Mengapa bearing dekat kopling panas?

BAB VII KLINIK MESIN ROTASI
Pompa / motor beroperasi setelah satu jam mengalami panas didekat bearing,dan timbul vibrasi,bising dan achirnya cepat rusak.cepat rusak.

Kemungkinan sebab sbb:
· Jika
bearing
memakai grease/gemuk, biasanya terlalu banyak pelumasan grease, sehingga tidak ada ruang untuk pemuaian grease maupun bearingnya.
· Jika pelumasan memakai minyak pelumas, ada kemungkinan terlalu kental minyak yang diisikan. Jika system pelumasannya memakai “ring oil” atau “splash / piringan” dipilih pelumas dengan kekentalan/ viskositas ISO VG.
· Tapi sebab yang terbanyak ialah : poros mis-alignment. Jika poros tidak segaris waktu mesin beroperasi maka yang terjadi adalah poros akan ditarik oleh kopling kearah penyimpangan ” keatas atau kesamping atau kebawah, atau kombinasi”, sehingga beban/load menjadi sangat berat menimbulkan gesekan dan menghasilkan panas.
Cara mengetahui: dengan  alat pengukur vibrasi (getaran ) mesin saat beroperasi diukur vibrasinya. Kemudian analisa vibrasi  bisa menentukan sebab2 nya.
Ada berbagai cara menganalisa, tetapi memang tergantung alat apa yang kita punyai, manual atau computerisasi, tetapi yang paling penting adalah kepedulian (care) dari manusianya, karena filingpun juga dapat merasakan kondisi mesin.
Jadilah orang yang care dengan mesin yang anda kelola. Kata orang luar ”care your baby”

5 Responses to Mengapa bearing dekat kopling panas?

  1. artikel bagus sekali pak . saya pernah menemukan permasalahan seperti diatas tentang bearing . kalau panas saja masih mendingan ,tapi kadang-kadang sampai rusak / macet. tapi setelah saya pelajari satu persatu permasalahannya persis seperti di atas. syukur sekarang sudah jarang rusak. kalau rusak sih dikarenakan sudah masuk life time operasionalnya…sekali lagi terima kasih artikelnya…. Salam : Ari ( mesin perkakas 08 )
    Jawab:
    terima kasih.emang kita harus belajar terus. jangan mengulangi kesalan utk kedua kalinya.

  2. joni pump says:

    terima atas artikel ini pak,karena saya juga ada problem yang sama.apakah toleransi house bearing berpengaruh pak?

  3. azhari akbar says:

    Artikel dan komen yg bagus, menurut saya toleransi housing bearing dan toleransi shaft sngt brpngaruh. Terlalu sesak dapat menimbulkan high temp. Trlalu longgar bisa menimbulkan mechanical looses yg berakibat pada high vibration. Reply mr joni question

  4. rohman says:

    mw tanya nich… d.tempat saya itu ada motor baru, vibrasi normal dan tdk ada indikasi misalignment, tp temperature bearing motor dekat kopling tinggi, itu gimana yaa…
    jawab: kemungkinan misalignmnet atau problem pelumasan.

  5. anto.wijanarko says:

    Saya mau Tanya nih .pompa air menggunakan motor 22 kw. Saya mau merubah motornya menjadi 15kw apakah nanti jadi masalah
    jawab: jika diganti lebih kecil, pompa dibebani penuh maka motor akan overload. jika terpaksa pompa harus dijalankan tidak dgn kapasitas penuh. sebelum dicoba ukur ampere motor saat ini, bandingkan dgn ampre di nameplate motor. jikajauh dibawah ampre tertulis itu dapat dipakai pertimbanag utk dapat diganti. coba tulis di berikan infonya ……
    memang rata2 kita membeli motor dgn kapasitas yg terlalu besar dari kapasitas pompanya, ini pemborosan uang dan listrik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>