Tip rewinding motor listrik

Tantangan bagi semua Workshop rewinding motor listrik al:
· Mengerjakan pekerjaan sebaik mungkin
· Menunjukan kepada costumer , semua inspeksi & testing dilakukan dan didokumentasikan bahwa pekerjaan rewinding tidak mengakibatkan menurunya efisiensi motor.

Jika efisiensi turun, berarti motor perlu lebih besar pasokan tenaga listrik dari sebelumnya, yang berarti menambah pemborosan pemakaian listrik.
Dari hasil pengamatan terjadi bahwa hampir semua motor setelah di rewinding, efiesiensi menjadi turun.
Study menyimpulkan hal2 yang memepengaruhi al: membakar core, design winding tidak tepat, type bearing , airgap & winding resistance.
Untuk mempertahankan efisiensi EATA membuat “recommended practice” , yang berisi : DO & DON”T
Yang harus dikerjakan dan yang tidak boleh dilakukan, ketika melakukan rewinding:
DO / Kerjakan.
1. Buatlah “quality assurance program”
2. Lakukan program test/kalibrasi semua alat ukur dan alat test.
3. Lakukan test stator core sebelum dan setelah membongkar.
4. Repair atau ganti laminasi yang rusak.
5. Evaluasi impact efisiensi jika merubah design winding
6. Ukur dan catat resistansi/tahanan winding dan temperature ruang
7. Ukur dan catat ampere dan voltage selama test.
DON’T / Jangan
1. Jangan overheat stator core
2. Jangan menggunakan api saat membongkar
3. Jangan mem-sandblast besi core
4. Jangan “short” laminasi, dengan menggerinda atau meng-kikir (filling)
5. Jangan memperbesar airgap
6. Jangan menambah tahanan stator winding.
7. Jangan knurl, peen, mengecat bearing fits
8. Jangan memodifikasi sebelum mendapat persetujuan pemilik.
Diskusi lebih lanjut sbb:Do
1. Quality assurance program:
Pastikan bahwa workshop melakukan apa yang kita kehendaki. Ukuran kawat , ukuran lead wire, material isolasi apakah sesuai dengan spec. Test qualitas varnish sesuai dengan rekomendasi pabriknya varnish, Semua harus didokumentasikan saat pembongkaran, pengetesan, inspeksi, dll.
2. Lakukan program test/kalibrasi semua alat ukur dan alat test.
Semua peralatan test, pengukuran dan pengujian harus di kalibrasi secara rutin oleh yang ber wenang atau bersertifikat, sekurang-kurangnya sekali dalam setahun.
3. Lakukan test stator core sebelum dan setelah membongkar.
Dokumentasikan test core stator, untuk memastikan bahwa saat pembongkaran winding tidak merusak core. EATA memberikan panduan mengetest core dengan Wattmeter satu phase .
4. Repair atau ganti laminasi yang rusak.
Pisahkan laminasi yang sudah short. Ketika restacking core pakailah coreplate yang sudah divarnish sebelah. Proses pengeringan saat varnishing harus mengikuti procedure curing. Stackinglah pada sisi yang tidak divarnish mengarah yang sisi yang varnishing.
5. Evaluasi impact efisiensi jika merubah design winding
Harus perhitungkan bahwa perubahan wire winding dapat menimbulkan perubahan efisiensi dan juga mungkin performance. Merubah jumlah penampang & panjang winding dapat mengubah total resistansi winding.
6. Ukur dan catat resistansi/tahanan winding dan temperature ruang.
Ukur dan dokumentasikan resistansi winding dan temeprature ruang. Karena temperature mempengaruhi harga resistansi
7 Ukur dan catat ampere dan voltage selama final test
Selama final test hal2 pokok harus dimonitor dan dicatat, dari start , per ½ jam atau periode waktu tertentu : suhu ruangan, suhu bearing, suhu winding, vibrasi, arus start, ampere semua phase, voltase semua phase. Besar Ampere sesuai dengan besar beban, voltage lebih tinggi menyebabkan ampre no-load lebih besar, voltage tidak balance menyebabkan arus tidak balance dan lebih besar.
DON”T / Jangan
1 Jangan overheat stator core
Membongkar dengan cara membakar, sangat merugikan. Ini akan mengakibatkan core-plating mengalami kerusakan, yang mengakibatkan timbulnya short core-plating pada laminasi. Short pada laminasi menyebakan core -looses besar. EATA memberikan pedoman, pemanasan tidak boleh lebih dari 360 C.
2 Jangan menggunakan api saat membongkar
Membongkar dengan api sngat dilarang , kerana nyala api dan suhu tidak dapat dikontrol
3 Jangan mem-sandblast besi core
Laminasi core jika disandblast juga mengakibatkan short, sehingga meningkatkan core-looses.
4. Jangan “short” laminasi, dengan menggerinda atau meng-kikir (filling)
Jangan mengikir atau menggerinda , karena akan menyebabkan short antar laminasi. Jika membersihkan varnish pada lubang di stator, jangan memperbesar lubang, karena akan menyebabkan short antar core.
5. Jangan memperbesar dan atau excentric airgap
Memperbesar stator bore atau memotong/memperkecil diameter rotor menyebabkan air-gap bertambah besar. Yang menyebabkan arus magnitasi bertambah besar, berakibat bertambah besar losses
6 Jangan menambah tahanan stator winding.
Ukurlah diameter kawat dengan teliti, setelah mengupas varnish coating, total penampang jangan dikurangi, juga jumlah lilitan. Perubahan penampang dan jumlah lilitan sangat mempengaruhi perubahan tahan winding, selanjutnya mengubah performance motor.
7 Jangan merusak, mengecat bearing fits
Jangan melakukan sesuatu yang merusak bearing fits, hal ini dapat mengakibatkan kerusakan bearing lebih awal atau premature.
8 Jangan memodifikasi sebelum mendapat persetujuan pemilik.
Melakukan perubahan atau modifikasi dapat mengakibatkan perubahan2 performance. Perubahan fan mengakibatkan pereubahan suhu motor. Perubahan bearing dan seal menyebabkan perubahan friction, yang berpengaruh terhadap efisiensi.
Kesimpulan
Pekerjaan repair ataupun rewinding tidak boleh menimbulkan penurunan efisiensi , paling tidak harus sekecil mungkin, atau diusahakan tetap. Effiensi turun berarti memerlukan energi listrik lebih besar yang berarti pemborosan.
Misal effisiensi Motor awal 87% dan effisiensi setelah direwinding 84%.
Dengan rumus pendekatan ,maka konsumsi energi listrik menjadi : 87/84 x X = 1,04 X
Kalau X misal 300 Kw , maka 1.04 X = 312 Kw
Per hari komsusi sebelum rewinding = 24H x 300 Kw = 7200 KWH
Per hari konsumsi setelah rewinding = 24H x 312Kw = 7488 KWH
Selisih cukup signifikan sebesar 288 KWH per hari.
Panduan untuk menjaga efisiency motor listrik ketika merepair.
(disarikan dari EASA buletin “Technical Service Commite)

106 Responses to Tip rewinding motor listrik

  1. tubagyo says:

    salam kenal pak…. maaf pak, biasanya di name plate motor tertera effisiensi 80%,apa yang dimaksud 80% itu dan tolong dijelaskan lagi mengenai effisiensi motor…. terima kasih. tubagyo

  2. soemarno says:

    P Tubagyo
    Eff 80%, artinya motor tsb hanya menghasilkan tenaga mekanis setara dengan 80% saja dari tenaga listrik yang dipasokan ke motor. Ini karena adanya rugi2 dalam motor al; rugi mekanis ( gesekan bearing,fan/udara, beratnya rotor dll),rugi lisrik (panas akibat arus kwadrat dikali resistant, rugi histerisis) dll. oleh sebab itu sudah banyak negara mengharuskan: pabrik motor harus membuat yang motor premium /eff tinggi dan pemakai harus mulai mengganti dengan motor premium. tujuanya agar kita dapat menghemat ten listrik.
    Terika hasih atas komentarnya.

