Hot Alignment check

Posted on September 18, 2008
Filed Under Alignment |

6. Hot alignment check

Mesin Rotasi saat di alignment tentunya sedang tidak di operasikan, suhu mesin sama dengan suhu ruangan atau di sebut ambient temperature. Hasil dari alignment saat dingin biasa di sebut: “Cold Alignment” secara ideal tujuan alignment yaitu membuat posisi kedua mesin agar sumbu poros keduanya segaris. Ideal dari arti tsb. yaitu segaris saat beroperasi kondisi ini bisa disebut “Hot Alignment” .

Kondisi mesin setelah beroperasi mesin2 tsb akan mengalami perubahan panas / temperatur
Sehingga  ada perhitungan2 tertentu al;
· Berapa temperatur operasi, lebih panas atau lebih dingin dari temperatur sebelum dioperasikan dioperasikan.
· Apakah kedua mesin akan mengalami perubahan temperatur yang sama atau tidak sama.
· Apakah kedua mesin tsb. Juga dibuat dari bahan yang sama.
· Kedua mesin akan berubah lebih tinggi atau rendah dan lebih panjang atau pendek.
(Lihat bab: perhitungan)

Kadang kita belum punya data untuk dasar perhitungan, langkah selanjutnya  kita harus mendapatkan data untuk dipakai perhitungan. Cara pertama kita perlu mengukur kondisi suhu mesin saat beroperasi dan suhu sebelum operasi.
Cara kedua dengan mengambil data (alignment reading) sesegra mungkin setelah mesin dihentikan, kemudian bandingkan dengan reading hasil cold alignment.
Metode /cara ini memang kurang akurat, sebab ;
· Pemuaian akan segera berubah setelah mesin dihentikan, karena minimum memerlukan waktu 5 menit.
· Pemuaian juga selain karena perubahn panas, tetapi juga dapat disebabkan oleh movement karena torqi, ataupun pengaruh media yang mengalir, ini akan hilang setelah mesin di stop.
Maka “Hot Alignment Check” dengan cara ini adalah salah satu usaha untuk mengecheck mesin saat beroperasi, terutama jika telah diketahui bahwa mesin tsb. sedang ada problem (misal vibrasi). Cara yang lebih akurat adalah cara dengan memakai sejenis “theodolit”, pengukuran diambil saat dengan tidak harus menghentikan mesin yang sedang beroperasi. Kemudian setelah mendapatkan data kita dapat menghitung “alignment requirement” selanjutnya kita dapat melakukan koreksi alignment yang seharusnya

Comments

Leave a Reply




  • Soemarno Adibroto
    Lahir di Blora 20 September 1947

    Dulu pada th 1972 ketika saya mulai bekerja pada umur muda 24 th di bagian maintenance sebagai supervisor, sulit bagi saya untuk melakukan pekerjaan dengan baik. karena sangat langka bahkan tidak ada buku atau referensi. Sehingga kadang kita tidak tahu berbuat apa yang seharusnya. Maka mulailah mencari sendiri2 pengalaman2 baru berdasar logika dan naluri untuk memperbaiki kebiasaan2 lama. Sejalan dengan waktu maka berkembanglah system atau, Tatacara Maintenance (Maintenance Mangement). Mengingat kesulitan saat itu menjadi pemula bekerja sebagai orang maintenance, maka saya ingin menuliskan apa yang bisa saya tulis terutama untuk para pemula, bagi yang ingin menulis juga sangat di harapkan bergabung, bagi yang ingin diskusi/tanya-jawab yang monggo.
    Semoga bermanfaat.