Derajat / Tingkat proteksi Motor Listrik

Posted on August 14, 2008
Filed Under Motor listrik |

Beberapa faktor yang harus di ketahui jika kita merencanakan akan menggunakan motor listrik harus mempertimbangkan tempat motor,al: kondisi ruang, bahaya yang dapat terjadi, keselamatan orang/operator, berapa tinggi diatas permukaan laut dll.
Derajat proteksi. merupakan standard tingkatan pencegahan motor sesuai

dengan peruntukan. seberapa tinggi motor dipilih untuk peruntukan tertentu, yang bertujuan sebagai proteksi motor maupun pemakai.
kita perlu memahami apa yang ditentukan oleh NEMA ataupun IEC, karena kadang kala kita menghadapi kedua standard itu dipakai secara bersama.
 
Standard yang terbanyak dipakai di dunia industri motor listrik, al:
· NEMA : National Electric Manufacturers Association
· IEC    : International Electrotechnical Commission
NEMA memakai istilah “enclosure type” untuk standard proteksi
IEC    memakai istilah “ingress Protection” atau IP

Revisi terachir mengenahi Enclosure Ratings telah dipublikasikan oleh
NEMA  dengan Standard Publication no.250 dan
IEC dengan IP Standard 60529
 
Motor di klasifikasikan oleh NEMA dengan Type “Non-Hazardous area” (digit pertama)sbb:
Type         Keterangan

 Type 1      dirancang proteksi yang mencegah sejumlah kotoran yang   jatuh /terbatas  

 Type 3      dirancang dengan proteksi yang dipasang di ruang terbuka terutama mencegah sejumlah kotoran, hujan,salju, angin berdebu, forasi es dari luar  

Type  3R    dirancang dengan proteksi yang terutama motor untuk dipasang ditempat terbuka dan dapat mencegah sejumlah kotoran, hujan,salju, angin berdebu, formasi es dari luar  

Type 3S     dirancang dengan proteksi yang terutama motor untuk dipasang ditempat terbuka dan daerah sering ada es dan dapat mencegah sejumlah kotoran, hujan,salju, angin berdebu, formasi es dari luar.  

Type 4       dirancang dengan proteksi untuk terutama motor untuk dipasang didalam ruangan tertutup ataupun terbuka / daerah sering ada es dan dapat mencegah: sejumlah kotoran, hujan,salju, angin berdebu, percikan air, semburan air dari slang, kerusakan akibat formasi es dari luar

Type 4X    dirancang dengan proteksi untuk terutama motor untuk dipasang didalam ruangan tertutup ataupun terbuka / daerah sering ada es dan dapat mencegah: pengkaratan sejumlah kotoran, hujan,salju, angin berdebu,percikan air, semburan air lansung dari slang, kerusakan akibat formasi es dari luar

Type 6     dirancang dengan proteksi untuk terutama motor untuk dipasang didalam ruangan ataupun ditempat terbuka dan dapat mencegah: semburan air dari slang, masuknya air kedalam motor ketika motor dimasukan kedalam air dengan waktu sementara dan kedalaman terbatas, kerusakan akibat formasi es dari luar

Type 6P  dirancang dengan proteksi untuk terutama motor untuk dipasang didalam ruangan tertutup ataupun terbuka  dan dapat mencegah: semburan air dari slang, masuknya air kedalam motor ketika motor dimasukan kedalam air dengan waktu lama dan kedalaman terbatas, kerusakan akibat formasi es dari luar
 
Type   12  dirancang dengan proteksi untuk terutama motor untuk dipasang didalam ruangan dan dapat mencegah : sirkulasi debu,kotoran yang jatuh dan tetesan cairan korosive

 Motor di klasifikasikan oleh NEMA dengan Type “Hazardous area”
(digit pertama) sbb:
Type         Keterangan

Type   7   dirancang proteksi untuk motor dipasang di tempat tertutup dengan lokasi :Class I, Group A, B, C, atau D, seperti telah ditentukan oleh NEC (National Electrical Code)

Type   8   dirancang proteksi untuk motor dipasang di tempat tertutup atau terbuka dengan lokasi :Class I, Group A, B, C, atau D, seperti telah ditentukan oleh NEC (National Electrical Code)

Type   9   dirancang proteksi untuk motor dipasang di tempat tertutup dengan lokasi Class II, Group E, F, atau G, seperti telah ditentukan oleh NEC (National Electrical Code)

Type 10   dibuat dengan konstruksi cocok untuk aplikasi ketentuan “Mine Safety & Health Administration”

Bagaimana IEC membuat Definisi
Standard IEC , 60529 menyebutkan Ingress Protection diberi kode  2 digit.
Digit pertama menentukan proteksi sebagai pencegahan bahaya masuknya barang benda berbahaya dan padat.
Digit kedua pencegahan bahaya masuknya air
Contoh: IP 65 artinya : diproteksi dengan kawat 1.0 mm, artinya tidak bisa dimasuki debu dan dapat mencegah air bertekanan dari segala arah

