Softfood, gejalanya ?
Posted on September 17, 2008
Filed Under Alignment |
3. Cara mengatasi masalah Softfoot dengan alat vibrasi
Softoot kondisi tidak rata kaki mesin terhadap baseplate Keberadaan masalah softfoot biasanya menimbulkan vibrasi yang cukup besar, sehingga dapat merupakan sumber yang menyebabkan kerusakan pada bagian2: bearing, mechanical seal, kopling dll. Caranya cepat untuk memastikan adalah : dengan mengukur vibrasi di kaki mesin (foot) , kendorilah baut kaki mesin secara perlahan dengan memperhatikan pembacaan alat pengukur vibrasi. Biasanya vibrasi akan cenderung menurun, karena akan mengurangi distorsi akibat masalah softfoot tsb. Kerjakanlah semua kaki secara satu demi satu dengan cara mengendri atau mengeraskan baut2 tsb.
Comments
2 Responses to “Softfood, gejalanya ?”
Leave a Reply
Soemarno Adibroto
kasus softfoot di plant memang banyak, apalagi yang umur pabrik sudah tua, karena base plate pasti akan mengalami korosi karena terjadi crevice corrosion. korosi ini akan menyebabkan base plate berkurang tebalnya, sehingga level ke empat kaki dudukan motor tidak rata. beberapa motor yang mengalami soft foot indikasinya frekuensi bisa muncul 1 kali turning speed atau bahkan 2 kali line frekuensi listrik ( 2 x 50 Hz= 100 Hz). Hal ini menyebabkan vibrasi pada motor tinggi bisa 8-10 mm/s peak, tetapi setelah di kendorkan salah satu baut, vibrasi bisa turun setengahnya (5 mm/s) tetapi indikasi frekuensi masih ada, cima sudah turun dan masuk tolenrasi untuk running.
Terima kasih atas tambahan yang berguna dan lebih mendalam dari Sdr.Luhur di Bontang. semoga tambahan ini dapat berguna untuk solfing masalah softfood. tentunya ada pembaca lain yang dapat menambahkan pengalaman2 berharga.
Form ini memang untuk saling sharing,tanya-jawab,menulis & membaca pengalaman siapa saja.
terimakasih.
Salam
soemarno