan tujuan menghemat energi mungkin g pak? kalau teorinya kan (P: V.I.cos teta), kalau tegangannya normal (sesuai nameplate) kan lebih hemat, dibanding melebihi nameplate. trimakasih
    Jawab:ukurlah arus berapa? berapa % dibawah/diatas arus nameplate. biasanya designer milih motor terlalu besar HP nya dibanding pompa (ini juga pemborosan). 12 pomp @400Hp sungguh besar utk penghematan. saran: pasang VSD (Variable Speed Device), tidak AVR, beli motor yg spec sesuai juga mahal.

  30. anam says:

    Trimakasih pak, arus terukur berkisar antara 370-420 Amper, kalau di rata-rata arus semuanya yang terukur 395 Amper, arus namaplate 435 Ampere. untuk mengetahui kalau motornya kebesaran bgmana y pak?
    Jawab: kita pakai rumus pendekatan afiniti pompa: power saat itu = 395/435 x 400 Hp= 364 hp. jadi ini jika dihemat pakai VSD tepat

  31. anam says:

    selamt pagi pak soemarno,terimakasih atas jawaban2 sebelumnya. maaf mau tanya lagi, sya masih kurang menangkap dgan penjelasan bapak ttg VSD, kenapa bisa di katakan tepat jika di hemat pakai VSD? bagaimana cara untuk mengetahuinya? terimakasih
    Jawab: VSD=variable speed drive, VFD variable frequency drive,ASD adjustable speed drive,inverter: alat tambahan pd motor utk mngtur speed motor agar sesuai dgn kebutuhan load yg diperlukan. ini juga mengacu rumus afinity. dgn misal rpm motor tertulis 1500 rpm dan load hanya perlu 1200 rpm maka arus yg mengakir juga akan (menghemat) relative sebanding turunnya rpm.

  32. wan says:

    Malam Pak, mau tanya pengaman jenis apa untuk proteksi over load pada motor AC 1 phasa
    jawab: CB (circuit breaker), bsa beli di toko alat2 listrik.

  33. yazid says:

    apa penyebab dari motor panas terutama pada bearing depan coupling pompa
    Jawab:kmngkinanbesar misalignment or clearence coupling salah.

  34. yazid says:

    pak. motor 11 kw jalan 20 A ( untuk pompa ebara 65 x 50 FSJ, masih normal apa tidak tapi motor jalan 30 menit temperatur sudah mencapai 80 deg. aligment da ok, motor baru dan sudah standart dengan pompanya. tapi masih tetap panas. indikaasi penyebabnya apa saja ? Terimakasih
    jawab: informasi yg terbatas sulit utk mnjawab. berapa arus & temp. menurut manualnya, apakah masih batas range? apakh tempat, cukup ventilasinaya? teg. supply voltage berapa? V nameplate berapa? apakah setelah 80 deg sdh tidak naik lagi?

  35. yazid says:

    di nameplate Arus max 21,1 A temperatur motor kan standart max 63 A. Ventilasi hanya pakai fan motor. Tegangan supply 388 V. Tegangan di nameplate 380-400 V
    setelah 80 deg masih naik sampai 90 deg jadi terpaksa di stop.
    pada awalnya pompa tersebut sudah pernah jalan normal selama setahun lebih. setelah motor terbakar dan di ganti dengan beberapa motor ( sudah 3 pcs motor ). indikasi motor panas masih terjadi.
    jawab:
    berapa Ampere? saat beban pompa. ada kemungkinan kapasitas motor kurang besar, atau beban/kapasitas pompa bertambah. atau ada kelainan pompa.

  36. Mursanto says:

    Dh, Terimakasih pak sumarno, informasi yang diberikan sangat membantu saya melakukan troubleshooting dilapangan. Terus share pengalaman ya pak,…, terutama buat yang muda2 ….., thanks regards
    Mursanto

  37. Akbar R says:

    Salam Pak. Pak sy Fresh Mechanical Engineer di perusahaan power plant, mau tanya pak bagaimana prinsip kerja operasi Fix Coupling, Variable Coupling & Hidrolik Coupling pada pengoperasian Pompa-Motor dan apa kelebihan dan kekurangan masing2 menyangkut putaran dan beban pompa. Trimakasih banyak Pak
    Jawab: dibuku ” alignment” ada sekilas penjelasan cara kerja kopling.