Tabel berikut  disarikan dari standard IEC

Protection Against Access to Hazardous Parts (Digit pertama)

Angka   Arti & Keterangan

  0    Tidak ada proteksi 

  1    proteksi terhadap masuknya barang dengan diameter (50 mm)

  2    proteksi terhadap masuknya barang sebesar jari tangan(12×80mm)

  3    proteksi terhadap masuknya peralatan dengan diameter (2.5 mm)

  4,5,6  proteksi terhadap masuknya barang dengan kawat (1.0 mm)
 
Protection Against Ingress of Solid Foreign Objects ( Digit kedua)

Angka  Descripsi
  0      Tidak ada proteksi
  1      Proteksi terhadap obyek sama atau lebih besar dari 50 mm
  2      Proteksi terhadap obyek sama atau lebih besar dari 12.5 mm
  3      Proteksi terhadap obyek sama atau lebih besar dari 2.5 mm
  4      Proteksi terhadap obyek sama atau lebih besar dari 1 mm
  5      Proteksi terhadap debu
  6      Kedap terhadap debu (Dust tight)

Protection Against Ingress of Liquid  ( Digit kedua)

Angka  Descripsi
  0       Tidak ada proteksi
  1       Proteksi terhadap tetesan air secara vertical 
  2       Proteksi terhadap tetesan,meski pada kemiringans/d 15 der 
  3       Proteksi terhadap air spray s/d sudut 60 drjt dari vertical
  4       Proteksi terhadap air spray  dari segala arah 
  5       Proteksi terhadap air Jetting dari segala arah
  6       Proteksi terhadap air Jetting tekanan tinggidari segala arah
  7       Tahan jika dimasukan kedalam air (waktu sementara)
  8       Tahan pemakaian didalam air

NEMA  vs IEC
Tabel dibawah ini sebagai Informasi yang dibuat oleh NEMA Standard No.250 Appendix A sebagai guide komparasi dari :
“NEMA Enclosure Type Number” ke “IEC Classification Designations”.
IEC tidak menyebutkan derajat proteksi mencegah kerusakan mekanis, risiko meledak, atau kondisi lembab/kondensasi, uap korosive, dll.
NEMA Standards Publikasi 250 meliputi test kondisi environmental , korrosive karat, es, oli, dan pendinginan. Oleh sebab itu maka konversi ini tidaklah persis sama. 

Tabel dibawah ini tidak untuk konversi secara persis, jadi harus ada keterangan atau verifikasi test.

NEMA Enclosure        IEC Enclosure Designation
 Type Number            IP number
      1                        IP10
      2                        IP11
      3                        IP54
      3R                      IP14
      3S                      IP54
  4 dan 4X                  IP56
      5                        IP52
  6 dan 6P                  IP67
 12 and 12K                IP52
     13                        IP54

Kesimpulan,
jika kita akan membeli /memesan harus mencantumkan salah satu atau kedua “type proteksi” yang kita perlukan.

(referensi: Guide to NEMA & IEC Enclosure Rating)

Comments

3 Responses to “Derajat / Tingkat proteksi Motor Listrik”

  1. adi on April 28th, 2009 4:26 am

    Selamat pagi Pak Marno.Saya sering menyelenggarakan diklat/seminar mengenai electrical & mechanical. mohon biodata instruktur2 yang berpengalaman / bisa dihubungi?Terima kasih. salam, Adi

  2. usman on August 4th, 2009 12:16 am

    selamat pagi pak. marno
    aku salah satu teknisi di perusahaan swasta. gimana cara diskusi dengan bapak kalau aku memdapatkan msalah/probelm baik itu trafo atau motor. terima kasih
    Jawab; monggo bisa kirim email atau tlp anda no.brapa

  3. freddy palti on August 27th, 2009 12:41 pm

    terima kasih pak, saya mau tanya:
    1.bagai mana cara mengetahui lilitan start dan lilitan running pada motor induksi?
    jawab:utk motor 3 phasa, semua lilitan biasanya ya juga running. motor 1 phase, lilitan running tidak disambung dgn condensator atau sistem start.

Leave a Reply




  • Soemarno Adibroto
    Lahir di Blora 20 September 1947

    Dulu pada th 1972 ketika saya mulai bekerja pada umur muda 24 th di bagian maintenance sebagai supervisor, sulit bagi saya untuk melakukan pekerjaan dengan baik. karena sangat langka bahkan tidak ada buku atau referensi. Sehingga kadang kita tidak tahu berbuat apa yang seharusnya. Maka mulailah mencari sendiri2 pengalaman2 baru berdasar logika dan naluri untuk memperbaiki kebiasaan2 lama. Sejalan dengan waktu maka berkembanglah system atau, Tatacara Maintenance (Maintenance Mangement). Mengingat kesulitan saat itu menjadi pemula bekerja sebagai orang maintenance, maka saya ingin menuliskan apa yang bisa saya tulis terutama untuk para pemula, bagi yang ingin menulis juga sangat di harapkan bergabung, bagi yang ingin diskusi/tanya-jawab yang monggo.
    Semoga bermanfaat.