Alignment Motor Listrik

Posted on September 17, 2008
Filed Under Alignment |

Alignment Motor Listrik.
Motor listrik tidak memiliki bearing axial atau thrust bearing tetapi selama beroperasi posisi rotor akan tetap pada posisinya. Artinya rotor tidak akan

bergerak bebas ke arah axial, karena andanya “magnetic center”, tetapi pada motor saat tidak dioperasikan dan bila diputar dengan tangan rotor akan bergerak axial (maju-mundur) cukup banyak. Perlu diketahui adanya gerakan axial pada semua mesin rotasi tidak diinginkan, kalaupun ada gerak axial harus di batasi sekecil mungkin. Pada mesin2 rotasi selain motor listrik biasa menggunakan bearing thrust/axial.
Untuk alignment dengan memutar driver motor listrik ,lebih sesuai dengan metode ” reverse indicator” karena metode ini tidak ada pengukuran permukaan (face) kopling, sehingga kesalahan akibat endplay/axial  bisa diperkecil.
Jika memilih  metode ” rim & face” , motor jangan diputar, karena mungkin kesalahan pembacaan cukup besar pada penunjukan dial pada facenya, karena selama poros motor diputar rotor akan berlari maju-mundur.
jadi yang diputar harus pompanya dan motor tidak diputar.
(lanjutanya dapat dibaca di artikel : alignment cara dial indikator)

Comments

2 Responses to “Alignment Motor Listrik”

  1. erik eko on March 5th, 2009 7:51 am

    matur sembah nuwun dateng bpk Soermarno, saya sebagai teknisi maintenance PLTU CFK kaltim sangat terbantu dengan adanya blog ini.. lemah teles,Pangeran seng mbales..

  2. soemarno on March 6th, 2009 12:31 am

    Mas Erik.Pengeran Maha Kuwaos dawuh:Titah punika kedah saling migunani,wajib ihtiar& bersyukur.

Leave a Reply




  • Soemarno Adibroto
    Lahir di Blora 20 September 1947

    Dulu pada th 1972 ketika saya mulai bekerja pada umur muda 24 th di bagian maintenance sebagai supervisor, sulit bagi saya untuk melakukan pekerjaan dengan baik. karena sangat langka bahkan tidak ada buku atau referensi. Sehingga kadang kita tidak tahu berbuat apa yang seharusnya. Maka mulailah mencari sendiri2 pengalaman2 baru berdasar logika dan naluri untuk memperbaiki kebiasaan2 lama. Sejalan dengan waktu maka berkembanglah system atau, Tatacara Maintenance (Maintenance Mangement). Mengingat kesulitan saat itu menjadi pemula bekerja sebagai orang maintenance, maka saya ingin menuliskan apa yang bisa saya tulis terutama untuk para pemula, bagi yang ingin menulis juga sangat di harapkan bergabung, bagi yang ingin diskusi/tanya-jawab yang monggo.
    Semoga bermanfaat.