  38. andik wahyu says:

    Salam kenal Bapak ,saya andik 24 th ,bekerja di perusahaan gear manufacture ,,,begini Bapak,,qt punya mesin cnc jepang disertai trafo penurun voltase 380 ke 220v ,,kemarin mesin cnc qt rusak inverternya (11kw ,3phase ,220v),,,sekarang inverter saya ganti 15 kw ,3phase ,380v ,ada sedikit perdebatan di pemasangan NFB ,,,gambaran awal,,,
    input 380v–*NFB 60a–*travo step down (220v ,max 80A)–*NFB 100A–*out put cabang 2 ( I. ke inverter,,II. ke control panel cnc )
    apa bermasalah dg kinerja /keamanan mesin jika sekarang diagram pemasangan saya buat :
    input 380v–*NFB 100A–*output cabang 2 ( I. ke trafo step down ,II. ke inverter )karna skarang inverter saya ganti 380v 15 kw (awalnya 220v 11kw)
    jawab: jika inverter sdh diganti dgn 380 V berarti sama dgn source nya, maka tdk perlu lagi dipasang trafo step down 380V ke 220 V.

  39. Nano says:

    Salam kangen aja Bapak…..Barakallahu fiikum
    jawab: salam kangen juga, semoga sehat, murah rezeki.

  40. Muhammad bisri syamsuri says:

    salam hangat pak, apa memungkinkan kita menggulung ulang motor listrik tanpa tau jumlah lilitanya …tapi kita gunakan hitungan ( teori)
    Jawab: memang harus bisa juga secara teori, bagus, bravo

  41. ipho says:

    apakah ada hubungannya temp. tinggi dan rendah pada material dengan flow dr suatu pompa?
    Jawab: menentukan/memilih material pompa sangat dipertimbangkan oleh temp. yg sangat dimgin/ panas.

  42. ari d says:

    pemisi pak mau tanya apa guna pengasutan bintang segitiga
    jawab: itu utk memperkecil arus mula. arus mula biasanya +/- 5x arus beban normal

  43. hadi gunawan says:

    Pak Sumarno,ada yang akan mau saya tanyakan mengenai rencana pembelian mtr baru
    1.LR berbeda ekisting 500A yg ditawarkan 474
    2. FL Torque Ekisting 8898 yg ditawarkan 8854
    3. Breaking torque ekisting 220% yg ditawarkan 217%
    4. Starting PF ekisting 30% yg ditawarkan 24.5%
    Kami sangat berharap Bpk dpt menjawab pertanyaan saya.
    Terima kasih
    Jawab: sepertinya yg ditawarkan lebih rendah dari existing. tapi coba diukur actual arus yg terpakai dan bandingkan dgn arus di name plate. jika arus actual lebih kecil, berarti mungkin bisa.
    biasanya dulu orang beli motor dgn safety faktor yg terlalu tinggi (motor kebesaran). di web ini ada yg bahas, soal motor yg kebesaran.

  44. agus Kurniadi says:

    Yth
    Pak Sumarno
    saya agus K temena pak Hadi di Bukit asam , ada yang mau ditanyain,
    Pengaruh Perbedaan :
    1. Pengaruh perdaan LR amp 500 474
    2. FL Torque 8898 dan 8854
    3. Breaking Torque 220% berbeda 217%
    4. Starting Fp 30% dan 24,5%
    sebelumnya saya ucapkan terima kasih
    wassalam ak
    Jawab: P Agus, angka yg lebih tinggi (kiri) menunjukan lebih baik. tetapi jika kenyataan motor tidak diberi beban/load 100% pd 500A. tidak terlalu masalah. selama ini berapa ampere motor dibebani?

  45. Hany says:

    ass….
    ada ndak artekel atau tulisan bapak yang bisa menjelaskan lebih spesifik lagi tentang penyebab panas yang terjadi pada motor induksi 3 phasa ini??? soalx saya masih agak sdkit kurang paham akan penjelasan diatas.

