Test Motor Listrik & Rekomendasi

Rekomendasi Urutan test dari EATA
(di ambil dari Baker Instrument Company. The Measure of Quality)
Untuk mencapai Program Predictive Maintenance motor listrik tercapai secara effektive, Baker Instrument Co membuat rekomendasi mengenai urutan spesipik test motor. Secara umum, melakukan test dengan “urutan test secara progressive yang harus dilakukan”
Pengukuran atau test dapat mementukan diagnosa perbaikan atau repair.Rekomendasi urutan test sbb :
1. Resistance Test
2. Meg-ohm test
3. HiPot Test
4. Surge
1. Coil Resistance Test
Tahanan coil di test atau diukur terutama untuk mengetahui kesamaan / balance atau tidak diantarai ketiga phasenya, perbedaan pengukuran dengan pengukuran sebeumya sebelumnya dan perbedaan dengan yang tertera di name platenya. Jika ditemukam problem, maka motor harus diinspeksi untuk menemukan sebab problem tsb.
Problemnya mungkin :
· Hard Shorts / hubung pendek dengan core
· Hard Shorts / hubung pendek antar coil dalam phase atau
· Hard Shorts / hubung pendek antar coil antar phase
· Ukuran kawat/coil tidak sama/salah
· Connnection atau sambungan terminal kendor atau berkarat
Lebih jauh jika pengukuran dapat diterima maka HiPot atau Surge baru diperlukan
2. Megohm Test
Megohm test/tes tahanan dilakukan dengan voltage/tegangan berdasarkan tegangan kerja motor dan standard pabrikan atau pemakai sebagai panduan. Membandingkan hasil pengukuran dengan standard akan menggambarkan kondisi coil, Jika terukur tahanan atau resistansi rendah maka harus diadakan pemeriksaan lebih teliti, kemungkinan terjadi ground-wall pada insulasi.
Ground-wall al :
· Lapisan insolasi atau enamel kawat terbakar atau rusak
· Coil motor mungkin penuh kotoran, debu karbon, ada air/lembab atau kontaminan
· Koneksi pada coil2nya mungkin jelek.
· Insolasi yang digunakan untuk terminal connection ke juction-box mungkin salah ratingnya. Tidak perlu diadakan test lebih lanjut jika belum diketemukan mengapa megohm rendah dan di perbaiki
3. HIPOT Test
HiPOT test dilakukan menggunakan “test voltage” yang pada pokoknya lebih tinggi dari Megohm-test, tetapi , sekali lagi tergantung dari “voltase operasi motor”dan sesuai dengan standard tertentu atau panduan perusahaan pemakai.
Mencari hal yang diluar biasa : kebocoran arus tinggi, atau bocor tidak tetap/sesekali, atau loncat naik-turun. Rusak atau bocor arus tinggi merupakan indikasi kerusakan ground-wall insulasi.
Periksalah : liner-slot, wedges, konduktor antara junction box dan coils dll.
4. Surge Test
Surge test dilakukan untuk setiap phase, juga memilih test voltage berdasarkan voltage operasi motor dan standard dan panduan perusahaan pemakai..
Rekomendasi Test Voltage : HiPot dan Surge Test
Voltase Test untuk HiPot : motor, generator, transformator = dua kali voltase jaringan/operasi mesin tsb. ditambah 1000 volt.
Sesuai dengan NEMA MG-1, IEEE 95-1977 (untuk voltage lebih tinggi dari 5000 volts) dan IEEE 43-1974 ( test voltage kurang dari 5000 volts)Contoh :
Motor 460 VAC -> tets voltase = 2 x 460 V + 1000V = 1920 V
Motor 4160 VAC -> tets voltase = 2 x 4160V + 1000V = 9320 V
Untuk winding baru atau rewound motor , test motor kadang ditambah dengan safety-factor 1,2 – 1,7. Dimaksudkan untuk quality control yang lebih tinggi derajatnya untuk mendapatkan motor dengan kwalitas tinggi.
Contoh :
Motor460 VAC-> tets voltase = 2 x 460V +1000V x 1,2 = 2304 V atau
Motor 460 VAC -> tets voltase = 2 x 460V+1000V x 1,7 = 3464 V
Catatan : meski CRT sudah dikalibrasi tetapi sulit untuk mendapatkan besar voltase yang sama persis dengan permintaan test, jadi ambillah harga pembulatan yang terdekat.
(di ambil @ disarikan dari Baker Instrument Company. The Measure of Quality)
Prinsip Kerja :
Coil Resistance Testing
Coil Resistance Test atau Test Tahanan Coil prinsipnya sederhana mudah untuk dilakukan dan dapat langsung mengetahui kondisi konduktor dari winding. Tetst ini terdiri dari :
· menginjeksi arus listrik dengan besaran konstan ke winding
· mengukur voltage-droop dalam winding,
· kemudian menghitung resistansi menggunakan Hukum Ohm
Jika terjadi short didalam winding maka resistansi lebih rendah dari normal. Hasil penghitungan bisa dibandingkan dengan winding yang sama, atau catatan resistansi sebelumya atau data dari nameplate, sudah buruk atau masih baik.
Hasil pengukuran resistansi di pengaruhi oleh konduktivitas tembaga dan temperatur ruang. Maka agar hasil teliti harus ada koreksi karena temperature ruang.
Juga untuk mendapatkan akurasi hasil voltage-droop, injeksi arus listrik ke coil sekurang-kurangnya sebesar 10 Ampere.
Hight Voltage DC -Testing
Surge Testing(tulisan akan dfilanjutkan)

