Performance Motor Listrik

Kalau kita menyebut Masalah Energy selalu berhubungan dengan al: sumber/asal, panas,, bahan bakar, uang, dampaknya.
Tenaga listrik berasal dari (salah satunya) bahan bakar fosil (minyak & batubara).

Dampaknya: 
1) bahan bakar tsb. tidak ter-baru-kan dan akan segra habis.
3) meningkatnya pembuangan gas asap/emisi ke udara.
2) efek pembakaran di boiler menambah panas di bumi berpengaruh pada masalah “global warming”

Apa yang dapat kita sumbangkan dalam mengurangi “gerahnya bumi”? Jawabannya  al; Penghematan pemakaian listrik, mengurangi timbulnya panas, menghemat segala bidang.
Dalam Upaya menghemat energy termasuk listrik, sebetulnya sangat banyak yang dapat dilakukan, dari tindakan yang sederhana s/d yang sedikit rumit.
Misal :
1. Mematikan alat listrik setelah tidak diperlukan: lampu, pemanas, seterika, AC, fan dll.
2. Mengganti lampu dengan lampu hemat energy, peralatan listrik efisiensi tinggi.
3. Menggunakan air dengan se-hemat2nya, karena air itu juga di proses & transport dengan menggunakan energy , motor listrik atau motor bakar.
4. Memilih dan mengoperasikan motor listrik dengan se-tepat2nya

Dalam memilih/mengoperasikan Motor Listrik harus memperhatikan al:
· Voltage
· Capacity
· Frequency

Dalam tulisan ini kita akan lihat dari Gambar grafik yang kami ambil dari artikel :
“Industries of the future workshop series dari (USA)”
                    
        
        Motor performanc  

Grafik ini memberi gambaran tentang pengaruh tegangan atau “voltage” berakibat perubahan performance (unjuk kerja) motor jika tidak sesuai dengan spesifikasi voltage motor.

Apa dan berapa perubahan pengaruh Voltage yang di supply  kepada motor?
Dari grafik dapat di simpulkan sbb :
Jika voltage sumber listrik 5% lebih rendah dari spesifikasi motor, performance motor diperkirakan berubah sbb:
1. Torsi berkurang 10%
2. Efisiensi full load berkurang 1,5%
3. Power faktor bertambah 2,5%
4. Arus beban penuh bertambah 3,5 %

Bagaimana jika voltage yang ada lebih tinggi 5%
1. Torsi bertambah 10%
2. Efisiensi full load berkurang ½ %
3. Power faktor berkurang 4%
4. Arus beban penuh berkurang 1%

Yang sering menjadi masalah di Indonesia ialah :
1. Sumber listrik sering tegangan tidak tetap atau bisa naik atau turun.
2. Adanya voltage droop di jaringan juga harus diperhitungkan
3. Adanya perbedaan spesifikasi voltage motor listrik yang ada dipasaran tidak sama dengan  Standard voltage jaringan listrik yang disediakan PLN.
Motor yang ada di pasaran Indonesia banyak  dan berbeda-beda asal negara pembuat (Eropa, Amerika, Jepang, Jerman, Brasilia, China) maupun ber-macam2 standard : NEMA, IEC, JIS dll

Standard voltage motor Listrik dengan standard NEMA :
Motor Single phase        :  115, 230, 277, 460, 115/230, 230/460 V, 60 HZ
Motor 3 phase s/d 125 Hp     :  208, 230, 460, 575, 2300, 4000, 230/460, 208, 230/460 V, 60 Hz
Motor 3 phase diatas 125 Hp:  460, 575, 2300, 4000V, 60 Hz

Misal Standard voltage supply PLN: 220, 380, 440 V dng frequensi 50 HZ

Contoh:
Kita membeli motor 100HP, 3 phase, 60 Hz, 460V, std NEMA
Akan di pasang di jaringan PLN tegangan 440V, 50 Hz apa yang terjadi.
Tegangan yang tersedia lebih rendah : (460-440)/460 x 100% = 4,35%