  46. hendra says:

    Pak saya mau tanya di pabriks sudah ada capasitor bank dan sudah berfungsi dengan baik untuk motor2 listrik 3 phase ,tapi tidak berfungsi untuk mesin welder 2 pase waktu mesin welder menyala cos phi pada capasitor turun 0,45 induktif mohon bimbingannya terima kasih
    jawab: apakah mesin2 welder (bearapa mesin?) dipasang satu grop phase. coba dipasang seimbang pada ketiga phasenya.

  47. wawanto says:

    Bpak Soemarno Yth,bagaimana cara mengatasi panel pompa air,supaya dari posisi RUN. Tidak menjadi TRIP lagi
    JAWAB: perlu di cek berapa maximal seting arus panel. dan berapa arus motor saat starting. kalau seting lebih kecil tentu trip.

  48. jhonson says:

    pak soemarno yth, saya bkerja di pabrik pengolah karet. bagaimana mengatasi elektro motor yg tiba2 mengalami delta untuk Run , dan elektro motor nya menjadi panas.. mohon solusinya pak.
    Jawab: tentu perlu diperiksa di braekernya. jika panas ukur arus , apakah melebihi arus nameplate, jika terlalu besar , dikurangi bebannya.

    • hendra sunandar says:

      asslam mualaikum…salam kenal pak…saya berkerja di suatu pt yang banyak sekali memakai motor listrik 3 fasa..dan selalu mengalami gangguan,contoh kebakar, trip dll…saya mo nanya nih pak:
      bagaimana mengatasi motor listrik supaya tidak terbakar?apa kah dengan memperhatikan panas motor itu bisa memperkecil terjadi kerusakan??dan berapa suhu maksimal motor 1 hp, 3 hp, 5 hp??sebelum nya terimakasih.
      wasalam dan mohon bantuan nya
      jawab: banyak faktor peyebab. al: apakah capasitas motor sesuai dgn Hp yg diperlukan, apakah motor type cuntinue running, apakah maintenance motor sdh sesuai, dll.

  49. Arianto nanang says:

    Saya mau tanya pak kalau normal 11 kw berapa ampere y??
    jawab: 11 kw, v=?. jadi bisa di hitung secara teori.

  50. erwin says:

    saya mau tanya pak,
    motor listrik 3 phase 22 kw 39 A dihubungkan stat delta. overload relay disetting pada 22 A.
    saat beroperasi arus phasa R = 11A, S = 17A, T = 17A. sekitar 5 menit kemudian thermal overload trip dan panas motoran berlebih.
    yang mau saya tanya kenapa thermal overload bisa trip dan motoran panas berlebih sementara arus kerjanya dibawah thermal overload? mohon penjelasannya

  51. Kusnadi 123 says:

    Siang pak kl motor overheating cara ngatasinya gmn pak
    jawab: kalau sudah sempat overheating,ya sudah rusak. dcoba di megger apakah masih baik, kemudian di periksa.

  52. Hanif says:

    Saya pasang motor 500 KW 1000 rpm dengan arus pemakaian sampai 830A apa akibatnya jika saya paksa motor bekerja maximal sampai ampere tertinggi
    jawab: motor tsb sudah dites dgn aman utk ampere 830A secara terus menerus. akan lebih effective pemakaian daya/amper.

  53. frengki says:

    pak standar pengukuran arus pada motor listrik itu berapa yya??
    jawab: arus diukur actual berapa, kemudian lihat di name plate motor berapa, kemudian bandingkan, dan ambil kesimpulan.

  54. leo says:

    Salam kenal pak..saya leo bekerja di pabrik besi ulir deli. Saya mau tanya pak.
    Berapa tahanan normal motor 75 kw jika kita ukur tahanannya antar phasa di terminal motor. Agar saya dapat mengasumsikan dengan pasti pak apakah motor tersebut masih bagus atau sudah rusak.
    Apakah thermal overload tidak mendeteksi adanya gangguan putus 1 phasa.
    Trimakasih pak
    jawab: cari di web ini ada batas2 ukuran megger, alat termal hanya detect panas.

