Alignment Motor Listrik

Alignment Motor Listrik.
Motor listrik tidak memiliki bearing axial atau thrust bearing tetapi selama beroperasi posisi rotor akan tetap pada posisinya. Artinya rotor tidak akan

bergerak bebas ke arah axial, karena andanya “magnetic center”, tetapi pada motor saat tidak dioperasikan dan bila diputar dengan tangan rotor akan bergerak axial (maju-mundur) cukup banyak. Perlu diketahui adanya gerakan axial pada semua mesin rotasi tidak diinginkan, kalaupun ada gerak axial harus di batasi sekecil mungkin. Pada mesin2 rotasi selain motor listrik biasa menggunakan bearing thrust/axial.
Untuk alignment dengan memutar driver motor listrik ,lebih sesuai dengan metode ” reverse indicator” karena metode ini tidak ada pengukuran permukaan (face) kopling, sehingga kesalahan akibat endplay/axial  bisa diperkecil.
Jika memilih  metode ” rim & face” , motor jangan diputar, karena mungkin kesalahan pembacaan cukup besar pada penunjukan dial pada facenya, karena selama poros motor diputar rotor akan berlari maju-mundur.
jadi yang diputar harus pompanya dan motor tidak diputar.
(lanjutanya dapat dibaca di artikel : alignment cara dial indikator)

7 Responses to Alignment Motor Listrik

  1. erik eko says:

    matur sembah nuwun dateng bpk Soermarno, saya sebagai teknisi maintenance PLTU CFK kaltim sangat terbantu dengan adanya blog ini.. lemah teles,Pangeran seng mbales..

  2. soemarno says:

    Mas Erik.Pengeran Maha Kuwaos dawuh:Titah punika kedah saling migunani,wajib ihtiar& bersyukur.

  3. iqnatius says:

    Dear pak sumarno,
    Saya mau tanya kalau untuk standardnya kondisi motor dan pergerakannya memang harusnya begitu.
    Namun bagaimana untuk mengatasi pergerakan axial motor waktu running, karena ini terjadi di unit saya… Juga apakah ada efek buruknya buat pompa sebagai yang digerakkannya pak…

    Nuwun.

  4. Wahib says:

    bagaimana menentukan power motor untuk aplikasi mesin yang kita buat ,misal untuk aplikasi blower dan conveyor?berapa hp yang kita pilih
    Jawab: tentu anda tahu dulu berapa Hp “power mesin” yg akan di gerakan oleh motor kemudian dikali safety factor (misal blower 1,2 : konveyor 1,5 dsb)

  5. Wahib says:

    Wah wejangane panjenengan pancen moncer
    lanjut pertanyaan yang kemarin Pak,gimana menentukan hp power mesinnya,misal konveyor dengan panjang 20 meter ,lebar 1 meter,digunakan untuk membawa makanan ringan,PAK punya materi tentang blower aku pingin banget mendalaminya
    jawab: kalau kita beli mesin:blower, pompa atau conveyor biasanya sdh disebut capasitas/hp dlm manual. kita gak usah repot2 ngitung lagi.

  6. Gempar says:

    Salam kenal Pak Soemarno,
    Sehubungan dengan subjek alignment ini, saya mohon advisenya, untuk posisi Motor listrik, kira2 mana yg lebih tepat posisinya, apakah di atas atau di bawah mesin yg digerakkan ? dalam hal ini Motor tersebut sebagai penggerak Vacum Compressor. Sebelumnya, Terima kasih atas advisenya.
    jawab: yg menntukan diatas atau dibawah-> temperature saat kedua running, yg lebih panas diset dibawah.

  7. Usahadi says:

    Yth,
    Bapak Soemarno, beberapa bulan saya sudah transfer untuk buku Alignment sampai sekarang belum saya terima di email saya, mohon pencerahannya, terimakasih.
    jawab:Mohon maaf jika belum terkirim,
    Biasanya selalu segra saya kirim, satu, dua hari pasti saya kirim.
    Hanya kadang yahoo tidak bisa ngirim atau penerima/ menolak , mungin penerima lagi penuh.
    Seyogyanya tidak harus menunggu berbulan2, seminggu dua minggu langsung saja tanyakan.
    Karena saya juga tidak tahu sampai atau tidak. Beberapa penerima sudah menerima juga tidak memberi kabar.
    Trima kasih sudajh mengingatkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>