· Torsi berkurang 8,5%
· Efisiensi full load berkurang 1%
· Power faktor bertambah 2%
· Arus beban penuh bertambah 3 %

Disini terlihat arus bertambah besar 3%,  Arus ini menimbulkan panasan dalam winding yang secara pendekatan akan bertambah kwadrat dari 3% yaitu 9%.
Dampak yang timbul yalah:
· Menambah sumber pemanasan ke bumi.
· Kerugian energy listrik 3% yang berarti uang ,
· Memperpendek umur motor.

Akibat yang timbul mungkin lebih buruk  jika supply turun dibawah 440 V, arus beban penuh naik lebih tinggi dari 3%.

(pengaruh  frequensi dapat dilihat di tulisan lain)

 

 

18 Responses to Performance Motor Listrik

  1. syaipul anuar says:

    pak, boleh tanya? motor yang habis direwinding untuk mengetahui performancenya bagaimana caranya? kalo ada apa nama alatnya dan kalo boleh tau spesifikasi alatnya dan parameter apa saja yang harus diperhatikan.

  2. ibnoe says:

    dear pak soemarno,
    langsung saja mau tanyakan masalah tentang performa motor,saya punya motor toshiba 300 kw,6000 volt,44 amp,bebarap bulan ini pada proteksi saya menunjukan pesan ” overload warning,time to trip 65535,karena melebihi settingan imeadiate Overlod 1.101×44=44.444Amp,terlepas dari masalah diatas saya mau tanyakan:
    1.kapan dan bagaimana indikasi secara visual jika motor tersebut mengalami degradasi performanya yang gak 100% lagi.
    2. Pengukuran apa yang bisa kita lakukan di Workshop kami kalau motor tsb sudah<100%
    3. parameter/test apa yang menunjukan dia sudah di bawah 100 % apa perlu dilakukan test Dynamometer
    sekian pak soemarno jawaban bapak saya tunggu dan sebelumnya saya banyak mengucapkan terimaksih karena dalam forum ini sangat2 membantu pengetahuan kami. sepurane sing akeh pak marno nge’

  3. soemarno says:

    Sdr Ibnu. bberapa artikel di web ini bisa dipakai acuan (Test& rekomendasi dll)sbg chek prfrmance motor listrik. atau baca di manual, disitu pasti ada panduan2 maintenance dan test performance.

  4. Sudarto says:

    Dear Pak Soemarno .Saya mau tanya pak, di sini saya punya power dari generator 60HZ dan peralatan yang saya pergunakan banyak yang menggunakan 50 HZ , Adapun pertanyaan saya : Apakah ada alat tambahan yang di jual di pasaran umum / khusus untuk merubah frequency 60HZ ke 50HZ . Sekian dan terima kasih Wasalam Sudarto
    Jawab:
    lebih baik frequensi generator yg diubah menjadi 50Hz. -> putaran generator tentunya dpt diubah.

  5. sutrisno says:

    dear pak soemarna. saya mau tanyak motor 4p-100hp terbakar antar phase atau short. yamg mau saya tanyakan kerusakannya, setelah di cek ada baut yang kendor tp di bawah pemasangan koneksion motor, itu kesalahan dari pabrik atau teknik. terima kasih.
    Jawab:
    maaf kurang jelas yg dimaksud, karena saya tdk melihat sendiri. tpi mungkin kalau baut phase conection dan motor baru, bisa saja dari pabrik. kerusakan di foto dan bisa compalin ke pabrinya.

  6. sagansite says:

    Dear Pak Soemarno .MAaf sebelumnya. Mohon diberikan masukan, apakah motor 3 phase jauh lebih efisien dibandingkan motor 1 phase. Sy pernah diberitahu, setelah diukur dengan tang ampere, antara 2 motor yg sama2 1 PK , untuk motor 1 phase menunjukkan 3 A, sedangkan motor 3 phase menunjukkan 1 A.
    Jawab:
    pd umumnya motor s/d 1PK masih dibuat 1phase dan 1pk keatas dibuat 3phase. mungkin bisa di buktikan dgn rumus : utk mtr 1phase->W=IxVxpf dan 3phase IxVx akar3.x pf.

