Frame dan Type Pemasangan

Frame Motor dibuat oleh pabrikan dengan berbagai macam. kita tinggal memilih mana yang sesuai dengan kebutuhan. Namun kita perlu pengetahuan untuk dapat memilih dengan benar. Artikel ini disarikan dari beberapa artikel berbahasa Inggris dengan tujuan untuk memudahkan bagi pemula dalam memahami hal tsb.

Type Rigid base
Di
bautkan di mainframe sehingga kondisinya rigid terpasang pada mesin yang digerakan.Gambar dibawah ini motor C face Rigid base.

                          C
Resilient base
Dipasang isolasi atau ring antara base motor dengan baseplete untuk meng-absorb vibrasi dan noise. Konductor dipasang pada ring untuk mnyempurnakan grounding.

NEMA C face mount.
Dibuat / dilengakpi face sehingga memungkinkan dipasang langsung ( direct coupled)  dengan pompa atau mesin lain. Umumnya pompa atau mesin menempel ke motor, atau sebaliknya. Baut dipasang langsung pada lubang ulir baut di face motor.

                               C face
NEMA D flange mount
Mirip C face tetapi face berupa flange dan baut dipasang ke lubang ulir nya peralatan/mesin. Umunya motor menempel ke pompa/ peralatan. Atau ditambah adaptor.
                                 FLANGE
NEMA M atau N face mount
Dibuat dengan flange kusus agar dapat dipasang langsung pada pompa fuel atomizing oil burner. Saat ini banyak dipakai di beberapa macam pemakaian.
                                M OR N
Derajat proteksi /Enclosure
NEMA
membuat motor disesuaikan dengan pemakain, dipakai di ruang terbuka, ruang tertutup atau untuk daerah gas. 
Rancang bangun Motor  di sesuaikan  dengan pemakaian agar aman dipakai dan tidak terlalu mahal pembuatannya. Maka dibuatlah berbagai macam motor dengan ” Type proteksi”  berbeda-beda. Rancangan ini dibuat berdasarkan beberapa standard misal :
NEMA, IEC, NEC, JIS dll.

Motor listrik selama operasi timbulah panas akibat dari Arus listrik yang melewati kumparan. Panas yang timbul sebesar : perkalian dari tahanan dan kwadrat arus , maka diperlukan pendinginan.
Gambar dibawah ini adalah jenis system pendingan tertutup, yaitu udara luar ditarik dengan fan untuk mendinginkan bagian luar kerangka yang dirancang bersirip.
                                   ENCLOSE

Dengan mempertimbangkan segi ekonomis, kondisi ruang/lingkungan, maka dibuat berbagai macam kerangka dengan system pendinginan tertentu.
 
 Drip-proof ( DP )
Motor dengan rancangan sbb: Bila ujung frame tidak di proteksi untuk mencegah tetesan cairan jatuh kedalam motor pada posisi datar atau kemiringan sekurang-kurangnya 15 derajat. Type ini di rancang untuk pemakaian pada ruang tertutup atap, kering, bersih, cukup ventilasi. Umumnya di dalam ruang tertutup/indoor). Bila dipakai di outdoors, direcomendasi kan untuk dipasang tutup atau rumah, dengan syarat aliran udara ke motor tidak terhambat.

Motor ini harganya lebih murah, tetapi pemeliharaannya memerlukan aktivitas yang lebih rumit, terutama jika  environment/lingkungan, kondisinya ada banyak faktor :
· debu
· lembab
· gas
· tegangan.
Sehingga disarankan untuk diganti dengan type TEFC

                            ODP
Udara pendingin menyentuk winding. maka sebagai prasyaratnya udara harus, atau dipasang saringan udara dengan konsekwensi dibersihkan secara periodik. 

Totally enclosed air over (TEAO)
Motor dengan rancangan tertutup dengan tetap mendapat aliran udara, sehingga debu tidak bisa masuk ke dalam motor tetapi mendapat pendinginan aliran udara . Dipakai untuk fan atau blower dan dipasang di shaft motor tsb, motor harus  mendapat aliran udara dari fan tsb.