73 Responses to Test Motor Listrik & Rekomendasi

  1. doni_febrian says:

    saya mau tanya untuk motor Teco atau ABB berapa standard yang diizinkan untuk unbalance current, unbalance resistant, untuk low current dan juga untuk high current
    Jawab:
    motor normal apapun dpt diberlakukan sama spt dlm tulisan ini.

  2. soemarno says:

    jawaban bisa di baca di Optimalkan Motor listrik.unbalance voltage/current/resistant saling sebab-akibat. kondisi uanbalance harus sekecil mungkin.Standard (NEMA,EPRI) itu sbg pedoman memperkecil akibat. Jika perlu harus derating.
    motor merk apapun seharusnya diperlakukan sama. mungkin yang beda adalah kehandalan/reliable setiap motor, ini tergantung kwalitas pembuatan.

  3. indra says:

    arti overhaul opo tho pak? standardnya pake apa? sy bingung
    punya standard IEEE tentang test motor induksi bos? trimsssss

  4. soemarno says:

    Overhaul arti umum: (rekondisi = mengembalikan kondisi seperti baru) al;melakukan pembongkaran mesin/motor, memeriksa/ mengukur/ memperbaiki/ mengganti part2 (bagian2) mesin kemudian memasang bagian2, menyetel/seting, mengukur/ menguji/ mengetest. semua activitas sebelum oh dan setelah oh harus dicatat sebagai pertanggung-jawaban kwalitas.

  5. yulianto says:

    Apakah ada pengaruh kenaikan temperature motor terhadap konsumsi energi listrik yang dipakai motor? Atau mempengaruhi apasajakah kenaikan temperature pada motor ?
    Jawab: setiap kenaikan temperature 10 drajat dari yang diizinkan, umur motor akan berkurang separonya.

  6. baimwong says:

    apa penyebab terjadi nya voltage drop pada sistem jika motor di star saat pertama
    Jawab:
    Saat start, motor memerlukan arus tinggi = 5x lebih (dari arus full load). yaitu untuk gerak awal memutar (rotor+ bebannya) jadi saat itulah terjadilah voltage drop akibat rugi tegangan IxR.

  7. andika says:

    pak untuk cara2 test tolong untuk diberi diagram pengawatannya???testnya seperti apa?trus alat yang digunakan seperti apa???berarti untuk test motor listrik butuh supply tegangan besar pak???

  8. supri says:

    P’ ada rumus khusus tidak untuk mengukur resistance motor untuk dijadikan standar dengan variabel2 yang sudah ada dinane plate motor ( ex: rpm, frekuensi, voltge, arus ), supaya kita dapat membandingkan hasil test dan perhitungan standar untuk menyimpulkan bahwa motor kita masih normal atau tidak.Trims
    Jawab: dapat dibaca di tulisan “test isolasi”

  9. soemarno says:

    P Supri Silahkan dibaca tulisan test motor. maaf banyak yg belum terjawab atau tulisan belum selesai.

  10. baimwong says:

    Pak,,kenapa sih setiap motor memakai satuan horse power mengapa ngak ..KVA atau KW khan lebih enak ngitung transformer yang di pakai. Thank’s before. Baim

  11. soemarno says:

    PBaim.Saya tidak tahu sebab pasti.Itu merupakan kebiasaan atau kesepakatan yg achirnya harus diakui. kenyataan motor dibuat dgn standard NEMA itu memakaiHP(diAmerika)Eropadlldgn standard IEC menuliskan KW. sprt di Eropa&Kita pakai meter.kg dan Amerika pakai inch, sungguh merepotkan kita.

    • Fatchurrohman says:

      Pak Sumarno mau tanya, untuk standard PI tes motor pompa submersible berapa ya?apa standard pengukuran PI sama dengan motor2 yang lain minimal nilai PI 2. Atau ada standard nilai yang lain?mohon bantuannya…..

