Gland packing pompa

Posted on January 6, 2009
Filed Under Maintenance |

Packing adalah bagian penting dari sebuah mesin atau peralatan, misal: pompa, valve, untuk mencegah bocornya media dari dalam peralatan tsb. Namun pada umumnya kerusakan dan bocor tidak mudah dihindari danwaktu/umur pakai susah untuk diprediksi kapan akan terjadi kerusakan. Kerusakan packing banyak disebabkan oleh kesalahan pemasangan ,tidak mengikuti procedure yang benar atau tidak mengikuti petunjuk yang diberikan oleh produsen packing. Salah satu upaya untuk memperpanjang umur pakai adalah memasang dengan benar serta memilih specifikasi yang cocok untuk pemakaian media tertentu.
Kerugian pemakaian packing
v Bila bocoran 15 tetes per menit       : total 350 liter per tahun
v Bila bocoran 60 tetes per menit       : total 1400 liter per tahun.
Mechanical seal > packing
Ø Pompa dengan mechanical seal      : Zero drop per menit
Ø Pompa dengan gland packing         : 10 s/d 15 drop per menit
LANGKAH PEMASANGAN  GLAND PACKING POMPA.
1 . Safety
Ø Siapkan permit untuk meminta kepada Bagian Produksi agar Pompa yang akan dikerjakan untuk di STOP dan diisolasi dari system. Pengisolasian itu meliputi : locking system,mengunci breaker dari motor listrik penggerak
Ø Mengosongi isi dari dalam pompa dan kita harus tahu jenis isi tsb. agar dapat mempersiapakan hal2 yang diperlukan untuk segi keselamatan kerja, a.l apakah perlu memakai :protective clothing, face mask, flushing.
2 . Packing removal
¨ Lepaskan nuts dan withdraw dari gland follower
¨ Keluarkan semua packing lama dari stuffing box dengan packing extractor
¨ Keluarkan latern ring jika ada
¨ Bersihkan stuffing box dan pastikan sudah tidak ada material yang  tertinggal.
¨ Inspect/periksa dengan seksama kondisi shaft,shaft sleeve, apakah ada keausan, luka, goresan , retak dll
¨ Bila perlu penggantian shaft sleeve atau shaft harus dilakukan agar tidak terjadi kerusakan yang berulan-ulang.
3 . Persiapan pemasangan
q Tentukan ukuran packing. Ukur ID stuffing box dan ukur  D dari shaft sleeve. ID dikurangi D dan bagi dua maka ukuran packing sudah didapat.
q Ukur kedalaman stuffing box untuk mendapatkan jumlah packing/ring yang diperlukan,dengan memperhitungkan latern ring.
q Pilih spesifikasi packing dan ukuran yang cocok .
q Sediakan pemotong packing yang tajam, agar bekas potongan tidak rusak.
q Siapkan mandril yang sesuai.
4 . Pemotongan
Pemotongan pada prinsipnya harus merupakan ring tertutup jika dilingkarkan shaft sleeve dan tidak berongga pada stuffing box..
v Jika materialnya merupakan spiral, lingkarkan pada mandrel dan potonglah dengan potongan sejajar atau 45 drajat terhadap shaft.
v Jika material packing memanjang ukurlah panjang dengan tepat , letakan di mandrel dan potong dengan sudut seperti tsb. diatas.
5 . Pemasangan
§ Ukurlah gap stuffing box dan check ukuran packing, pastikan ukuran sudah sesuai dan jumlah cukup untuk dipasang.
§ Check kebersihan stuffing box, kondisi shaft sleeve dan latern ring.
§ Ambil packing, cukup di twist (tidak di buka keluar ) agar tidak rusak, pasang dan putarlah shaft dengan tangan untuk memastikan pemasanagan yang baik . Pasang satu demi satu dan selalu diputar satu demi satu.
§ Bila perlu beri gemuk atau graphite lalu masukan ke stuffing box, bila perlu pakailah gland follower untuk menekan kedalam stuffing box.
§ Potongan packing  diletakan sedemikian rupa sehingga tidak segaris satu dengan yang lain.
§ Posisikan latern ring berada tepat di lubang pipa pendinginan bila packing sudah ditekan dengan penekan packing.
§ Pasanglah gland follower (penekan packing), dan kencangkan.
§ Kendorkan lagi , sebab packing akan berkembang.
§ Kencangkan dengan tangan.
§ Selesailah pemasangan, Tapi  perlu adjustment ,jika dijalankan.
6 . Packing adjustment
setelah packing dipasang perlu langkah adjusment, karena saat memasang awal tidak boleh langsung kuat.
q Jalankan pompa, pada awalnya bocoran besar dan seharusnya akan berkurang setelah 10 - 15 menit.                                           
q JANGAN MENCOBA UNTUK MENYETOP BOCORAN SAMA SEKALI, AKAN MENGAKIBATKAN TERBAKAR.
q Penyetelan/adjustment dapat dilakukan selang 10 menit, setiap memutar/ mengencangkan nut kira2= 1/6 putaran  s/d bocoran/ tetesan cukup hanya sebagai pendingin shaft, agar tidak terjadi overheating.
q Jika terjadi overheating maka segera distop dan biarkan sampai dingin.
q Mengendorkan penekan gland, bocorkan sedikit dan mulailah seperti tahap awal adjustment
SEBAB ***AKIBAT
Over tightening   
q Merusak shaft atau shaft sleeve
q Membakar/merusak packing
q Overheating pada komponent lain;bearing, shaft, seals, lub oil
q Meningkatkan cost,  material, manpower, produksi stop.
Under-tightening
q Kerugian akibat bocoran yang berlebihan
q Proces problem , loss vacum
q Pencemaran
q Meningkatkan cost.
Jika kita ingin zero leaking, pakailah mechanical seal  terutama untuk produk mahal , berbahaya bila tercium dan atau mudah terbakar, tetapi lebih mahal.

