Pemasangan terbalik

Posted on June 17, 2008
Filed Under Bearing |

Memasang bearing “angular contact” harus lebih ber-hati2, jangan sampai terbalik. Karena jika terbalik kerusakan fatal segra akan terjadi. 
Bearing jenis ini difungsikan untuk menahan beban kombinasi dari beban axial/thrust dan beban radial dan hanya searah. jika ingin memfungsikan dua arah, maka perlu memasang dua bearing dengan posisi face to face atau back to back. Bagaimana jika terpasang terbalik seperti gambar di bawah ini?

Jika dipasang terbalik maka bearing menahan beban terbalik juga, sehingga area eliptikal kontak antara ball dengan outer & inner race menjadi tidak cukup,

Pemusatan beban pada area yang kecil ,Akibatnya :

  • menimbulkan stress kemudian
  • menaikan temperature, diikuti dengan
  • vibrasi tinggi seterusnya cepat
  • terjadi kerusakan premature/dini.

Perbaikan
Bongkar dan periksa, pasanglah dengan posisi dan cara yang benar.
Tingkatkan knowledge dan ketrampilan pelaksana, buatlah presedur kerja agar tidak terulang kesalahan yang sama.

 Reverse loading

 lihat gambar, jika arah beban terbalik, bola bearing dan racing menderita beban titik dan mengalami rusak.

 

 

 

 

 

 

 

 

Comments

5 Responses to “Pemasangan terbalik”

  1. Arie wahyu on July 8th, 2009 2:02 pm

    Selamat Malam pak, Pak nama saya arie,mau bertanya pak adakah pendekatan/rumus yang dapat dijadikan acuan untuk mendeteksi kondisi bearing ? kalo ada alat ukurnya mohon informasinya. Terima kasih.

  2. soemarno on July 8th, 2009 11:44 pm

    Arie. utk mdeteksi kondisi brg.dgn alat pengukur vibrasi. alat ini dirancang dari yg sederhana, menyajikan data utk dianalisa s/d menyajikan diagnose/data mateng. banyak merk pembuat alat ini. tetapi ada ilmu dasar yng harus kita pelajari.

  3. Arie wahyu on July 10th, 2009 2:44 pm

    Malem Pak Marno, terima kasih atas jawabannya. Alat seperti SPM dr Leonova bagus ya pak, alatnya sudah komplit dan bisa menyajikan data langsung mateng. Atau bpk punya refrensi alat lain? Nuwun.

  4. soemarno on July 13th, 2009 6:33 am

    M Arie. banyak merk, maaf saya tidak bisa sebut. nanti saya di komplain, karena seperti iklan. cari di internet, banyak sekali.

  5. rony on August 16th, 2010 9:48 am

    Pak Soemarno, salam kenal pak. Mau nanya soal bearing, seharusnya untuk pemasangannya sendiri untuk angular ball bearing bagaimana pak? apakah beda2 tiap quipment ataukah mengikuti aturan tertentu (back to back atau searah)? terima kasih sebelumnya.
    jawab: jika ada manual ikuti manual. angular utk menahan beban axial. searah jika axial/gerak searah. backtoback beban axial dua arah

Leave a Reply




  • Soemarno Adibroto
    Lahir di Blora 20 September 1947

    Dulu pada th 1972 ketika saya mulai bekerja pada umur muda 24 th di bagian maintenance sebagai supervisor, sulit bagi saya untuk melakukan pekerjaan dengan baik. karena sangat langka bahkan tidak ada buku atau referensi. Sehingga kadang kita tidak tahu berbuat apa yang seharusnya. Maka mulailah mencari sendiri2 pengalaman2 baru berdasar logika dan naluri untuk memperbaiki kebiasaan2 lama. Sejalan dengan waktu maka berkembanglah system atau, Tatacara Maintenance (Maintenance Mangement). Mengingat kesulitan saat itu menjadi pemula bekerja sebagai orang maintenance, maka saya ingin menuliskan apa yang bisa saya tulis terutama untuk para pemula, bagi yang ingin menulis juga sangat di harapkan bergabung, bagi yang ingin diskusi/tanya-jawab yang monggo.
    Semoga bermanfaat.