  12. meriadi says:

    berapa standar minimum tahanan isolasi motor DC 240 kw? mohon jawaban pak tks.
    Jawab:yng menentukan itu berapa voltage ?

  13. ismu says:

    bagaimana dengan tangen delta pak?
    serta standardnya yg digunakan untuk pengujian tangen delta motor dan prisinsip pengujian serta batasan DF/PF dalam persennya.
    kebetulan perusahaan kami adalah perusahaan jasa service untuk pengujian tangen delta motor. dan saat ini saya sering menguji tangen delta motor dengan Type DELTA 2000 merek MEGGER.

    terimakasih pak

  14. paulus andika says:

    Pak, bisa minta informasi company mana aja di indonesia yang bisa menyediakan service untuk preventive maintenance untuk motor dan trafo, seperti partial discharge test, mca – mcsa, dll??

  15. soemarno says:

    PPaulus. Ini sudah pengalaman@dapat kontrak di Sumatra dan works shop di Jakarta sngt besar/lengkap.silahkan komunikasi dulu: PT Mesindo Tekninesa. mesindo@indosat.net.id. http://www.mesindo-online.com. 021 4614459. 021 44853413 silahkan komunikasi dulu : salam

  16. syaipul anuar says:

    untuk mengetahui qualitas core lamination stator dan rotor, parameter apa yang harus diperhatikan dan apa nama alatnya, bisa dijelaskan spesifikasi alatnya. terimakasih.

  17. denny says:

    Siang Pak,
    saya mau tanya,saya punya motor 3phase dan mau merubah ke 1phase,dari buku katanya tinggal pasang capasitor di 2kabel..berapa farad kapasitornya? dan Wiring diagramnya?
    Ini name plate motor:3 fasa induction motor
    Hp : 5
    pole : 4
    rpm : 1425
    Amp :15.4/7.7
    Volt:190 /380
    Terima Kasih Sebelumnya Pak

  18. Ilman Jauhari says:

    Pak Soemarno …Apakah bpk punya standard harga untuk pekerjaan rekondisi motor, knr saya kesulitan dalam membuat OE untuk rekondisi motor ??
    Jawab:
    sebetulnya stndar harga itu relative, mudahnya sbb: kirim permintaan penawaran ke beberapa workshop. kita kirim daftar misal dari 1hp atau kw s/d 200 hp , susuh isi harga. dan bandingkan satu dgn yang lain, lihat workshopnya dan tentukan yg terbaik harga dan workshopnya.

  19. Ilman Jauhari says:

    tks pak atas sarannya …satu lagi pak, saya punya motor induksi Yaskawa 130 KW, beberapa waktu lalu terbakar, rencananya akan di pebaiki ke pihak luar, kira2 ruang lingkup pekerjaan repair motor ini seperti apa pak ?? dan parts apa saja yg perlu diganti, mumpung lagi dibuka ??

  20. soemarno says:

    P.Ilham. yg cerdik adalh hubungi bbrapa workshopyg bagus sebut(masalah&kapasitas motor).suruh mbuat pnawaran harga lengkap dgn scope yg lengkap. pelajari&bandingkan &pilihlah yg terbaik.

  21. Mirza Aminudin says:

    salam,
    pak, saya mengunakan baker st212e untuk hi-pot, tapi sangat susah untuk mengetahui kebocoranya, bisakah bapak menjelaskan grafik dari alat tsb.
    mohon bantuanya pak

  22. Mirza Aminudin says:

    tambahan untuk workshop elektrik di jakarta pak, saya pernah mencoba rewind di PT. Bintang lestari persada dengan hasil yang memuaskan untuk motor slip ring 11 KV 2500 Kw, mereka memiliki alat test yang sangat mumpuni sampai running test no-load bisa di lakukan hingga kapasitas 6600 v pada test bench mereka, hi-pot, surge winding analyzer, megger hingga 5000 vdc dan suport untuk mechanical repair hingga dynamic balancing sampai G 2.5 (Telp. 02146823290) ada di sekitar kelapa gading, maaf saya lupa alamat komplitnya

  23. ilya sitir says:

    Dear Pak Sumarno,
    Saya ada rencana merubah motor 1speed 5,5kw 380/660v 1460rpm merk tatung type FBFC frame D132S 48Slot panjang core iron 90mm dia. rotor 140mm menjadi 2speed 4kw/1,1kw 1850rpm/400rpm 380V.Mohon arahannya pak, apakah bisa dan berapa ukuran wire_nya? kl boleh sy ingin bicara lsng dgn bpk untuk menimba ilmu lebih banyak lagi, trims
    Jawab:
    dlm bahasa motor, mengubah speed itu berarti mengbah kutub, jadi ujung2 dari winding tiap kutub hrs di buat sdmkn dpt di switching pengatur jumlah kutub.