Totally enclosed non-ventilated (TENV)
Motor dengan rancangan tertutup tanpa fan pendingin, tidak dipasang fan pendingin. Pemakaianya bisanya untuk penggerak yang tidak kontinyu jalan, dan bisa di ruang yang agak kotor tetapi tidak terlalu lembab atau berbahaya/ekplosive

Totally Enclosed Fan Cooled (TEFC)
Hampir sama diatas yaitu Motor dengan rancangan tertutup dengan fan pendingin. Fan dipasang diluar frame tepatnya diujung shaft  untuk menarik/mengalirkan udara ke frame bagian luar sebagai pendingin.
Motor jenis ini yang paling banyak dipakai diperbagai industri, dan dipasang pada berbagai macam kondisi lingkungan : tempat terbuka, tertutup, kotor, lembab, panas. Udara pendingin tidak menyentuk winding, tetapi menyentuk casing luar motor saja, jadi winding tetap bersih. Pemeliharaan lebih mudah, dan murah. Sedang harga lebih mahal dari type ODP 

                                TEFC

Totally Enclosed, hostile and severe environment motors
Motor sama dengan TEFC tetapi dengan rancangan kusus terutama untuk daerah environment sangat lembab atau kimia tetapi tidak untuk daerah bahaya. 

Totally Enclosed Blower Cooled motors
Sama dengan TEFC tetapi fan pendinginnya terpisah digerakan dengan motor tersendiri dengan power supply tersendiri ( Cooling per MG 1.6 (IC 46).)

Explosion-Proof motors ( EP )
Motor sama dengan TEFC tetapi dengan rancangan kusus terutama untuk daerah explosive, gas dan sejenisnya.

                    EXPLOSION PROOF

Tipe yang banyak dipakai ialah : DP. TEFC, EP.
Dibawah ini ada beberapa tipe lainnya  :
DPFG : DP – fully guarded
DPFG-BV: DP – fully guarded-blower ventilated
DPFG-SV : DFFG -  separately vent
EPFC : Explosion proof,fan cooled
EPNV : EP -  non ventilated
SDFC : Severe duty,fan cooled
SDNV : SD – non ventilated
TEAAC : Totally enclosed air-to-air cooled
TEAO : TE – air over
TENV : TE – non ventilated

Pembagian CLASS Motor
CLASS I
(Gases, Vapors)
Group A Acetylene
Group B Butadiene, ethylene oxide, hydrogen, propylene oxide
Group C Amonia , Acetaldehyde, cyclopropane, diethel ether, ethylene, isoprene
Group D Acetone, acrylonitrite, ammonia, benzene, butane, ethylene dichloride, gasoline, hexane, methane, methanol, naphtha, propane, propylene, styrene, toluene, vinyl acetate, vinyl chloride, xylene.

CLASS II (Combustible Dusts)
Group E Aluminum, magnesium and other metal dusts with similar characteristics.
Group F Carbon black, coke or coal dust
Group G Flour, starch or grain dust

Ambient temperatur tidak boleh lebidari 40 C atau 250 F atau sesuai yang tertulis di Nmae palte

Klas Isolasi
Berdasarkan temperature kerja atau panas maximum yang dapat dicapai , isolasi dikategorikan sbb :
Class A  ( 105 C ) dibuat dari bahan cotton silk, kertas
Class B  ( 130 C ) dibuat dari bahan mica, fiberglass, asbestos.
Class F  ( 155C )  dibuat dari bahan
Class H  ( 180 C ) dibuat dari bahan mica, fiberglass dengan silicon binder
(sumber NEMA standard MG-165 Desember 1980)

 

 

 

3 Responses to Frame dan Type Pemasangan

  1. Erwin says:

    Hi Pak Soemarno,
    Terima kasih atas artikelnya, sangat menarik!
    sekarang ini saya sedang mengadakan studi mengenai motor listrik. apakah saya boleh meminta contact number/e-mail bapak untuk bertanya lebih lanjut?
    Terima kasih sebelumnya.

  2. Ongko Mulyo says:

    Hallo bapak Soemarno, senang bisa mengenal bapak..saya ingin bertanya masalah installasi blower, sudah beberapa kali saya merancang blower untuk transportasi benda padat dan saya selalu menemui masalah angin balik, bisa tolong jelaskan mengenai fenomena ini pak?dan bagaimana menghindarinya?terima kasih

  3. bagja says:

    asslm pak saya mau bertanya klo untuk tipe pendingin/fan dari motor induksi 3 fasa itu apa aj ?? untuk tugas kuliah
    Jawab: umumnya type axial fan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>