Metode Grafis Reverse Indicator

Cara menggambar grafis garis sumbu motor :

Cara grafis adalah cara yg paling praktis, mudah dilakukan , tetapi harus hati2 dan akurat. jika ada kesalahan ukuran / skala sedikit, akan membuat kesalahan hasil. ini juga mudah dikembanagkan dengan perhitungan2 muai atau thermal growth.

Persiapan menggambar dgn kertas millimeter blok. Seperti dalam gambar di bawah ini, dgn skala kita dapat membuat perhitungan2 secara grafis.

Perhatikan ukuran2 mesin atau motor yang akan ti reposisi sbb:

  1. Ukur jarak antara dua kopling
  2. Ukur jarak kopling ke kaki depan
  3. Ukur jarak kaki ke kaki belakang.
  4. Tandai daerah negative dan positive, agar tidak bingung dalam menggambar.
  5. Sekanag anda perlu mengambir bacaan dial indicator.

Cara menggambar menghitung utk reposisi vertical :

Langkah sbb : Vertical alignment.

Kita selalu melihat motor dari arah pompa, jadi sebelah atas sumbu kita anggap sebelah atas kita dan bawah sumbu sebelah bawah  kita. Salah satu mesin (motor) yg akan di reposisi, karena lebih mudah dan pompa dipakai sebegai referensi. Terlihat gambar sumbu kiri sebagai gb  sumbu pompa dan kanan motor.

  1. Untuk menggambar posisi  kedua sumbu poros spt gambar atas, dipakai hasil penunjukan dial dari kedua kopling
  2. Misal jarak kopling/titik penunjukan dial 10 mm, kemudian  tentukan skala kedalam kertas grafis misal 10mm = 1 skala datar
  3. Jarak kaki 5 dan 11
  4. Buat sumbu referensi gambar posisi jarak kopling 10  skala datar
  5. Penunjukan dial pada radial, harus diambil setengahnya kemudian tentukan skala misal 1 = 1 skala mendatar.
  6. Untuk horizontal diambil dari penunjukan atas-bawah dan untuk horizontal diambil dari pembacaan kiri-kanan                      .
  7. Dial sebelah kanan di pompa – 8, maka tentukan titik ½ x – 12 = – 6 . negative artinya titik ada di sebelah bawah sumbu pompa
  8. Dial sebelah kanan di motor +8 maka tentukan titik ½ x +8 = +4 positive artinya titik ada di sebelah bawah sumbu motor.
  9. Hubungkan kedua titik tsb, makakita sudah mengetahui posisi motor seperti dalam gambar.
  10. Dengan menggambar secara skala teliti.dan akurat kita sudah dapat membaca, dan mendapatkan angka berapa dan kemana harus reposisi motor. Yaitu kaki depan motor perlu di naikan dgn menambah shim  0.003 dan kaki belakang menambah shim 0.001

Cara menggambar menghitung utk reposisi horizontal:

Langkah sbb : horizontal alignment.

Kita selalu melihat motor dari arah pompa, jadi sebelah atas sumbu kita anggap sebelah kiri kita dan bawah sumbu sebelah kanan kita. Salah satu mesin (motor) yg akan di reposisi, karena lebih mudah dan pompa dipakai sebegai referensi. Terlihat gambar sumbu kiri sebagai gb r sumbu pompa dan kanan motor.

  1. Untuk menggambar posisi  kedua sumbu poros spt gambar atas, dipakai hasil penunjukan dial dari kedua kopling
  2. Misal jarak kopling/titik penunjukan dial 10 mm, kemudian  tentukan skala kedalam kertas grafis misal 10mm = 1 skala datar
  3. Buat sumbu referensi gambar posisi jarak kopling 5 skala datar
  4. Penunjukan dial pada radial, harus diambil setengahnya kemudian tentukan skala misal 1 = 1 skala mendatar.
  5. Untuk horizontal diambil dari penunjukan atas-bawah dan untuk horizontal diambil dari pembacaan kiri-kanan                      .
  6. Dial sebelah kanan di pompa – 8, maka tentukan titik ½ x – 8= – 4 . negative artinya titik ada di sebelah bawah sumbu pompa
  7. Dial sebelah kanan di motor +10, maka tentukan titik ½ x +10 = +5 positive artinya titik ada di sebelah bawah sumbu motor.
  8. Hubungkan kedua titik tsb, makakita sudah mengetahui posisi motor seperti dalam gambar.
  9. Dengan mengambar secara skala teliti.dan akurat kita sudah dapat membaca, dan mendapatkan angka berapa dan kemana harus reposisi motor. Yaitu kaki depan motor perlu di doron keirir 0.006 dan kakai belakan 0.007

4 Responses to Metode Grafis Reverse Indicator

  1. ichal says:

    Assalamualaikum…,pak soemarno sy tertarik dengan buku alignment bpk,boleh kirimin no. rekning mandiri bpk.
    jawab: walaikum salam ww. sudah dikirim, jika bermanfaat boleh di tranfer. semoga bermanfaat

    • ichal says:

      sudah sy transfer ke rekening Mandiri An. Soemarno Adibro,pengirim An. Faisal Rachman.
      Terima Kasih atas bantuannya pak.
      jawab: terima ksih semoga bermanfaat.

  2. bagai mana kalau rim to rim apakah dia sama sistim grapik mohon info nya trims tarmizi
    jawab: cara rim to rim juga dapat dibuat grafik. grafik ini hanya memudahkan cara menghitung (kelemahan, jika menggambarnya kurang teliti tentu hasil bisa salah = cara hitungan bisa lebih teliti), dan semua juga bisa salah, jika mengambil dialnya juga kurang teliti,

  3. Windi eka putra says:

    Pak klo untuk alignment bearing vertical seperti di plta bagaimana methodenya.. Mohon share pak windi_ekasaputra@yahoo.com
    jawab: prinsip sama. alignment itu me-align- antara 2 poros yg akan dihubungkan oleh kopling. mungin yg beda adalh seting nya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>