  7. Dedy says:

    Dear Pak Sumarno,,
    tks sebelumnya atas ilmu2 yang bapak sharing di blog bapak. sebenarnya saya sering membaca blog bapak, namun baru kali ini saya mengajukan pertanyaan,, tolong di bantu ya pak..
    saat ini d plant kami baru saja menginstall mesin yg kami beli dari taiwan, nah setelah mesin terpasang di nameplate motor tsb tertulis 150HP,3Ph,460V,60hz, 1770 rpm,4P setelah kami pelajari motor tsb adalah NEMA standard, sementara di indonesia tegangan dan frequensi yg ada 380V, 50Hz,, padahal hal ini sdh kami tanyakan ke mereka (taiwan) bhw motor tsb adalah NEMA standard, tp mereka tetap menjawab bahwa motor tsb dpt dioperasikan dgn rate voltage yg ada di indonesia (tanpa ada kerusakan pada motor), yang ingin saya tanyakan adalah:
    1. Bagaimana cara membedakan motor dengan standar NEMA dan IEC?? (kalau kami lihat dr dimensi sj sudah beda)
    2. Pengujian apakah yg harus dilakukan untuk megetahui itu adalah motor dgn standar NEMA
    3. peralatan apa saja yg harus kami gunakan jika terpaksa motor tsb kami gunakan, agar di kemudian hari tidak terdapat masalah,,
    demikian pertanyaaan saya,, (banyak banget ya pak nulisnya?? heheh thx anyway

  8. soemarno says:

    Mas Dedy.
    Masalah ini yg tidak disadari oleh penjual dan pembeli diIndonesia. jaringan PLN standar Jis/ IEC. memang semua penjual mengatakan ini bisa dan tidak apa2. utk mengetahui apa kerugian bisa dibaca hal kerugian beda voltage&frekwensi. utk melihat beda: ukuran frame/dimensi phisik, tulisan name plate(Hz,V dan RPM)dan utk praktis ya setelah running diukur actual arusnya berapa, masih dalam batas aman atau tidak (bandingkan arus tertulis di nameplate) .semoga jelas.

  9. Dedy says:

    Trims sebelumnya atas jawabannya,,
    berarti klo saya liat dr grafik yang ada diatas, motor 460V dioperasikan pd tegangan 380V, maka:
    1. Torsi berkurang 25%
    2. Efisiensi full load berkurang 5%
    3. power faktor bertambah 6%
    4. Arus beban penuh bertambah 20%
    utk pengaruh freq pastinya rpm akan turun dari 1800 ke 1500.
    Yg saya ingin tanyakan, berdasarkan pengalaman bpk,
    1. apakah bisa terjadi pada motor dengan perubahan2 tsb diatas jika motor tsb tetap di operasikan dengan standar volt&freq yg ada (tanpa menggunakan inverter dan trafo step up utk mensetting freq dan teg. nya?
    2. sejauh apa perubahan torsi pada motor mempengaruhi kinerja mesin?mohon di sharing lg ilmunya,, hehehe ..tks ya pak

  10. soemarno says:

    PDedy
    summary diatas betul&pasti terjadi.coba lihat rumus Torque, apa hubungannya/perbandingan dgn arus I. jika I meningkat 20%.apakah I akan melebihi Ifull load motor,juga tergantung berapa % motor dibebani.
    kesimpulan:
    1.ukuractual arus.jika tak melebihi I.fullload. (artinya motor tidak terbebani full=motor aman)jika sebaliknya->umur motor pendek.
    2.casediatas=pemborosanlistrik,bisajadimotor pendek.