Comments

11 Responses to “Gland packing pompa”

  1. Chandra MDE on January 6th, 2009 9:08 am

    Pompa chiller saya ada juga sih yang bocor, tapi gak pernah kepikiran untuk ngitung debit per tahunnya. Kalo udah diitung gitu, jadinya kok ya banyak ya, Pak.
    Jawab:
    Terima kasih sudah membaca, harusnya kita belajar untuk menjadi tidak boros. contoh: jika dirumah ada air bocor dibiarkan terus (atau makan tidak habis), maka berapa meterkubik air (atau beras)terbuang percuma, kalau ada satu juta (saja)rakyat indonesia berbuat yang sama.

  2. Chandra MDE on January 6th, 2009 9:10 am

    Oh iya. Blog Bapak sudah saya masukin Blogroll saya.
    :) Jawab; terima kasih atas hal tsb.

  3. soemarno on January 12th, 2009 4:43 am

    P Chandra. Terimakasih atas linknya. dan mohon ditambah text linknya dengan title “Sharing Pengalaman Maintenance”. mohon saling membantu untuk menjawab/share comment.

  4. MArham on March 6th, 2009 3:45 am

    salam kenal dan salam hangant pa`Soemarno. Satu kata buat bapak…salut dan luar biasa. Ilmunya masih ingin di share dengan kami yang jauh lebih muda. Sangat bermanfaat pa. Thanks bgt pa Soemarno..

  5. Ronny Wijaya on June 18th, 2009 2:53 am

    Salam kenal Pak Soemarno..
    Sharing pengalaman maintenance benar2 membantu saya pak. Kebetulan saya baru berkecimpung di dunia maintenance.. Klo bisa tlg di bahas juga mengenai pompa reciprocating pak, mengenai masalah2 yg sering terjadi dan troubleshootingnya.. Regards, Ronny W.

  6. soemarno on June 24th, 2009 3:35 am

    PRonny.Pompa reciprocating.apakah yg utk minyak2 mentah/berat di kilang? kalau itu biasanya problem utama al: piston ring aus, valve in/out/springnya rusak/patah/tersumbat. packing bocor.

  7. Ronny Wijaya on June 30th, 2009 1:22 am

    Pak, pompa yg saya maksud memang dalam industri proses pengolahan minyak. tp pompa plunger ini berfungsi untuk menginjeksikan wash water. nah, kebetulan valve pompa ini sering mengalami kerusakan bahkan platnya patah pak…apakah faktor2 penyebabnya pak?dan hal2 apa saja yg mesti kita amati untuk mencegahnya? Regards, Ronny
    Jawab:
    screen intake tentu tidak boleh bolong, agar kotoran tdk masuk. plate valve pecah, mungkin karena kotoran shg plat tidak duduk rata dipermukaan. apakah terpasang damper/compensator?

  8. anto manan on July 13th, 2009 6:12 am

    salam kenal Pak Soemarno, salut buat Pak Soemarno. dengan blog ini, bisa menjadi nilai tambah buat kita semua. gini pak, saya mau nanya dikit atau mungkin teman2 ada yang punya pengalaman dengan slurry pump ataupun mud pump. da rekomendasi tips2 atau mungkin punya pengalaman brand/maker pompa jenis ini yang ‘bandel’?
    Jawab:
    pompa slurry zaman dulu, pakai reciprocating pump ya. sat ini smpeyan pakai jenis apa. biasanya slurry itu panas dan cairan berat? ini biasanya jika “steam tracing” tidak baik, maka cairan menjadi lebih berat, shg sering2 macet atau gland packing mudah bocor. salam

  9. suggianto on July 27th, 2009 3:02 pm

    slam Pak Sumarmo,
    Saya mau menanyakan bagaimana cara menghitung besarnya flow rate air pendingin pada pemakaian gland packing pada pompa, karena kita ada program reduce water untuk pemakaian gland packing. regards,sugianto

  10. soemarno on July 28th, 2009 3:12 am

    P Sugianto.Di tulisan diatas, utk packing gland memang hrs ada bocoran utk pelumasan,tapi tidak boleh terlalu banyak,direkomendasikan 10-15 drop per menit. sbg experiment, dicba ditampung/diukur, dan simpulkan berapa yg terbaik.

  11. Rachmad subandi on February 4th, 2010 4:53 am

    sealing water apakah diperlukan untuk gland packing..? jika ya berapa debit yg disarankan..atau parameter apa yg dipakai untuk mengontrolnya..?
    jawab:
    tulisan diatas jelas, air utk pendinginan. controlnya tetesan, baca yg teliti.

Leave a Reply




  • Soemarno Adibroto
    Lahir di Blora 20 September 1947

    Dulu pada th 1972 ketika saya mulai bekerja pada umur muda 24 th di bagian maintenance sebagai supervisor, sulit bagi saya untuk melakukan pekerjaan dengan baik. karena sangat langka bahkan tidak ada buku atau referensi. Sehingga kadang kita tidak tahu berbuat apa yang seharusnya. Maka mulailah mencari sendiri2 pengalaman2 baru berdasar logika dan naluri untuk memperbaiki kebiasaan2 lama. Sejalan dengan waktu maka berkembanglah system atau, Tatacara Maintenance (Maintenance Mangement). Mengingat kesulitan saat itu menjadi pemula bekerja sebagai orang maintenance, maka saya ingin menuliskan apa yang bisa saya tulis terutama untuk para pemula, bagi yang ingin menulis juga sangat di harapkan bergabung, bagi yang ingin diskusi/tanya-jawab yang monggo.
    Semoga bermanfaat.