  3. sutrimo says:

    dar pak soemarno ,Bisa dijelaskan bagaimana commissioning test transformer untuk windingnya sesuai dengan type vector group travonya.selama ini yang saya tahu,test transformer hanya :meggering,filter oli,dan test protection (bochol relay,oil/winding temp,prv)saja.
    Dulu tahun 1994,saya ikut test travo di pabrik textile sama orang india sangat lengkap,cuma waktu itu posisi saya kerja shift,jadi tidak bisa mengikuti secara lengkap.Tetapi saya tanya kepada atasan,beliau tidak bisa menjelaskan karena berbagai keterbatasan.terimakasih atas bantuannya, salam

  4. yuli says:

    pakbagaimana cara menghitung/merubah
    1 wire pada motor jika wire originalnya tidak ada.
    2 bagaimana jika ingin merubah gulungan 50Hz menjadi 60 Hz.
    3. bagaimana merubah volt dari 400 menjadi 1000V
    terima kasih atas bantuannya. salam . Yuli
    Jawab
    1.ada beberapa pertanyaan soal rewinding tapi belum sempat balas, karena perlu perencanakan dgn hitungan2. coba cari buku rewinding, ditoko dpt dipelajari dgn mudah.
    2. perubahan 50Hz ke 60Hz tidak perlu merubah apa2 karena motor manut saja dari sumber tenaga listrik apakh 50Hz atau 60Hz.yang ikut berubah, putaran sinkronnya. Tetapi sebetulnya perubahan freq harus memperhatikan load. akan saya coba tulis soal ini.
    3. perubahan volt sangat berhubungan dgn kekuatan/rating isolasi, jadi harus direwinding dgn kawat yang isolasinya utk 1000V.

  5. Muhammad Zain says:

    Dear Pak Sumarno,
    Setelah menelusuri artikel-artikel dalam blog Pak Sumarno saya tidak menemukan cara/pedoman secara mendetail rewinding motor 3 phase. Saya sangat membutuhkan artikel tersebut, mohon bantuan Pak Sumarno.
    Best Regards.
    Zain/PT. Pulau Sambu Guntung/Production Department

  6. saepul says:

    selamat malam pa..kami hanya ingin sharing ke bapa..
    kami punya masalah..motor kami tegangan nya 380 volt, tetapi tegangan jala-jalanya 400 volt.
    maka motor kami sering terbakar..
    sudah dua kali kami re-winding.
    bisakah motor tersebut di-rewinding dengan tegangan 400 V

  7. soemarno says:

    P Saepul.Standrd NEMA masih membolekan motor dipasang pada teg. +/- 10%, tapi memang ada akibat lain. al arus start bertambah 10% dan arus start itu mencapi 5 kali atau lebih arus full load.(lihat tulisan lain di web ini. terbakarnya motor tentu dari panas berlebih, sebab mungkin dari arus berlebih, atau sebab2 electris&mekanis dari luar motor, maka perlu di teliti lebih mendalam al: load melebihi kapasitas motor(ukur arus start/arus full load, volt balance, start-stop tanpa jedah waktu,dll. motor gulung ulang juga perlu di audit QC apa caranya sudah sesuai dengan standard. setelah motor terbakar apa core/lamel masih baik? kebanyakan efisiency turun 20%. al indikatornya ukurlah berapa arusnya, temperaturnya?

  8. mas daud says:

    bp.soemarno yang terhormat.
    bisa mintak tolong memberikan langkah-langkah proses rewinding motor induksi 3 fasa. a
    atas bantuannya terima kasih
    daud mahasiswa unesa surabaya

  9. aji wibowo says:

    Salam Kenal.
    saya seorang teknisi baru 1 tahun, saya mengalami permasalahan akan melilit kembali motor tetapi data jumlah lilitan asal tidak ada.
    mungkin bapa bisa membantu saya.
    terimakasih

  10. yuli says:

    trima kasih pak,
    1.Beberapa waktu lalu ada motor kami 60Hz, namun kami harus merubah ke 50Hz ke perusahaan rewinding dan ahirnya berhasil. Mungkin bapak bisa memberikan cara menghitung merubah gulungan untuk kasus ini.
    2. kasus lainnya motor kami yang 400Volt akan kami opersikan pada tegangan 1000Volt, dan kami kirim ke perusahaan tersebut, setelah di rewinding motor kami dioperasikan pada 1000Volt
    Jawab utk P Yuli
    1.Motor frq 60 ke 50Hz, tidak perlu ada perubahan apapun. Rpm, arus, torsi dll berubah dgn sendirinya. Efek lain baca di tulisan saya di web ini.
    2.Ini harus mengganti kawat yang isolasinya/lapisan-email untuk/mampu voltase 1000V.

  11. kornelis says:

    Salam kenal bapak , saya electrician di perusahaan batu bara , saya mau tanya tentang tahap praktis rewinding motor 3 phasa

  12. tubagyo says:

    dear pa soemarno.di kuwait pada sistem transmisi menggunakan transformer sbb:
    1.tegangan extra tinggi (300/132 kV) , vector group Ynynd5 300 MVA
    2.tegangan tinggi (132/33 kV),vector group Dyn11 30 MVA
    3.tegangan menengah (33/11 kV), vector group Dyn11 20 MVA
    pertanyaan saya adalah:
    1.kenapa pada tegangan extra tinggi (300/132 kv) primery winding nya dipasang Yn sedangkan pada tegangan tinggi (132/33 kV) primery windingnya dipasang D (delta)?
    2. kenapa dan apa fungsinya setiap wye (Y) winding ditanahkan,? terimakasih ….tubagyo

  13. soemarno says:

    Trafo step-up dgn belitan sisi teg.tinggi Y lebih ekonomis pembuatannya dibanding dgn D, karena untuk menghasilkan output tegangan yang sama jumlah belitan yang digunakan hemat 1.73 kali. lebih sedikit Y dari pada D.
    Dalam sistem tegangan yang berbeda akan digunakan kombinasi Y/D adalah agar bisa mengisolasi ketidak seimbangan beban / earth fault dari masing-masing sistem.
    Sebenarnya tidak semua Titik netral dari Y ditanahkan, karena memang terdapat berbagai metode pentanahan titik netral (High/Low resistance, Reaktor, Solid) atau bahkan ada system yang dibiarkan floating dititik netralnya. Pemilihan tersebut memang tergantung dari pemilihan standard yang digunakan dan prioritas yang akan dicapai. Secara praktis pemilihan metode pentanahan tersebut akan mempertimbangkan besaran2 sebagai berikut: Besarnya arus ground fault yang mungkin terjadi dan sensitifitas relay yang akan digunakan untuk memproteksinya. Karena semakin besar arus ground fault potensi penyebab kerusakan peralatan juga akan besar jika gagal diisolasi. Tetapi sensitifitas relay akan nggak begitu terpengaruh karena memang arsu ground fault yang sudah besar atau sebaliknya.
    Secara ringkas fungsi pentanahan disini adalah untuk mengurangi stres tegangan di fasa yang sehat terhadap tegangan lebig kalu terjadi ground fault dan menyediakan sarana untuk sensing arus bagi relay proteksi dititik netral.
    (Kontribusi P.Ratmono)