  11. usman lakkase says:

    Salam Pak Soemarno
    saya mau tanya, bagaimana perhitungan torque nut motor, yang mana nutnya dari kuningan yang memakai terminal keramik, kalau penentuan nilai torquenya salah bisa mengakibatkan terminal keramiknya pecah. nutnya memakai spanner17mm.
    Mohon Solusinya. Terima Kasih.

  12. herry says:

    Dear Pak soemarno; housing bearing motor gearbox Mudah sekali aus sehingga bearing mudah rusak, mohon bantuan bgmn meminimalisasi agar housing bearing tidak mudah aus
    jawab:
    tlg jelaskanyg aus, outer race nya bearing atau housing. jk outer mungkin kurang pelumasan atau kalau housing mungkin karena tidak fit/longgar(jadi hrs diperbaiki dulu)

  13. Dadan says:

    Permisi… Stelh sy bj2 difrom ne jd pengen nanya apa ngebedain tgangan antr R S T gmn ych sekalian arti singktnnya? Mhon dibgiin ne ilmuna hehehe…

  14. Aboeicha says:

    Yth. Bpk. Sumarno
    Melihat thread diatas saya jadi teringat permasalahan yang sekarang saya hadapi. Adapun permasalahannya sebagai berikut; Perusahaan tempat saya bekerja membeli motor 3 phase 45KW 440V 60Hz star-delta, tapi entah kenapa supplier malah memberi motor 3 phase 45KW 380V 50Hz star-delta dan itu sudah deal. Yang jadi pertanyaan apakah yang akan terjadi jika motor 380V 50Hz dipasang di tegangan 440V 60Hz (kasus kebalikan dari topik diatas). Mohon pencerahannya.
    Jawab: pengaruh dpt dibaca ditulisan diatas. yg penting ukur dulu berapa sebenarnya spec listrik yg tersedia, dan kemudian bisa dihitung.

  15. darwin says:

    Yth Bpk. Soemarno
    begini pak, apa yang paling mempengaruhi pada system transformator. Yang digunakan pada 50Hz dengan 60Hz. Mengingat tidak ada pengaruh yg lebih jelas, seperti yang terdapat pada Motor dan peralatan Elektronik. apakah kemungkinan terletak perbedaan pada diameter email winding atau di bagian mananya..? Minta tolong sharenyanya dong Pak Sumarno
    Jawab: yg langsung beda ya frequensi primer=skunder. yg lain2 tidak masalah.

  16. arya bhaskara says:

    Terimakasih, sangat membantu tugas akhir saya.
    Pak Sumarno, saya ingin tanya, bagaimana jika arus suplainya yang turun dari spek yang seharusnya? terimakasih
    Jawab: itu berarti bebannya lebihatauterlalu kecil dibanding kapasitas motor

  17. ilham says:

    yth bpk Soemarno :
    saya lagi nyusun tugas akhir menyangkut motor induksi 3 phasa type squirel cage yang ingin saya tanyakan bagaimana cara menghitung beban maksimal pada motor tersebut, kebetulan motor yg saya gunakan memiliki parameter daya 1,5 kW dengan kecepatan putaran 1410 rpm. mohon solusinya. terima kasih
    jawab: anda pakai kawat ukuran berapa, berapa menurut tabel arus yg bisa liwat. ini acuannya.

  18. isnanto s says:

    Pak Soemarno,
    Saya punya compressor dengan speks 220V 60Hz 1/3HP 1 phase,apa yg bisa mengetes compressor tsb?Yg mana saya sudah coba melakukan test di supply listrik kita yg 50Hz alhasil compressor langsung mati (start awal bisa sampai 19A) karena mungkin ada overload protector. Mohon pencerahannya. Terimakasih
    Jawab: I= 1/3 HP : 220 = 244W : 220V= 1,.. Amp. jadi arus normal 1,.. Amp dan Start kira2 5 — 8 A. maka ada baiknya di cek motor, apakah sdh rusak/terbakar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>