Koreksi alignment karena pemuaian

KOREKSI KARENA PEMUAIAN YANG TIDAK SAMA
Perlu kita ketahui bahwa ?
Me-alignment .0000 tidaklah selalu betul.
Cara menghitung perubahan / pemuaian tinggi mesin akibat perubahan suhu
Mengapa ? Karena pada kondisi tertentu mengsyaratkan untuk tidak dialignment 0000.

Kondisi ini harus dipertimbangkan:
1. Jika kondisi operasi kedua mesin akan mengalami kenaikan panas yang sama, mencapai temperatur sama, maka alignment harus 0000.
2. Jika kondisi operasi kedua mesin akan mengalami kenaikan panas yang tidak sama, sehingga akan mencapai temperatur tidak sama, maka alignment mesin yang lebih panas harus di reposisi lebih rendah.
3. Jika kondisi operasi kedua mesin akan mengalami penurunan panas yang sama, dan akan mencapai temperatur sama, maka alignment harus 0000.
4. Jika kondisi operasi kedua mesin akan mengalami penurunan panas yang tidak sama, sehingga mencapai temperatur tidak sama, maka alignment mesin yang lebih dingin harus di reposisi lebih tinggi.

Hal2 yang diketahui sebelum mengadakan perhitungan misal sbb:
· Suhu ruang   T1 = 35 C
· Suhu operasi (running)  Motor sisi bearing luar (outboad)  Tr.m.ob =  39 C
· Suhu operasi (running)  Motor sisi bearing dalam (inbboard)  Tr.m.ib =  43 C
· Suhu operasi (running) Pompa sisi bearing dalam (inboard)  Tr.p.ib = 85 C
· Suhu operasi (running) Pompa sisi bearing luar (outboard)  Tr.p.ob = 80 C
· Tinggi poros Motor hm = 8 inchi
· Tinggi poros Pompa hp = 12 inchi
· Koefisien muai logam bahan  = 0.0059
· Muai = (T.running – T non running) x h x k

Perhitungan pemuaian.

Grafik

Gambar garis sumbu mesin2 yang mengalami perubahan temperature

Perhitungan
A. Misalkan posisi center dari kedua mesin sebelum di-alignment
B. Gambar posisi center dari kedua mesin setelah di-alignment 0.00 pada kondisi dingin
C Setelah dioperasikan ternyata menjadi :
· Motor sebelah.ob/luar muai sebesar 0.0018″
· Motor sebelah ib/dalam muai sebesar 0.002″
· Pompa sebelah.ob/luar muai sebesar 0.006″
· Pompa sebelah ib/dalam muai sebesar 0.0055″
Dengan penggambaran secara grafis  mudah difahami bahwa pada saat operasi terjadi mis-alignment sebesar 0.002″ dan jika saat mealignment diberi toleransi 0.002″ , maka misalignment menjadi sebesar kira2 = 0.004″
Kesimpulan :
1. Kumpulkan dan catat semua data suhu  operasi , tinggi mesin.
2. Buatlah histori alignment, alignment requirement dan pedoman / manual alignment.
3. Adakan monitoring vibrasi, monitoring alignment, sehingga kita dapat mengikuti trending atau kecenderungan kondisi.
4. Tindakan dapat dilakukan sebelum mesin mengalami kerusa kan.
    
5. Pengukuran aktual tinggi atau posisi dari mesin selama operasi maupun masih dalam stop dapat dialakukan dengan peralatan Optical atau Acculign 
6. Cara lain , operasikan mesin sampai mencapai suhu operasional kemudian stop mesin, segra melakukan chek alignment (dalam kondisi suhu operasi). Dari data hot alignment ini kita dapat melakukan koreksi cold alignment/target alignment.
Buatlah selalu histori data semua mesin2 rotasi sebagai bahan evaluasi. kadang kita ketemukan 2 atau lebih mesin yang sama persis (besarnya, konfigurasi pipa, medianya, operasinya), tetapi dalam kenyataan sifat alignment tidak sama. jadi waspadalah.

4 Responses to Koreksi alignment karena pemuaian

  1. firmansyah says:

    wah penjelasan bapak sangat baik dan mudah dimengerti oleh tehnisi pemula sekalipun, iya nih pak mengenai alignment apakah dengan adanya kesalahan penempatan shaft yang tidak sesuai dapat menyebabkan patahnya salah satu shaft tsb? Terima kasih Salam Firman
    Jawab : betul mas.

  2. soemarno says:

    Kopling flexible dimaksudkan untuk toleransi adanya misaligment axial& radial. tetapi itu sebetulnya sangat2 kecil, jika misalignment melebihi harga toleransi, maka kerusakan segra terjadi,al: ditandai dgn vibrasi/panas tinggi dan yang langsung menderita al bearing,kopling, seal,bahkan shaft bisa patah karena (fatigue.Semoga cukup jelas.
    Salam
    Soemarno

  3. Nugraha Subchan, ST says:

    Assalamualikum.Wr.Wb
    salam kenal pa,saya berminat memiliki buku praktis Alignment,bagaimana caranya pa,mungkin dengan buku yang lainnya juga.terimakasih

    wassalam
    Nugraha S

  4. krisna says:

    pak saya mau bertanya..adakah pengaruh vibrasi dari dudukan motor 1 ke motor yang lain? karena kita tdk tahu konstruksi beton d area ground floor pembangkit
    soalnya saya pada saat malam hari telah mendapatkan hasil alignment yg telah masuk toleransi setelah itu pagi harinya saya cek alignment saya,tetapi simpangan menjadi bertambah..mohon pencerahannya dr pengalaman bapak?
    Jawab: vibrasi dari satu ke mesin lain tentu ada, bisa lewat fondasi yg tidak rigid, bisa lewat pipa atau kabel yg kaku. juga pengaruh panas/muai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>