  14. Alman Fauzi says:

    dear pak Soemarno.
    Saya punya kasus trafo step-up di plant vector groupnya YNd5 mengalami kerusakan, trus trafo step-up pengganti yang ada itu cuma trafo dengan vector groupnya YNd11. Bolehkah trafo YNd5 ini saya ganti dengan trafo YNd11? sebagai catatan Trafo step-up ini tidak beroperasi paralel dengan trafo lainnya. Efek pada Generator, Trafo, Beban or sistem proteksi gimana ya pak? Bagaimana klo kasus trafo itu Dyn5 di ganti dengan Dyn11?? Mohon penjelasannya. Terima kasih

  15. heru says:

    Pak, kami ingin beli mesin rewinding untuk trafo yang terbakar dari kapasitas kecil sampai 200KVA. DImana pak ya ? terimakasih infonya

    Wassalam
    Heru-Surabaya

  16. heru says:

    Pak Soemarna lagi sibuk ya, mana pak saya tunggu penjelasannya

    terimakasih
    heru

  17. mohd farhan says:

    bagaimana mau mencari hp,amp,volt,pole pada sesuatu motor jika name plat nya hilang?

  18. soemarno says:

    PMFarhan. hubungkanlistrik yg sdh tahu Voltage. ukur arus. Hitung ketemu Watt atau HP. Ukur putaran dgn speedmeter.

  19. Tukiman says:

    Assalamu ‘alaikum
    mau tanya pak tentang motor CWP seperti yang saya tanyakan dulu panas motor selain dari arus listrik apa lagi yg mempengaruhi waktu pengetesan motor 159A Name plate tertulis 169A seimbang Harmonik power Supply juga bagus ambeien temp 32 derajat

  20. soemarno says:

    Waalaikum sww. selamt ketemu PTukiman.klu lihat beban 94%, mestinya tak masalah. apa ini motor rewinding? jika waktu bongkar winding dgn heating mungkin terjadi kerusakan isolasi antar platelamel. akibatnya rugi histiris didalam stator besar/panas.

  21. Tukiman says:

    Bukan kok p ini masih belitan yang asli waktu dibongkar dan Rotor dikeluarkan kondisi Rotor baik tidak ada cacat sedikitpun tetapi pada Stator winding terjadi gosong di beberapa titik jadi kita cuma menduga duga blm tahu pasti penyebabnya apa.sebab serangkaian test yang dilakukan hasilnya masih baik semua. jadi kami menduga mungkin motor sudah Life Time karena sudah beoperasi sejak 1992 maaf pak banyak pertanyaan karena masalah ini belum selesai dan tindakan kita cuma di REVARNISH LAGI

  22. syaipul anuar says:

    Assalamu ‘alaikum
    mau tanya pak tentang tentang core test dan glower motor, di standard EASA memang sudah dijelaskan proses melakukan core test namun untuk hasilnya sendiri motor dikatakan baik saat melakukan tes bagaimana? mohon penjelasan lagi mengenai core test dan glower test

  23. eman says:

    Pak baru baca artikel bapak tentang motor listrik saya tertarik gulung motor yang baik. trimakasih pak

  24. Deden Eri says:

    Ass,, Pak Soemarno
    Mau tanya 1. mengenai tahap sirlak dalam proses rewinding motor apakah perlu,,?2. pada alur stator jika tidak padat ( Kumparannya ) apa yg akan trjadi,,?3. Apakah yang akan terjadi jika kita salah memasukan tegangan input misal terminal dl motor U-V-W di hubungkan dengan tegangan R-S-T secara sembarang karena notasi pada motor tidak ada,,,?

  25. soemarno says:

    PDeden.
    1 serlak sanagt perlu,
    2.jika di alur tidak padat,akan kawat bergetar saat jalan dan berakibat rusak.
    3 sambung saja paling salah putaran, jika ingin mengubah putaran, tinggal tukar 2 kawat sambungannya

  26. novka says:

    Ass,, Pak Soemarno…. saya novka pingin belajar gulung ulang kumparan kipas angin Listrik yang ada speednya 1 sampai 3 dan , Gmana caranya yach,… kira-kira gambar sketsa kumparan gulungan coil bisa saya dapatkan di mana? saya cari di internet ngak dapat-dapat situsnya, Adakah rumusnya ato tips untuk menggulung ulang kumparan coil tsb,… makasi sebelumnya ….

  27. soemarno says:

    PNovka. utk tahap awal ini,saat membongkar, buatlah sket& jumlah slot memnjang kertas,beri nomor, catat jumlah kawat per slot, jumlah slot,jumlah berapa antar slot,lalu selama membongkar buatlah sket di gbr tsb. cobalah pasti bisa.

  28. novka says:

    OC PAK MAKASI INFONYA pak…. OH YACH,….UNTUK MEMBONGKAR GULUNGAN YANG UKURANYA KAYAK RAMBUT GTA INI ADAKAH TEKNIKNYA UNTUK MENGHILANGKAN SERLAKNYA SUPAYA GTA MUDAH UNTUK MENHITUNG DAN MEMBUAT SKET/GAMBAR ARAH DAN PSISI KAWAT tsb. Thanks sebelumnya PAK

  29. Bp.jaini kesuma says:

    Pak saya mau tanya bagaimana cara menghitung/rumus diameter kawat berapa yang digunakan dan berapa jumlah isi kawat tersebut untuk rewinding motor 3 phase(stator)rpm 1500? mohon bantuanya!
    jawab: sebetulnya pinjam buku STM atau Poilteknik jur Listrik itu kalau nggak salah diajarkan.

  30. Endri Yanson says:

    Pak Soemarno, Setelah di Rewinding dengan Cara dan Spek yg sama dengan awalnya.. sebanyak 2 Unit, namun yang satunya menggunakan Komutator dan yang lainnya menggunakan Slip Ring.
    Kami ada Masalah dengan Motor Siemen DC 30 KW, 3 Phase, 1500 RPM, 50 HZ dengan tiga slip Ring;Ampere unload seharusnya 20A, sedangkan sekarang test unload menunjukan 30 ~ 50 Ampere (Alat Test Berbeda) Mohon Saran dan Bimbingan Bapak.Terima Kasih
    jawab:
    Apakah tegangan supply berubah? jika tidak,Sepertinya ini berubah kapasitas, karena R winding menjadi lebih kecil, shg arus lebih besar. jadi sewaktu menhitung kawat kurang cermat. apakh starting pakai tahanan atur. jika pakai I dpt diatur sesuai beban. dari segi ukuran kawat, jika masih diijinkan ya tfdk masal. dari segi kapasitas jika terlalu besar dibanding beban->menambah looses.