  55. sarwin says:

    pak saya mau bertanya”apakah ada rumus untuk menghitung beban motor pada saat tegangan suplai tidak seimbang?’ apakah ada pengaruhnya terhadap kenerja motor itu sendiri..?
    jawab: di buku teory tentu ada. pengaruh motor -> menimmbulkan mechanical vibration dan jika melewati ambang batas akan mengabatkan kerusakan bearing. secara electric dapat menimbulkan overload pada satu phase. detail dpt dibaca di buku teory asymitrical

  56. HADI GUNAWAN says:

    Ass.Wr.Wb
    mohon pencerahan, kita baru pasang motor DAHLANDER kondisi baru spesikasi Motor : HP: 30/15; volts 380vac; Amp : 41.2/28.5;HZ 50; Rpm 1482/740
    tegangan jala-jala 380 berarti motor dihubungkan bintang.
    diinstall sudah sesuai dengan baik.
    proses awal motor tes no-load tanpa dikopel dengan gear box
    masalah yang timbul setelah dibebani motor langsung terbakar
    apakah terbakar motor akibat dari kopelan motor didalam tidak baik sehingga motor bekerja dengan dua lilitan…..
    Jawab: maaf ya saya gak bisa lihat dan kurang info. mungkin dugaan P Hadi betul. ini bisa dilihat bekas yg terbakar. saat dibebani berapa penunjukan ampere. tentunya 3 phase ya. agar tidak kliru lagi : catatan saat penyambungan di lihat dan di bandingkan dgn manual motor, agar tahu apa penyebabnya.

  57. agus salim says:

    Salam kenal pak sumarmo…bagaimana memberi penjelasan pada awam yang kurang mengerti apa itu overload dan pastiny overload yang disebabkan oleh beban atau loadnya sendir
    Terimakasih atas bantuannya
    jawab: salah satu cara , over load itu artinya beban yg melebihi kekuatan motor, beban lebih itu apa, misal motor yg beban seharusnya menggerakan pompa 100m3/jam di ganti pompa yg 150m3/jam. atau
    motor yg pompanya macet karena rusak. jadi jika orang hanya mampu memikul beban 50 kg, tapi di suruh pikul beban 75 kg kira2 bagamana ?

  58. Ilham ilamuj says:

    Permisi pak, saya maw bertanya kawat email yang di gunakan pada motoran 3phase berapa banyak,?
    soalnya di perusahaan saya bekerja sudah d rombak semua menjadi 4 macam ukuran,ada tidak efek samping pada m0toran? It dulu pak yang saya ingin penjelasannya,
    jawab: ukuran kawat itu berpengaruh pada batasan arus listrik, tahanan (R) kawat, jadi tentu ada pengaruh. perlu ada hitungan2.

  59. Hendra says:

    Salam kenal Pak Soemarno, dipabrik kami sedang pasang blowerfan dengan power motor 220kw, 2 pole (3000rpm ), Amper 390 A, dan mengunakan inverter 250kw, setelah dipasang dan berjalan dengan 50HZ (3000RPM), amperenya bisa mencapai 480A, mengapa bisa terjadi demikian? apakah ini aman untuk dijalankan? mohon solusi dan arahannya pak soemarno, terima kasih
    jawab; dilihat dari besar arus, maka tidak aman utk motornya. sebetulnya inverter itu dimaksudkan utk menghemat arus, jika putaran kecil perlu arus kecil. apakah mungkin motor yg dibeli itu terlalu kecil dibanding kapasitas blower?. inverter tidak utk/bisa menaikan kapasitas motor atau tdk utk menaikan arus..