  24. andrie says:

    Dear Pak Soemarno,
    Bapak punya informasi suatu perusahaan yang menyewakan alat untuk melakukan uji surge test dengan spesifikasi 1400KW, 3.3KV?thanks andrie

  25. soemarno says:

    PAndrie. Mungkin alat tsb.sewa atau jasa termasuk operator/ inspektor. jadi kita tidak ikut menanggung krusakan alat. jika dijakarta/sekitarnya dpt menghubungi PT Mesindo Teknisia 02144853413.

  26. yudhi triwibowo says:

    Pak, motor kompressor saya berkapasitas 110 KW. Dua kali terbakar pada lilitanya, dan hanya di rewinding ulang. Kenapa motor bisa terbakar padahal sudah ada sistem proteksi overload. Apa saja yang bisa menyebabkan motor bisa terbakar pak ?
    Terimakasih.

  27. soemarno says:

    PYudhi.
    1)mungkin overload proteksi terlalu besar.
    2)stlh rewinding,test mtr apkah mtr tetap 110kw
    3)apakah beban lebih besar dri kap motor
    3)apakh rewinding dgn benar. kesalahan2 al:
    jika terbkar,isolasiantarlamel/plate hrsdi reisolasi
    salah hitung bisa mengubah kapasits/kw
    salah oilh klas isolasi juga cepat terbakar
    *apakh juga inviroment tidak sesuai dgn IP motor.

  28. Pak Soemarno, ada tidak standard biaya perbaikan motor DC maupun AC dari 0.1 kw s.d 450 kw, dari inspeksi awal, buka, rewinding (stator,field/stator), perbaikan commutator, ganti bearing, tes beban, fibrasi dll sebaginya sampai cat body dan electric final tes. bagai mana cara menghitungnya, terima kasih
    Jawab:
    mencari standart susah, karena harga material dan tenaga tidak standard. cara cerdik tawarkan ke beberapa worshop dan bandingkan atau buat standart atau ambil yang paling wajar.

  29. Pak Soemarno, bagaimana cara menghitung pemakaian kawat email/rewinding stator, rotor dll,untuk motor AC/DC sesuai dengan kw nya. terima kasih

  30. Hari says:

    Yth. Bpk. Sumarno. Saya awam masalah listrik, punya masalah dengan motor merk indukta type : SH 90L-4 spesifikasi 1,5KW, 3 phase, 400V, 50HZ, lebih lengkapnya ada di http://www.cantonigroup.com/en/motors/indukta/. Ketika saya pakai genset 10KVA, motor berputar sebentar, lalu genset drop. Genset saya ganti dengan 100KVA, motor terbakar. percobaan saya lakukan tanpa melalui panel kontaktor / langsung. Kira2 apa saya salah pasang RSTnya pak? Di skema motor tergambar kumparan : U2-U1, V2-V1, W2-W1. Jumper symbol segitiga (start delta) : W2+U1=L1, U2+V1=L2, V2+W1=L3, jumper symbol seperti mobil mercy W2+U2+V2 : U1=L1, V1=L2, W1=L3. kemarin saya pakai start delta dengan L1=R, L2=S, L3=T. Apakah sudah benar? Kalau motor terpasang 4 unit dengan interval nyala 5 – 10 menit (disetel dengan menggunakan timer), kira2 saya harus menyediakan genset minimal dengan kapasitas berapa? Apa yang menyebabkan kebakaran? Kalau 2 motor tersebut saya pasang paralel RSTnya dan saya langsungkan ke genset apa bisa menyebabkan kebakaran? Berapa sebenarnya daya yang dibutuhkan oleh motor itu saat starting awal dan setelah jalan? Sebelumnya saya ucapkan terima kasih.

  31. soemarno says:

    PHari.
    1 jangan sekali-kali menghbungkan mtr tanpa breaker ke genset, sebab dgn tanpa pengaman bisa terbakar salah satu atau dua2nya.
    2 motor 1,5kw snagt cukup dgn gen 10KVA(teg gen=?) 3.membuat hubungan delta tsb diatas sdh benar.
    4.start itu star-delta kah? bagaimn anada membuat?
    5.Start dgn star-delta itu maksunya; Conection winding stator hrs di buat star ke delta dengan mengubah ujung2 UVW nya
    5. arus start bisa mencapai 5xlebih dari normal.