  31. Endri Yanson says:

    Yth Bp. Soemarno.
    Terima Kasih atas penjelasan Bapak, dalam hal ini Kami sampaikan hal Hal sebagai Berikut;

    1. Supply Power Tetap RST 380 V
    2. Motor Tidak Pakai Potentiometer.
    3. Speed Motor diatur dengan Inverter dan Encorder pada Motor.
    4. Sebetulnya ada 2 Motor DC dengan Kapasitas yang sama tetapi Perbedaannya yang satunya Pakai Komutator sedangkan yang lainnya pakai (3)Slip Ring. Jumlah Lilitan 57, jalan 3, Mal 4 dengan alur 48 dan Kawat diameter 1.05mm dengan Gulungan Sisir.
    5. Rewinding Rotor dengan Alur 36, Langkah 1 – 8, 1 – 10, 1 – 12, jalan 5 dengan Diameter kawat 1.05mm dengan jumlah Lilitan 90.
    Pekerjaan yang dilakukan adalah Rewinding pada Stator dengan Cara yang sama Namun hasil Berbeda; yang Menggunakan Komutator Beroperasi dengan Ampere 20 sedangkan yang Slip Ring Ampere 30 ~ 50.
    Mohon kiranya Koreksi dan Arahan Bapak untuk Solusinya.
    Atas perhatian dan Bimbingan Bapak, terlebih dahulu Kami ucapkan Terima Kasih.

    Endri Yanson

  32. Endri Yanson says:

    Yth Bp. Soemarno.
    Terima Kasih atas penjelasan Bapak, dalam hal ini Kami sampaikan hal Hal sebagai Berikut;

    1. Supply Power Tetap RST 380 V
    2. Motor Tidak Pakai Potentiometer.
    3. Speed Motor diatur dengan Inverter dan Encorder pada Motor.
    4. Sebetulnya ada 2 Motor DC dengan Kapasitas yang sama tetapi Perbedaannya yang satunya Pakai Komutator sedangkan yang lainnya pakai (3)Slip Ring. Jumlah Lilitan 57, jalan 3, Mal 4 dengan alur 48 dan Kawat diameter 1.05mm dengan Gulungan Sisir.
    5. Rewinding Rotor dengan Alur 36, Langkah 1 – 8, 1 – 10, 1 – 12, jalan 5 dengan Diameter kawat 1.05mm dengan jumlah Lilitan 90.
    Pekerjaan yang dilakukan adalah Rewinding pada Stator dengan Cara yang sama Namun hasil Berbeda; yang Menggunakan Komutator Beroperasi dengan Ampere 20 sedangkan yang Slip Ring Ampere 30 ~ 50.
    Mohon kiranya Koreksi dan Arahan Bapak untuk Solusinya.
    Atas perhatian dan Bimbingan Bapak, terlebih dahulu Kami ucapkan Terima Kasih.

    Endri Yanson

  33. jeffry says:

    Pak, bagaimana cara deteksi kerusakan pada rotor bar??
    Jawab:growler diletakan dirotor memanjang bar, jika ujung bersifat maknit, maka bar tidak putus dan sebaliknya.

  34. Edi Sucipto says:

    Salam Kenal Pak,
    Saya ada perbaiki mesin cuci pada pengering putarannya lemah/ berkurang kemudian saya balikan Capasitornya yg utuk mencuci jadi utk pengering baru kembali normal, mau tanya apa penyebabnya pak mohon infonya salam
    edi

  35. donney says:

    ass.wwb pak. saya mau nanya untuk testing motor 6,6kv no load apakah bs menggunakan tegangan 660v,dan connectionnya yatau delta berapa persen ampere yg ihasikannya

  36. Ihsan says:

    ass.pak maw tanya….
    pak ne ada permasalah dengan cara meng- up grade trafo dengan daya 30 mva menjadi 50 mva dengan rated tegangan 150/20 kv…ketika itu dilakuakn pengujian pada trafo baik meger,tangen delta,rasio,tahanan isolasi dll. ternyata ada pengujian yang hasilnya jelek…dengan keterbatasan waktu dan permintaan sehingga trafo tersebut di energize dengan beban yang ad…belum ada 1 bulan akhirnya trafo tersebut mlembung..relay proteksi internal trafo kerj ( sudden pressure kerja ) mengakibatkan trafo terbakar
    yang saya tanyakan
    1.apakah hal ini terpengaruh pada hasil up grade daya trafo..?
    2.apakah kontruksi ruang didalam trafo jga berpengaruh…?
    3.apakah ini termasuk jga gagal isolasi pak…?
    4.sayat2 up grade untuk tarfo tenaga pak…?
    Jawab;
    Maaf saya belum pernah pengalaman case tsb. sekedar pendpt. tambah daya/ arus -panas (arus kwadaratxR) apakah > batas besar kawat. jika tamabh gulungan=mengurangi ruang pendinginan, berarti cooling system kurang. ini bisa di detect/ monitor dari mulai dibebani s/d meledak. data ini bisa membantu mendiagnose, sebab meledak.

  37. yudhi triwibowo says:

    Assalamualaikum…
    Pak saya mau bertanya mengenai cara menggulung motor yang baik. saya pingin punya usaha rewinding motor 1 & 3 phasa. Mungkin ada buku atau referensi lain yang bisa saya dapat untuk mengetahui cara gulung motor yg baik pak. Mohon utk balas ke email saya. terimakasih banyak atas bantuannya pak
    Jawab: memang saat ini buku2 teknik, apalgi yg bhs indonesia tdk ada toko yg jual, memang heran. coba cari bulu2 STM, dulu seingat saya diajari. saya pengin nulis bk tsb tapi belum sempat. kalau kiat2 apa yg baik dan buruk merewinding nasih bisa tak tulis.

  38. tono says:

    gimana caranya mengubah kemampuan motor dari 220/380 menjadi 380/660.?
    Jawab:
    Jika ingin mengubah voltage hrs mengubah hubungan dlm winding. daya motor tidak bisa diubah. yg pasti motor tsb bisa dipasang di 380V, dgn star conection. dan 220 Delta.

  39. tono says:

    apakah setelah di ubah kemampuan motor menjadi 380/660V motor tidak akan terbakar?
    Jawab: pedomanya ya hukum listrik, jika R dipasang pd tegangan lebihtinggi, ya arus menjadi besar, kalau melebihi ya terbakar.

  40. fahrur rijal says:

    ass. pak saya ingin bertanya, saya pernah menggulung motor 3 fase 5pk. tetapi ada satu permasalahan apabila motor tersebut saya hubung delta motor tersebut berputar kencang,tetapi sebentar lalu mati. tapi apabila saya hubung bintang motor itu dapat berputar lama, tetapi putarannya lambat. tolong beri penjeasan. makasih.fahrul rizal
    jawab: maaf tdk bs,utk menjawab hrsnya tahu skema gulungan. putaran cepat/lambat ada hubungan dgn jumlah kutub. coba di gbr gulungn tsb. analis hub,jumlah kutub. coba insyallah ketemu masalahnya.