  60. ilham ilamuj says:

    thank you sir,
    it’s good ;-) :-)

  61. lukman says:

    assalamualaikum pak soemarno..salam kenal
    saya mau tanya bagaimana membaca temperature class pada motor, misalnya di nameplate motor class f berarti temperatur ratingnya 155 derajat (ambient 40 derajat + temperatur yg di ijinkan (rises) 105 derajat + hotspot 10 derajat.Apabila kita ukur temp. motor aktual 70 derajat, apakah itu sudah termasuk ambient atw blum? minta penjelasannya pak..:)
    jawab: ambient temp itu maksudnya temp ruangan. 70 derajat, artinya risenya ya 30 derajat.
    pls tuliskan, jika ada yg mau ikut jelaskan yg lebih jelas

  62. arman says:

    assalamualaikum pak sumarno, salam kenal
    saya mau tanya pak, kami punya motor 90 kw,1500rpm, 164,2. dari hasil pm yang dilakukan terdapat perbedaan pada temperatur pada bearing depan motor yang biasanya berkisar 40 sampai 50. tapi pada pm akhir ini terdapat temperatur 70 derajat dengan beban yang sama sebelumnya (37 A). tetapi pada bearing belakang motor normal seperti biasanya. mohon penjelasannya pak?
    jawab: salah satu sebab mungkin misalignment, kondisi kopling, pelumasan, atau kondisi bearing.

  63. Fathur says:

    Salam hormat Pak Sumarno,
    Pak kenapa motor bisa terbakar sebelum overload trip. Terima kasih.
    Wassalam
    Jawab: mungkin batas/seting trip ampere terlalu tinggi.

  64. Andy says:

    Selamat pagi pak soemarno,
    kami merakit genset dengan dinamo 5kw dan mesin putar 10.5hp. Setelah ranning 2jam dinamonya sangat panas,
    Apa penyebabnya tolong pencerahannya trimakasih.
    jawab: maaf kurang jelas mengartikan pertanyaan tsb. tapi jika panas itu artinya arus yg mengalir terlalu besar dibanding batas arus kawat. apakah genset ini sudah dibebani? berapa bebannya?

  65. deny says:

    Terimakasih pak ilmunya,
    sangat bermanfaat sekali, pas dengan saya yang bekerja sebagai maintenance engineer.
    JAWAb: ya mari blajar terus.

  66. akim says:

    permisi pak, mau tanya ni kalau ada 2 motor listrik 3 phase digunakan sebagai agitator. voltase aman, tp kok yang satu sering overload, yang satunya tidak. biasanya sering disebabkan oleh apa kah pak?
    trims
    jawab: overload , salah satu sebab: beban.apakah beban beda? misal lebih kental.

  67. akim says:

    pagi pak marno, masalah kekentalan sama pak
    tapi setelah kita buka rupanya baling” tidak center.
    apa center tidaknya jg berpengaruh kah pak?
    trims

  68. Imam Hanafi says:

    Assalam
    pak mau tanya, untuk mengetahui tegangan tiap phase nya itu bagaimana ya cara nya? seperti yg tertulis diatas phase: X = 380V Y= 400V Z= 390 V,, nah untuk tau nilai2 trsbt gmn ya Pak? dan untuk mngetahui suatu motor itu adalah 3 phase atau 1 phase bagaimana juga ya cara nya? terimakasih
    jawab: phase to phase ukur antr ujung kawat phase, teg phase to netral ukur ujung setiap kawat ke netral,

  69. abit says:

    met malem pak
    kemarn habis beli pompa air lgsg dipakai 7jm normal, 3hri dnyalakan lgi skitar 1jm motor terbakar box panas. kata tukang kapasitor kebesaran 100 lawan100uf padahal itu bawaan asli.mhon solusinya. sebelumnya dinamo 1hp 750watt kapasitornya yg cocok berapa mikro trimz
    jawab: maaf ya sebaiknya ditanyakan kepada penjualnya, tentu ada tehnisinya.

  70. angga says:

    Selamat malam pak.artikelnya sangat memarik.saya mau ada motor 220 kw vibrasi hanya di rpm 1000 saja.analisa sprktrum ada 1 lonjakan.kalau bending atau unbalance rotor mengapa hanya di rpm 1000 saja.dibawah dan diatas 1000 normal.motor kondisi uncouple.
    jawab; maaf ya tidak bisa jawab secara pas, karena tidak bisa melihat sndiri. tapi itu saat 1000rpm telah terjadi “critical speed” dimana terjadi frequensi resonanti dari body motor. semua equipment ada critical speed, tapi tidak semua besar vibrasinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>