  32. chris says:

    Pak saya mau menanyakan apakah ada alat khusus untuk melakukan kondisi coil/winding pada motor single phase (pompa air), untuk test leakage, short, dll? thx chris
    Jawab:
    alat yg paling praktis/umum bisa di ukur dulu dgn megger (ohmmeter),hasil dari ini sudah bisa menentukan kondisi motor, kemudian baru pakai alat yg lebih detail.

  33. chris says:

    thx pak untuk jawabannya…
    Saya kebetulan sedang mendesain sistem otomasi test kondisi coil motor.
    Terlebih dahulu pasti saya harus tahu proses manual/standard test dengan instrument apa saja dan prosedurnya bagaimana…
    Apakah boleh sharing lebih detil lagi pak..? mungkin via Japri juga ok pak.
    Sekali lagi thx untuk sharingnya pak.

  34. zuhri says:

    pak saya mau tanya,untuk daya elmo KW = V X I apakah ini untuk elmo 1 pase? kalo yang 3 pase,apakah berarti 3 kalinya, yaitu 3 X KW. Demikian mohon jawabannya trimakasih.
    Jawab: KW 1 phase= V x I x power factor & 3 phase KW= V x I x pf x akar 3 dan pf itu biasanya sekitar 0,86

  35. EDY says:

    APAKAH ADA YANG MENJUAL ENAMEL WIRE YANG DAPAT DI APLIKASIKAN UNTUK TEGANGAN 3300 V ATAU 6600 V ? MOHON INFORMASINYA, MATUR NUWUN ( SAMI2 TIANG BLORA )
    Jawab:
    Mudah2an informasi ini akan lebih jelas jika di tanyakan ke P Muani, PT Mesindo Tekninesia Jakarta, 021 44853413. http://www.mesindo-online.com. email mesindo@indosat.net.id sebuah Bengkel besar milik orang Blora

  36. zuhri says:

    yth bp.Sumarno,trima kasih atas jawaban yg lalu,saya mau tanya lagi,Sama atau tidak gulungan utk dinamo genset arus AC dan elmo,kalo sama apakah perbedaanya hanya pada AVR, kalo dinamo pakai AVR kalo Elmo tidak.Mohon penjelasannya,Trimakasih.
    Jawab:
    Stator utk hitungan2 kutub/putaran relative sama.
    Rotor motor umumnya model squierel-wound sangat sederhana
    Rotor generator dilengkapai dengan exiter dan pengaturan.

  37. mebelanda says:

    dimana ya saya bisa memperoleh skema star delta untuk starting motor? Thanks

  38. hadi gunawan says:

    Yth. Bp.Sumarno, motor 1000hp;6000vac;590rpm; inom 90amp; baru saja diperbaiki pada sisi rotor barnya crack dan stator waktu test beban kosong 30A. masalah timbul sewaktu dibebani arus yang muncul 93amp, melebihi dari I nom.90, yang saya tanyakan apakah hasil perbaikan rotor atau statornya yang kurang bagus, mohon saran dari bpk. terima kasih.
    Jawab:
    perlu investigasi lebih dlm .Apakah pernah diukur arus sebelumnya, berapa, mungkin memang bebannya sebesar 93A. berapa sf. misal 1.15. maka motor aman dialiri max 1.15x90A=103A. juga ukur voltage jaringan, jika voltage kenaikan arus. misalignment ->kenaikan arus.

  39. m samsul says:

    Pak, pernah mengalami trafo yang bocor arusnya?cara mengechecknya bagaimana?dipabrik saya semua stop kontak baik 1 phasa atau 3 phasa kena induksi tegangan semua. Diperkirakan ada salah satu dari 5 trafo yang ada yang bocor arusnya. Cara mengecheck trafo yang bocor arusnya bagaimana pak?
    Terima Kasih

  40. hendra says:

    pak, apa sajakah pedoman dan acuan untuk partial rewending motor 6,6 kv untuk menentukan kawat yang tidak terbakar masih bisa di pakai kembali dan hanya yg terbakar saja yg ki ganti???
    dan berapa persen kan motor itu layak digunakan?

  41. Atma says:

    Yth Bp Sumarno, apakah dengan alat ukut insulation tester Kyoritsu 4102A bisa untuk mengukur kebocoran kumparan motor dc dengan body/ground, terima kasih
    Jawab; insulation tester bisa utk ngukur isolasi alat/mesin motor: DC,AC,Trfo dll. agar jelas bacalah manualnya.