  41. nugraha S, ST says:

    salam kenal pa,saya mau tanya bagaimana cara mengkaji effisiensi dari sebuah motor induksi,terimakasih

  42. hefri says:

    Bagai mana merubah lilitan stator motor 3 fasa dari 220/380 menjadi 380/660 v berikut perhitungannya, trim atas jawabanya

  43. dedy says:

    wah .. seru banget forum nya , untuk sementara belum nanyak nih soalnay saya masih pemula. harapanya bapak tulis lah buku pandua re widing. Wassalam.

  44. Daman huri says:

    pak tertarik dgn tanya jawab. yg bapak sajikan. tentang motor listrik ini. apakah bpk juga ada buku terbitan karangan bpk tentang cara menggulung motor listrik, kalau ada apa judulnya. trimakasih.

  45. Arya Thono says:

    ass.. pak, saya ingin tanya.. apakah pengaruh restacking iron core motor terhadap performa keseluruhan motor tersebut? soalnya di pabrik saya bekerja, motor mengalami kerusakan parah dikarenakan overheating, bearing rusak dan menyebabkan rotor jatuh dan mengenai stator…
    Jawab: sangat jelek pengaruh, karena isolasi antar plate lamel sudah rusak, rugi histirisis menjadi besar. perlu dipertimbangkan utk beli baru, lebih untung.berapa HP/Kw?

  46. Arya Thono says:

    Motor di tempat kami bekerja :3 phasa, 1274HP/990KW, 3000V, 209A, 2967rpm, 50Hz, Class F. Rencana motor akan di restacking iron core stator nya dan sekaligus rewinding… Motor digunakan kurang lebih selama 5 tahun
    Jawab: apa yg ditanyakan? jika akan di rewinding ke pihak ke3, carilah yg berstandard tinggi punya QC bagus.jangan asal bisa.

  47. kharisma says:

    assalamualaikum,,,
    pak saya mau tanya gimana rumus untuk menghitung lilitan motor,,karena motor ini diawal sudah tidak ada lilitannya,,,dengan kata lain saya melilit dari awal,,,
    mohon bantuannya,,,??
    atau tolong kasih referensi..

  48. dedi p says:

    assalamuallaikum pak…..
    saya mau nanyak bagaimana caranya penyambungan kawat kawat dari kumparan pompa,pada pompa kan ada 2 kumparan kumparan run dan start bagaimana teknik pnyambungannya dengan capasitor,tolong digambarkan pak
    jawab: 2kumparan tsb disambung parallel. kump start akan terputus (oleh capsitor) setelah running.

  49. kardyanto says:

    aku lagi recondition motor 4kv .1 coil tembus ,yg udah aku laku kan membongkar coil yang rusak.perlukah dihipo test lag
    jawab: tentunya perlu utk tahu sehat?

  50. oki says:

    ass pak saya punya pertanyaan pak
    1.bagaimana cara menghitung amper kosong ?
    2.adakah cara menghitung ohm untuk standar ilitan per kwnya, misalkan untuk motor 1.5kw standar setelah di ukur ohmnya 0.75
    3.kl amper besar biasanya suka di tambah lilitan, untuk tidak mengurangi KWnya sebaiknya d tambah berapa persen dr jumlahnya.kl bisa dengan ganti kawat ada ga pak rumusnya. saya masih pemula dan ingin tau pak.
    makasih pak…
    jawab: item 1, kalau motor sdh ada, ya sambung listrik ->ukur.
    pakailah rumus2 listrik , anda akan tahu ohm, arus dsb nya.

  51. Wahini says:

    Apakah Fungsi terminal R, S, T pada motor listrik 3 Fasa.
    Jawab: ya utk nyambung listrik 3phase dari sumber.

  52. didik purwanto says:

    salam kenal ya pak.saya mau menanyakan ukuran kawat yang terpasang pada kipas angin yang menggunakan pengatur kecepatan 1 2 3 dan berapa jumlah lilitannya.soalnya saya belejar menggulung dengan menggunakan kawat ukuran 0,15 dan dengan jumlah lilitan 400 dan hasilnya baru 5 menit,sudah panas sekali.banyak terimakasih
    Jawab:Jawab: saya tida dpt menjawab , karena tidak punya data.
    Saran pendekatan: dapat di hitung tahanan (R) motor
    Misal: kipas angin Watt nya = 220 watt, voltage = 220Volt maka bisa dihitung arus I = watt dibagi Volt jadi = 200 wtt : 220 v= 1 ampere.
    Tahanan kaawat kipas = volt dibagi arus jadi = 220 : 1 = 220 ohm
    Sekarang ukur dgn ohmmeter yg 400 gulug itu berapa ohm misal ketemu 150 ohm
    Perkiraan Jadi hitungang sbb 220/150 x 400 gulug = 586 gulung

  53. bayu says:

    assalamualaikum pak mau tanya kalau lamel plate rusak bisa di perbaiki atau tidak ? trus cara mengetahui rusak atau tidak secara kasat mata gimana ? terimah kasih pak masalh nya saaya bekerja di pabrik yang banyak menggunakan motor2 besar
    jawab:
    apakah kelihatan gosong? diperabiki dgn melepas lembar demi lembar dan diisolasi. jika motor besar lebih baik mengundang “penyedia jasa rewinding” yg bonafit.

  54. ALI says:

    pak marmo saya mau tanya soal merubah teg motor 3 fasa dari teg 440volt menjadi 380volt.terus efeknya apa bila motor bertegangan 440volt diberi tegangan 380volt.terimakasih sebelumnya
    jawab: ditulisan web ini ada yg bahas teg. standard praktis +/- 10% dari nameplate. jika terpaksa: hrs rerate/downrate. bisa dihitung max beban motor. (rms pendekatan KW atau Hp downrate=380/440).

  55. albert says:

    Salam, pak setelah selesai rewinding, di meger tahanan antar kumparan dan body, minimal harus berapa mega ohm? Pernah setelah rewind, dapat 5 mega ohm, dijalankan tp tak bermasalah.
    Jawab: utk motor tegangan dibawah 1Kv, minimum 5 megohm pd temp40c

  56. bima rama dunas says:

    asslamualaikum…
    pak sya maw tnya ,saya punya motor 3 phase, tetapi plat nme nya hilang, sya pngin taw gmna cra menghitung ulang V kerj, cos Q, dan Frekwnsiny..
    mengingat motor trsbut sudah lam tersmpan hmpir40thun ,..sya ingin memanfaatkn kmbli mtor trsbt

  57. winardi says:

    Pak bagaimana kalau motor tegangan 50 HZ dikasih tegangan 60 HZ, dan juga sebaliknya? dan apa efeknya?
    Jawab: di web ini ada tulisan soal tsb.silahkan cari

  58. sofyan says:

    Tolong pak beritahu saya, dimana saya bisa mendapatkan buku teknik rewinding motor tak serempak 1 fasa & 3 fasa ? Termasuk buku atau artikel untuk memodifikasi rpm, daya motor, dsb. Trims atas infonya.

  59. timbul f says:

    salam kenal pak marmo, saya mau menanyakan motor 3phase,3hp,In 5A, 4 pole dengan diameter kawat 0,80mm kami punya masalah mau menggulung tapi kami lupa menghitung jumlah kawat aslinya. bagaimana cara mencari/menghitung jumlah kawatnya ini ?

