Pelumas rusak

Posted on June 17, 2008
Filed Under Bearing |

Lubrikan adalah bahan dan bagian paling pokok dari proses kerja bearing, lapisan tipis lubrikan (oil film) harus selalu ada diantara ball , cage, inner race dan outer race, yang berfungsi menghilangkan gesekan dan pendinginan. Kerusakan lubrikan berakibat hilangnya atau rusaknya oil film berakibat kerusakan bearing.

Sebab Kerusakan  lubrikan :
· Kontaminasi dengan kotoran/debu/partikel
· Kontaminasi dengan air, kondesasi udara, cairan2 lain.
· Tercampur dengan lubrikan lain yang tidak kompatibel
· Panas berlebih (overheating) saat  dioperasikan, kemudian temperature lubrikan berlebihan, sehingga sifat lubrikasinya hilang, achirnya panas naik terus.
Gambar ……B. Indikasi kerusakan , ball dan race nya berwarna biru atau coklat hampir sama dengan kerusakan akibat overheating.
Gambar ……A  indikasi kerusakan akibat kontaminasi.

ContaminatinLub rusak

Beberapa cara untuk mencegah kerusakan lubrikasi al :
Jika menjimpan pelumas, jangan biarkan drum penyimpan pelumas terbuka, meskipun dalam ruang tertutup. Jika drum dilapangan terbuka, jangan letakan drum menghadap keatas, atau harus ditutup dengan penutup yan tahan sobek.
Pada mesin, harus selalu dipastikan “breather” masih berfungsi dengan baik. untuk mencegah masuknya kelembaban dan kontaminan lain.
Harus selalu di adakan pemeriksaan/test kondisi lubrican (untuk reservoir dgn isi besar). utk reservoir kecil perlu diganti secara regular.
Jangan menambah/mencapur lubrican yang berbeda merk.
Pilihlah viscositas yang sesuai pada pemakaian tertentu. 

 

 

 

 

Comments

4 Responses to “Pelumas rusak”

  1. arifin on June 5th, 2009 8:14 am

    Selamat sore pak, met kenal. saya tertarik dengan forum bapak. saya punya exh fan dengan dua housing bearing dengan diameter impeler +/- 100cm, temperature saat operasi rata2 75 s/d 80*C. 1. Temp tersebut normal tidak? 2. Dalam satu housing bearing saya menambahkan grease (gemok) yang berbeda brand, apa itu bisa menyebabkan panas pada housing bearing? terimakasih.

  2. soemarno on June 9th, 2009 2:27 am

    P Arifin.1)temperatur tsb masih dalam kategori normal, tapi kalau bisa diturunkan sedikit, mungkin kebanyakan grease.2)tidak direkomendasikan beda brand masuk jadi satu. sebab,kemungkinan thickener grease beda brand beda materialnya, sehingga mungkin ada efek reaksi merusak,mis malah jadi keras

  3. yahya on July 29th, 2009 9:19 am

    pak saya mo nanya feeler gauge pada bearigs diapplikasikan dimana? thanks

  4. soemarno on July 30th, 2009 12:10 am

    Yahya. feeler gage utk mengukur clearence/suaian. tapi ini kurang baik karena bisa membuat luka bearing. masdih ada metode2 lain yang lebih baik.

Leave a Reply




  • Soemarno Adibroto
    Lahir di Blora 20 September 1947

    Dulu pada th 1972 ketika saya mulai bekerja pada umur muda 24 th di bagian maintenance sebagai supervisor, sulit bagi saya untuk melakukan pekerjaan dengan baik. karena sangat langka bahkan tidak ada buku atau referensi. Sehingga kadang kita tidak tahu berbuat apa yang seharusnya. Maka mulailah mencari sendiri2 pengalaman2 baru berdasar logika dan naluri untuk memperbaiki kebiasaan2 lama. Sejalan dengan waktu maka berkembanglah system atau, Tatacara Maintenance (Maintenance Mangement). Mengingat kesulitan saat itu menjadi pemula bekerja sebagai orang maintenance, maka saya ingin menuliskan apa yang bisa saya tulis terutama untuk para pemula, bagi yang ingin menulis juga sangat di harapkan bergabung, bagi yang ingin diskusi/tanya-jawab yang monggo.
    Semoga bermanfaat.