  42. amma emanihim says:

    dear pak sumarno,

    bagaimana caranya untuk menetukan U1, V1, W1 U2, V2, W2 nya motor jika kabel enam tersebut sudah teracak, dan tidak ada labelnya ? mohon jawabannya

  43. anton says:

    pak sumarno.
    1.apakah yang dimaksud dengan test PI (polaritas indeks)
    mengapa harus 10 menit pengetesannya dan adakah dampak pada motor listrik terhadap hasil PI?
    2.didalam bengkel kami mempunyai suatu rekaman mutu dimana poin-poin nya adalah.. data name plate motor,hasil test tahanan isolasi, hasil test vibrasi,hasil tes arus start dan arus nominal,temperatur bearing, hasil run out / balancing rotor. adakah yang lebih sempurna untuk acuan rekaman mutu (Quality control)? poin poin apa saja yang msti ditambahkan?

  44. bambang says:

    Pak sumarno yang baik,
    Pak saya mau tanya, saya punya genset 400 KW dan steam turbine 1800 KW. Genset kami gunakan untuk power boiler untuk pasokan steam ke turbine. Setelah turbine bisa dijalankan maka genset OFF. Tapi sewaktu – waktu juga genset disinkron dengan turbine apabila power kurang. Apakah bisa genset dan turbine disinkron lama dan apa yang bisa diakibatkan oleh keadaan tersebut (kerusakan apa yang bisa ditimbulkan akibat sinkron tersebut). terima kasih.
    Jawab: maaf crita diatas saya kurang faham maksudnya. Syarat sinchroun 2 atau lebih itu : frequensi dan voltage sama dan bisa lama, kapasitas tdk hrs sama. mungkin yg beda adl respon terhadap perubahan beban, antara generator digerakan steam turbine dan satunya oleh diesel,

  45. julianto says:

    dear pak Sumarno,
    saya hendak menanyakan perihal pengetesan motor induksi 3 fasa 18,5 kw / 380;660 / 50 Hz / 36;20,7 A Apakah memungkinkan jika terangkai seri dengan MCB 3 phasa 16A ; 400V dan sumber tegangan 380V tanpa ad rangkaian stardelta?apakah membahayakan sumber tegangan PLN?apabila harus menggunakan rangkaian stardelta bagaimana bentuk rangkaian nya? terima kasih
    jawab: jika listrik pln 400V motor di “delta”-> I(kira2) =36A sedang MCB 16A maka jika mungkin MCB akan trip.

  46. bambang says:

    Pak Soemarno yang baik, Apabila ada dua sumber daya (generator) dengan kapasitas berbeda 400 KW dan 1800 KW, apabila disinkron dengan waktu yg sering dan lama apakah bisa berpengaruh dengan generatornya atau kerusakan apa yang bisa ditimbulkan akibat sinkron tersebut. Mis. generator 1800 KW hunting kejadian apakah yang bisa terjadi terutama untuk generator yg 400 KW.Terima kasih.
    Jawab: syarat sinchron : frequensi & voltage hrs sama, jadi tidak masalah beda kapasitas. jaringan listrik jawabali itu ring/interconection sistem -> semua generator jawa-bali semua dlm kondisi sinchroun.

  47. shon jerry.r says:

    brapa reaktansi dan resistansi motor merk teco 0,75 kw.? mohon dibalas Jawab: kalau ada motor silahkan ukur , mudah?. kalau data ya hitunglah dgn rumus2 listrik biasa ini mudah sekali.

  48. andri jaya says:

    yth,pak soemarno…bagaimana memilih kawat tembaga yang baik.. untuk merewinding motor induksi 3 phasa… apakah campuran bahan yang terkandung dalam tembaga dapat dapat diketahui….? karena rho pada pada kawat tembaga mempengaruhi resistansinya… mohon penjelasannya,
    jawab: pilih ringan,rho rendah dan secara mekanis kuat.

  49. Bart Sitoraja says:

    “brapa reaktansi dan resistansi motor merk teco 0,75 kw.? mohon dibalas Jawab: kalau ada motor silahkan ukur , mudah?. kalau data ya hitunglah dgn rumus2 listrik biasa ini mudah sekali.”
    Mohon bantuan rumus/cara menghitung resistansi tiap lilitan dalam elektromotor dengan mengunakan data KW, Amper, Pole, atau data apa saja yang harus diketahui. Trimakasih.
    Jawab: sebaiknya beli buku teori motor listrik agar lebih mendalam. maaf.say belum sempat ngisi di web ini.

  50. ridwan says:

    salam kenal. saya baru bergabung ni pak. dan sangat tertarik boleh saya nanya tentang mekanik turbine operational n maintenance pltg frame 5
    jawab: dibuku manualnya bisanya jelas menrangkan semuanya.

  51. Roni says:

    P. Marno, sy punya elmot 480 V, 60 Hz, 3480 Rpm. mau sy rubah menjadi 380V, 50 Hz, 3480 Rpm.
    !. Apakah bisa dilakukan perubahan?
    2. cara / rumusnya bagaimana?