  60. rhamma says:

    selamat siang
    saya mau bertanya mengenai batas maksimal rewinding motor listrik berapa kali dan ada tidak ukuran standar motor listrik tersebut tidak layak pakai?
    terima kasih,

  61. arifin says:

    GOOd best FAraday sir……….tq

  62. M.Albert says:

    asslamualaikum…
    Pa, saya mau tanya bagaimana formula untuk menghitung jumlah rotor bar ( berdasarkan data name plate) tanpa melihat fisik nya. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih. Regard, Albert
    Jawab: maaf saya ya belum pernah menemukan teori atau petunjuk utk itu.

  63. Kaleb says:

    Yth Bp Soemarno,
    Saya punya motor DC 50 HP baru di-rewinding statornya, seminggu kemudian saat motor standby (blm running) JK nya kemasukan arus AC dari terminal yg berdekatan dan langsung off (setelah dicek diode & fuse tdk rusak, motor tdk terbakar). Lalu diode diganti yg lebih besar dan motor dioperasikan lagi. Seminggu kemudian motor off, setelah dicek JK nya putus (0 Ohm) dan harus di-rewinding lagi (garansi dianggap hangus). Apakah memang penyebabnya karena JK sempat kemasukan arus AC? Apakah jika JK kemasukan arus AC bisa menyebabkan JK terbakar / kerusakan lainnya?
    Mohon informasinya Pak (via email jg ya Pak), terima kasih.
    jawab:
    saya kurang paham masalah ini. sekedar pendapat: saat diduga kemasukan arus AC, kmdn dijalankan bisa berarti tdk masalah dan diganti diodebesar, dijalnkan trs off.& 0 ohm. bgmn investigasi bentuk kerusakan? hangus semua atau putus saja? saran ,jika rewinding pilihlah ke vendor yg sdh punya Qc baik.

  64. asslamuallaikum pak, saya mau tanya..bagaimana cara mencari penampang kawat untuk gulungan motor apa bila ukuran kawat yang asli tidak ada,dan harus dibuat kan persamaanya,misal kawat ukurang 1,oo mm persamaanya harus diganti ukuran berapa? dan pararell berapa?…mohon penjelasanya..terimakasih.

  65. fakhri says:

    pa, saya mau tanya pada motor induksi apa penyebab dan akibat dari:1.ground fault 2.unbalance 3.oveload 4.short circuit
    jawab:
    1.karena wiring /isolasi rusak/short dgn body motor
    2. rotor tidak balance ( berat sisi sayu dgn lain tidak imbang), arus phase stator tdk sama.
    3. beban terlalu besar, shg arus melebihi rating.
    4.hubung pendek akibat isolasi winding rusak.

  66. frangky salamala says:

    saran saya; utk mendapat kan kwalitas dari hasil melilit motor adalah,,, jangan merubah desain pabrik dan perlu kwalitas kawat email yg tahan terhadap temp…serta memasang isolasi dgn benar..dan juga harus paham sistem conet motor yang benar use b atau d .>sebelumnya kita hrs paham apa itu daya masuk dan keluar…….selagi motor bertahan lama…berarti motor itu di kata kan bagus…..dan tdk mudah terbakar,,,,,by hme unvic sorong (teknik elektro)

  67. nano says:

    Salam kenal pak.saya mau nanya pak,bagaimana cara mengetahui 1.cara mengetahui rpm motor jika nameplate rusak. 2.menghitumg Q/besar kawat yg digunakan pada sebuah motor 3 pase.trimakasih atas bantuannya
    Jawab:
    berdasar jumlah slot, anda bisa merencanakan akan dibuat berapa rpm dan watt berapa kemudian menentukan besar kawat.

  68. Junaedi says:

    Salam kenal Pak Soemarno,

    Saya adalah sales engineer untuk machining product, belakangan ini banyak customer saya yang minta dibantu untuk rewinding motornya, ini suatu peluang untuk saya membuka usaha dibidang ini.

    pertanyaannya :
    1. apa yang harus pertama saya lakukan dan persiapkan?
    2. peralatan bantu apa saja yang harus saya sediakan? (peralatan minimal yang harus dipunyai)
    3. Kalau Bapak punya rekomendasi dimana saya bisa dapatkan peralatan tersebut termasuk material wirenya?

    Atas bantuan dan infomasinya, saya ucapkan banyak terima kasih.

    Hormat Saya,
    Junaedi

  69. Budi Santoso says:

    Dear Pak Sumarno,
    Sy mempunyai 2 unit trafo disribusi dengan kapasitas dan tegangan yg sama tetapi beda di hubungan kumparan trafo, Trafo-1 kapasitas 1.600 kVA, 6 kV/0.4 kV, Dyn11; Trafo-2 kapasitas 1.600 kVA, 6 kV/0.4 kV, Dyn5.
    Pertanyaan sy, bisakah Trafo-1 dan Traf0-2 di-paralel tanpa hubungan kumparannya disamakan terlebih dahulu? (Kalau tidak bisa rencana sy akan menyamakan hubungan kumparan, merubah hubungan kumparan Trafo-2 dr Dyn5 menjadi Dyn11, biar sama dengan hubungan kumparan Trafo-1).
    Bagaimana cara menghubungan paralel 2 trafo dengan hubungan kumparan yg berbeda (Dyn11 dengan Dyn5)? Mohon penjelasannya Pak, thanks…

  70. ilya waluya sitir says:

    Dear All,

    Permisi Pak Sumarno, sekedar memberikan solusi untuk rekan2 yg akan perbaikan electro motor untuk wilayah Karawang Jawa Barat dan sekitarnya dapat menghub PT Harco Primatama di 0267 8458289

  71. Rahmat says:

    Assalamualaikum Wr. Wb. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas penjelasan bapak, karna dapat menambah ilmu pengetahuan saya. Kalau boleh saya bertanya, saya ingin tahu bagaimana cara menentukan speed motor 3phase/2phase sebelum memulai rewinding…? Semoga bapak dapat menjelaskan semuanya dengan detil
    Jawab: motor putarannya ditentukan oleh berapa jumlah pasang kutub yg akan kita buat.

  72. surya says:

    Salam kenal pak soemarno.saya mau nanya pak,bagaimana caranya merubah kecepatan putar motor kipas angin(motor kapasitor), apa dengan menambah lilitannyanya saya dapat menambah kecepatan motor kapasitor?
    jawab: putaran motor listrik itu ditentukan oleh jumlah pasang kutub. ini bisa direncanakan sebelumnya. terminal wiring bisa di atur connection nya utk meme
    proleh jumlah kutub sesuai dgn putaran yg diinginkan.

  73. deny safari says:

    Pak Soemarno, saya ingin bertanya mengenai rewinding motor pak,
    terdapat motor pada pbrik tmpt sya bekerja,troublenya yaitu amperenya melebihi batasnya, kemudian saya melakukan rewinding terhadap motor tersebut ke suatu vendor, setelah rewinding ternyata, ampere nya masih tinggi, setelah di tes,
    menurut bapak apa yang menyebabkan ampere nya tinggi, mohon bantuan nya pak, terimakasih sebelum nya,,,,
    Jawab: test ampere tinggi itu tanpa beban atau dgn beban? jika dgn beban ampere tinggi, kemungkinan beban terlalu besar atau motor terlalu kecil HP nya. maaf saya tdk bisa jawab dgn baik , karena anda tdk memberi data2 cukup

  74. ardian says:

    pak dalam menggulung ulang motor listrik, yang di sambung ujung ketemu ujung atau ujung dengan pangkal?
    jawab: sebelum menggulung tentunya di buat diagram shg tahu mana2 disambung. mungkin yg dimaksud, ujung dgn ujung itu hub star dan pangkal dgn ujung itu star.