  52. Revi says:

    Pa Marno, saya ingin membuat alat test beban motor induksi, jadi saya ingin mensimulasikan beban motor, sehingga misalnya saya punya motor 7.5 kW, saya ingin punya beban yg bisa diputar oleh motor tersebut sesuai dengan kapasitas motor tersebut, apakah bapak bisa kasih referensinya pak, terima kasih

  53. ardiyan says:

    pak marno, saya ingin tanya , saya punya panel dc fokus,dengan motor dc 100kw, akhir-akhir ini motor dc saya sering hunting terutama pada malam hari sekitar jam 9, kebetulan panel kami multipel drive yang disinkronkan pakai plc, yang hunting tidak semuanya hanya beberapa,kita cek motor sudah sesuai dengan name plate, kita juga sudah coba ganti tacho generator dc tapi tetap saja, kira-kira apa penyebabnya, tks
    jawab: mohon maaf saya mungkin tidak bisa menjawab, karena saya mungkin tidak langsung mengamati. tapi mungkin kita pakai pedoman manual, problem apa penyebabnya apa, solfing apa? apakah voltage pada jam tsb rendah atau bahkan naik turun?

  54. iwan says:

    pak saya mau nanya,untuk motor merk TECO dikluaran motor 8 kabel saya mau tanya ap fungsi kabel bertanda P1 danP2 terima kasih
    jAWAB: saya tdk dpt menjawab tanpa melihat, ini biasanya ada petunjuk di nameplate atau manualnya. coba baca dgn teliti. karena petunjuk juga merupakan standard yg harus di buat oleh pembuat motor.

  55. shaiful hadi says:

    assalamuallaikum pak…
    ada sebuah motor ac slip ring no name plate cm data motor tertera 132 kw 400 volt, brhubung tidak ada nameplate saya komperkan ampere 212,3 motor sudah tidak orisinil gulungannya rotor maupun stator sebelum di rewind. ketika di rewind ulang smua pengetesan dari resistance,IR,surge test dan hipot setelah varnish, dan cek pole ok. ketika mau di run (no load) test rasio nya output rotor lebih besar dari stator harusnya lebih kecil. motor berputar tp tdk ful speed pak. mohon bantuannya trmksih…
    Jawab: saya kurang tahu persis masalahnya, tapi putaran motor tergantung jumlah pole, apakah sdh betul jumlah polenya?

  56. Edi Sahputra says:

    Salam Pak Sumarno.. Saya bertanya kepada bapak, tapi sebelumnya saya mohon maaf bila ada kalimat yang kurang tepat karena saya awam dibidang listrik.Ditempat saya bekerja dipakai generator 200 KVA
    salah satunya dipakai untuk menyulai arus listrik untuk mesin Blower dengan dinamo 30 HP. pertanyaan saya. ketika dinamo terbakar dan diganti dengan dinamo lain ternyata tidak dapat beroperasi seperti semula. Pada panel listriknya Contaktor bergetar. Kira2 dimana masalahnya pak. terima kasih
    JawaB: maaf saya tdk bisa jawab dgn tepat, karena hrs diperiksa dulu. kemungkinan sebab sbb: motor terlalu besar hp, atau contactor ada kerusakan.

  57. didik says:

    temperatur yang diijinkan pada motor listrik 200 hp brapa Pak?
    jawab: 65c, masih cukup aman ( apa tangan anda masih bisa pegang?)

  58. barep says:

    Pak Sumarno mohon petunjuk, motor 300HP baldor awalnya di inverter VSD tertera error “motor short circuit” dan hasil cek merger juga short (motor lembab) setelah di keringkan dan di megger hasil nya di atas 50,000mohm dan dinyatakan OK oleh teknisi (motor masih warranty) dan saat dihidupkan lagi dengan VSD tetap masih “short circuit”. Apakah ada test lagi yg lebih spesifik selain merger untuk menduga motor ada kerusakan? (VSD nya telah ditest hidupkan motor lain dan normal). Maturnuwun
    Jawab: test growler bisa di coba.

    • anto says:

      salam pak sumarno. pak punya info tempat kursus instalasi listrik yang biayanya terjangkau dan area sekitar karawang. terimakasih pak

  59. rob says:

    Pak, saya mau tanya,apa bapak ada menjual rotor resisten bank brand yokohama.
    series 2707 step 3, HP 100, RV 420, R.A 105, star point 1 for boiler panel electro motor id fan (Boiler Vickers Hoskins) capacity :20 TPH. terima kasih Pak
    jawab: maaf saya yidak jualan apa2, hanya nulis2.

  60. bejoe says:

    mlm pak saya mau nanya?
    berapa speck resistance starting motor 24v,7,3kw
    jawab. maaf saya kurang ngerti

  61. hendang says:

    pak,saya mau tanya,motor 3 fasa ,pake drive inverter yaskawa 22 kw,pas d oN Kan kok motor ga mau jalan? Knapa ya?
    jawab: maaf saya tidak bisa menjawab, tentunya perlu meihat actualnya,.

  62. papiabonk says:

    Dengan hormat,
    Saya ada problem motor listrik pak, ketika ditest uncoupled motor running normal (arus dan temperatur ok). Namun ketika dibebani motor menjadi loyo dan bahkan pernah ad kasus motor terbakar (motor dibawah 10 kW). Kira2 apa penyebabnya pak? Apakah pengaruh umur pakai motor? Terima kasih pencerahannya pak?
    jawab: sepertinya beban terlalu besar dibanding capasitas motor. apa pernah diukur berapa arus saat dibebani. berapa ampre, dibanding name plate motor?

  63. norman.as says:

    yth bpk soemarno,sya mau bertanya berapa panjanng jarak max dr inverter 3 phase ke motor,cap inverter 250hp,rencananya sya mau pasang kabel dng jarak 180meter apakah nantinya ada mslh/tdk,untuk asesorisnya sya cma menggunakan trafo reaktor dan tanpa nois filter,mohon pencerahannya terima kasih.
    jawab: lebih baik di baca manual nya.

  64. papiabonk says:

    Terima kasih pak, nanti saya cek arus waktu running couple. Sekalian mau tanya, apa pengaruh vibrasi axial pada pembangkitan generator? Apakah eksitasi generator berpengaruh terhadap vibrasi? Kapasitas generator 15 MVA. Terima kasih.
    jawab:vibrasi yg berlebihan akan merusak bearing, bisa mungkin saling mempengaruhi. jika arus tidak balance dapat mngakibatkan vibrasi. rotor tidak balance->vibrasi.

  65. winarko says:

    Kami start motor tanpa beban,
    Saat start pertama motor terbaca Io 1.6 Amp, setelah 20 menit running motor stop dan rest time 30 menit kemudian, Saat start kedua motor terbaca Io 6.8 Amp.
    Mungkin bapak bisa bantu sedikit penjelasan singkat dan solusi mengurangi arus tsb.

  66. agung says:

    yth bpk Sumarno, mau tanya pak yang dimksud interpole pd mtor dc tuh apa ya pak, dan klo mau cari nilai fluks pada motor dc tuh gmn yah pak caranya mohon pncerahannya,…
    trimakasih

  67. rakhmat says:

    assalamualaikum wr.wb
    dear pak soemarno
    saya mau nanya pak.kenapa kita kalaw melakukan uji tahanan isolasi, kawat yg d test harus d aliri arus DC.kenapa tidak AC? apa perbedaannya menggunakan tegangan AC atau DC?
    terima kasih wassalam

  68. kusjianto says:

    Pak soemarmo saya mau tany sya punya motor 7,5 kw untukmemutar mixer kpasitas 1000 ltr ait dg rangkaian delta ….knpa motor cepat panas dan terbakar yg sya tnyakn apkah cpasitar motrny yg gk sesuai pa rangkaian yg slh pa hrus pakai stardelta….trimksih.
    jawab: cara prahtis, saat jalan diukur arus/amperenya. melebihi yg tertera di nameplate apa tidak? kalau lebih besar berati overload. star atau delta, saya tdk bisa jawab, karena datamotor dan data sumber listrik,saya perlu tahu

  69. usman says:

    Pak. Marno Bagaimana cara melakukan pengukuran tahanan isolasi atau megger pada motor DC. terima kasih.
    jawab: yg biasa dilakukan al: megger antara kawat dan body/frame motor.

  70. hakim says:

    Salam Pak Marno,

    Apakah ada referensi alat untuk melakukan coil resistance test?
    cukup tidak jika hanya menggunakan ohm-meter standar?
    saya selalu mengukur insulation test dgn megger, kemudian resistance test dgn ohm meter, sebelum start motor, nilainya sudah baik menurut saya 200Mohm utk insulation test, dan mili-ohm utk resistance testnya (hampir seimbang alias beda-beda tipis)
    tapi ada kejadian dimana begitu start motor malah terbakar ..
    ada yang kurang tepat dari pengukuran yang dilakukan? atau alatnya yang tidak tepat?
    terima kasih.
    jawab: prinsip sudah betul langkah tsb. di web ini ada aturan megger isolasi, perlu diperhatikan tegangan motor brapa dan berapa minimum resistance isolasi, silahkan cari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>