  75. ahmad fauzi says:

    assalamualikum pak.
    pak bagai mana caranya menghitung kawat?

  76. ulasanyang bagus nambah ilmu bengkel saya,mksh pak

  77. rifian sjarief says:

    Pak Marno, kali ini saya ingin bertanya yaitu ; berapa tahanan isolasi electromotor yang diizinkan setelah di-rewinding. Dan dari pengalaman Bapak, berapa tahanan isolasi elektromotor :1. setelah di-rewinding/sebelum di schellak. 2. setelah dischellak tapi belum dikeringkan dan 3.setelah selesai dikeringkan. Dapat saya tambahkan bahwa saya awam dalam masalah elektromotor ini. Terlebih dahulu saya ucapkan terima kasih.

  78. Budi says:

    Asalam mualaikum pak marno saya tanyaa, saya punya elektro motor 3 fase putaran 3000 Rpm , Bisa tidak pak kita turunkan jadi putaran 1500 Rpm , Trima kasih pak .
    Jawab: ya di rubah kutubnya,teori bisa, tapi praktek sulit karena kutub2 disambung didalam-> sulit merubah.

  79. Hasaibuan says:

    Pak marno tolong dibuatkan gambar kumparan motor pembangkit listrik ( perbedaan kumparan, dari listrik menjadi mekanik dan dari mekanik menjadi listrik (pembangkit) terimakasih.

  80. Moko says:

    Assalamu’alaikum
    pak marno saya mo nanya…gimana caranya rewinding untuk menaikan KW(DAYA) motor induksi 3phase apakah jumlah lilitan dan luas penampang kawat berpengaruh… kalo iya minta rumusanya dong…misal motor induksi 3phase 2,5KW mo dinaikin jadi 3KW ato lebih dengan cara rewinding….!!!
    Jawab: cukup sulit karena keterbatasan space kawat, tapi dgn merancang dgn menaikan tegangan (Voltage) suply bisa.

  81. jejen says:

    Ass Wrb Pak Marno , saya mau nanya utk mengetahui U1 V1 W 2 dan U2 V2 W 2 pada elmot 6 pole gimana caranya karena dari bengkel rewinding kabel-kabelnya tdak dikasih tanda lagi
    terima kasih.
    Jawab: yg seperti ini tentu sulit, kecuali tiap kawat tahu keluar dari slot mana. bgmn kalau dibawa ke yg merewinding.

  82. rifian sjarief says:

    Ass.Mualaikum Pak Marno.
    Saya me-rewinding electro motor Brook Crompton 11 Kw, dengan data sbb. : Amp. 22, Temp 80C, Volt 380, Class F, Rating MC RPM 2930. Setelah ditest tanpa beban, Amp. tiap tiap phase 2,40 dan test dengan beban 10,60 A. Ketahanan isolasi terhadap ground/body tak berhingga. Begitu juga antar phase dimegger 500V, tidak berhingga. Yang ingin saya tanyakan apakah dengan kondisi seperti itu motor dapat panas disebabkan re-winding yang salah atau tidak memenuhi syarat? Panasnya disekitar bearing depan, rumah bearing sudah di re-bushing sesuai dengan petunjuk Bapak. Sudah dipakai dengan beban 2 x 10jam, hasilnya baik/panasnya normal/tidak tinggi, pada hari ke 3 terjadi panas agak tinggi disekitar bearing. Saya memperkirakan terjadi perubahan pada aligmentnya dan akan saya lakukan pengecekan kembali. Mohon dapat Bapak berikan penyebab yang mungkin dan solusinya. Pak apa artinya Rating : MC?, saya tidak menemukan dalam buku name plate (mungkin juga saya kurang teliti membacanya)
    Pak, sekalian saya ingin menanyakan apakah halaman 90 dari buku Petunjuk Praktis Aligment memang tidak ada?
    jawab: jika panas dari rewinding (electris)itu merata, kalau bearing depan disebabkan mekanis bisa bearing/alignment), apakah masih bisa dipegang tangan? yg digerakan mesin apa? apakah medianya panas?

  83. yusup says:

    ass.. pa sumarno… saya rewending motor tpi hasil rewendingan saya tu cpet panas..knapa ya pa.? saya mhon bantunnya.terima kasih
    jawab: mungkin ada kesalahan hitung, arus melewati batas arus pada pemampang kawat tertentu. atau beban terlalu berat utk motor tsb.

  84. lasiyan says:

    pak mau tanya ni….saya punya trafo welder,gulungan skundernya hangus,kawat tembaga bebbentuh bulat bukan pipih…bagaimana caranya,kalau tidak di ganti kawatnya,cukup di repaire?terima kasih pak…
    jawab: kalau sdh hangus ya hrs gulung baru

  85. ian setiawan says:

    asslm pa..slm kenal sy mau tanya rumus untuk menentukan lilitan,trimaksih sblmnya

  86. Agus says:

    Salam kenal pak, mau tanya soal motor hasi rewinding pak. Paramater-parameter apa yang perlu dilihat sehingga kita bisa tahu hasil rewinding motor itu bagus atau tidaknya.makasih sebelumnya…
    jawab: perlu di chek/ukur: R perphase, megger dgn body, bandingkan dgn hasil yg dilaporkan dan bandingkan dgn (data original dari pabrikan), setelah di coba, ukur Io, vibrasinya, panasannya, arus dgn beban.

  87. rizky r says:

    Saya ingin bertanya tentang rotor belit pak…
    Apa perbedaan rotor sangkar dan rotor belit??
    Dan mengapa rotor belit lebih cepat terbakar dari pada rotor sangkar… Trims
    jawab: beda, rotor sangkar tupai lebih kompak,lebih bersih, lebig balance. mungkin PM rotor sangkar tidak dilakukan, sehingga banyak kotoran/grease2 lengket di sela2 belitan.

  88. Indra says:

    Assalamualaikum pak marno..
    Di kthui 2 buah mtr 3 phase, dg hp, diameter kwt, jmlh lilitan, ampere, rpm, kutub, pokoknya smua sama. Tp yg mmbedakn adlh lgkah dr rewinding 2 mtr tsb. Mtr prtama mmpunyai lgkh 8/10-8, 8/10-8 (4 ktb). Sdgkn mtr kedua mmpunyai lgkh 8-9/9, 8-9/9 (4 ktb).
    Yg sy tnyakan, adkh prbedaan kualitas (performa) dr 2 mtr tsb? Matur nuwun pak.
    Jawab: putaran jelas sama. jika baru relative sama.

  89. danang says:

    Assalamu’alaikum wr wb,
    Pak Soemarno saya ingin bertanya ,bagaimana cara merubah motor 3 fasa yang bekerja pada tegangan 200v 60 hz menjadi 200v 50 hz. jadi perbedaannya hanya di frekwensinya saja. sebab sudah saya coba memakai tegangan 200 volt 50 hz yang terjadi motor baru berputar sebentar suhunya sudah sangat panas. dipabrik kami hanya punya tegangan 200v dan 380v untuk itu kami ingin merubah motornya agar sesuai dengan suply yang ada. demikian pak mohon penjelasan . terima kasih .
    wassalammua’laikum wr wb.
    jawab:caba di baca artikel di web ini, pengaruh/efek perubahan 60 hz ke 50 hz. motor diubah utk itu tidak bisa. mungkin di pasang kapasitas yg lebih besar.

  90. Aga Valentia says:

    saya ada PR ne pak..kalo saya punya motor 1000 HP dengan suplai tegangan 3000 V dan mau di ubah ke tegangan 400 V kira2 untuk rumus gulungnya gmana ya pak??saya tunggu jawabannya
    jawab; saya tidak ngerti maksudnya. cobalah pakai rumus I=V/R. jika I=3000/R bandingkan dgn I=400/R maka logika kita akan kemana ?

  91. surya setiawan says:

    assalamualaikum pak suemarno, saya bekerja salah satu perusahaan pks diphg medan, saya ingin bertanya : kami punya pembangkit kapasitas altenator 4000 KVA setelah sincron dan dibebani maka beban phasa dengan netral hampir sama ( misal : beban phasa 3000 amper beban di netralnya 2000 A) sementara pak kapasitas switch netral 1000A) kira2 dimana problemnya?Mohon kontribusinya pak!!!
    Jawab: apakah beban di ketiga phase sudah dihitung? harus sama besar. agar tidak terjadi kondisi asimitrical.

  92. januar farid says:

    salam kenal,,
    pa mu numpang tanya? bisa ga elektromotor yang mengunakan kawat 3 lembar di ganti dengan 1 kawat?
    trus cara penghitungannya gimana?
    jawab: saya belum jelas pertanyaanya. apakah tiga kawat itu 3 phase. atau 3 lembar kawat itu per phase.

  93. Adi_Muslim says:

    kenapa pada motor 3 fasa apabila dihubungkan seperti dibawah ini
    R-U
    S-V
    T-W
    (berputar ke arah kanan)
    R-V
    S-U
    T-W
    (berputar ke arah kiri)
    R-U
    S-W
    T-V
    (berputar ke arah kiri)
    R-V
    S-W
    T-U
    (berputar ke arah kanan)
    mohon penjelasannya..
    jawab: didalam motor3phase itu ada medan listrik berputar, itu yg memutar rotor maka jika dua kawat di tukar posisi sambung-> putaranya menjadi kebalikan.

  94. Hotma says:

    Pa mau nanya dikit,kalo tahanan motor apabila kita ukur per lilitan untuk standar nya berapa?
    jawab: itu bisa dihitung berdasar rumus listrik asal diketahui: HP atau KW, voltage (bisa dari nameplate)

  95. wansyah says:

    Pak, Mau nanya dikit, di tempat kerja saya banyak motor yang ukurannya sama.. ada masalah gak jika rotornya saya tukar-tukar jika ada salah satu motor yang short…terima kasih sebelumnya…
    jawab: jika sama persis, electrical dan size mekanisnya sama, bisa saja.

  96. richo part says:

    makash atas blogx pak saya sngat tertarik kebetulan saya juga tukang gulung elmot.
    jawab: maju terus utk improve

  97. yanto says:

    selamat malam pak,saya ada masalah pada elmot…saya mau rewinding elmot 3 phase 2 pole jumlah alur 30….sementara gulungan aslinya tidak ada lagi alias kosong…mohon petunjuk gambar ataupun rumusnya… terima kasih

  98. imam says:

    selamat malam Pak Sumarno.
    saya melakukan maintenance di pabrik gula, elmot 370 KW, setelah kami bongkar ternyata di stator ada 1 kawat yg putus,, apakah masih memungkinkan untuk disambung terus di insulating varnish kembali? mohon penjelasanya,, terimakasih
    jawab: saya tidak bisa menjamin, tapi dari actual kondisi jika memungkan bisa ya kita coba, dengan meyambung dan isolasi yg baik. dari pada langsung di bongkar.

  99. makhsus says:

    selamat pagi Pak Sumarno,
    saya belajar gulung motor dibengkel gulung .
    saya habis bongkar motor 3 phase 10 pole, tapi kesulitan untuk mendata karena coil hangus terbakar . yang saya lihat langkahnya 5 alur tapi saya
    bingung untuk menghitung kelompok coil tiap phase .
    Spec motornya : 5hp; 10pole; 560rpm
    jumlah alur 48; Apakah saya boleh minta petunjuk bagaimana cara menggambarnya .
    Mohon petunjuknya . Atas bantuannya saya haturkan terima kasih .
    salam…
    jawab: sebaiknya mencari buku panduan rewinding dari STM/SMK jrusan listrik arus kuat, agar lebih menguasai.

  100. aditya says:

    pak bagaimana cara memodifikasi ukuran kawat email motor 3 phase,? misal di besarkan ataupun di kecilkan.
    jawab: membesarkan/mengecilkan, tentu yg penting adalah hitungan R nya, karena akan mentukan besar arus/watt.

  101. wawan wijaya says:

    Assalamualaikum,,,,,
    salam kenal pak,,,saya wawan wijaya saya pimpinan dari cv gagas bakti nusa work shop repair dan rewinding electro motor di daerah bekasi, dg mengacu standarisasi, kualitas rewinding saya sangat berharap bimbingan dari bapak agar bisa mengkontribusi,,,,saya mempunyai 22 karyawan, saya ingin di sela2 aktivitas kami ada program seminar atau pendidikan standarisasi repair dan rewinding, bisakah bapak kirimkan price list buku pedoman baik tentang buku rewinding, buku eligment, buku bearing, buku balancing ( semua buku ciptaan bapak,,,,sekali lagi mohon bimbinganya ya pak,,,,
    terima kasih.
    Salam Hormat,
    Wawan wijaya
    ( DIREKTUR )
    CV GAGAS BAKTI NUSA
    Jl. raya pilar no.102 cikarang bekasi
    jawab: pembinaan bidang mutu perlu dilakukan terus menerus, agar hasil kerja semakin baik. rewinding: minimal sama dgn eff motor aslinya. yg saya bukukan baru dua. bisa mencari tulisan2/artikel di internet.

  102. ahmad says:

    saya mohon bantuannya pak,merubah rpm elektro motor dri 1500 ke 3000 bahkan sebaliknya. mohon pencerahannya pak. salam sukses
    jawab: itu dgn merubah jumlah kutub stator. koneksi hub stattor menjadi separonya atau dua kalinya.

  103. Raymundo says:

    I see you share interesting stuff here, you can earn some extra
    money, your website has big potential, for the monetizing
    method, just search in google – K2 advices how to monetize a website

  104. yanuar says:

    salam kenal pak… maaf pak mohon penjelasannya untuk rewind motor 3 phasa 48 alur 4 pol. terima kasih
    jawab: Maaf. ini critanya panjang. bisa cari buku2 SMK listrik,

  105. Indra says:

    selaat malam oak Sumarno.
    menurut saya, sebuah generator jika diberi babaen maka voltase cenderung turun. tp saya oernah mengalami, sebuah generator di beri beban malah voktase nya naik.
    apa yg menyebabkan bisa demikian? dan bagaimana pemecahannya?
    mohon oenjelsan pak.
    terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>